
Ketenangan yang semula datang setelah beberapa kecelakaan muncul kembali musnah. Bom waktu yang telah diamankan tidak tahu meledak tiba-tiba. Hasilnya beberapa portal ruang terbuka di setiap planet galaksi Heren.
Dan para pejuang tingkat bintang yang sebelumnya dikirim untuk menjaga separuh dari mereka telah hilang entah kemana.
Presiden federasi Bing Luo yang mendengar semua ini tidak bisa tinggal diam. Ia kembali ke planet H dari pertemuan nya dengan kakek Lin Fan.
...
"Seperti yang ku duga sebelumnya. Ada yang main-main dibelakang kita" ucap Bing Luo ke sekretaris yang sambil berjalan ke ruang konferensi.
Sekretaris Bing Luo tidak mengatakan apapun. Ia hanya mengikuti pemimpin nya dengan santai.
Bing Luo hanya tersenyum melihat tingkah laku sekretaris nya ini, senyum yang manis seolah tak ada beban pikiran yang di akibatkan dari apa yang terjadi apa galaksi yang dipimpinnya.
Semua pejabat dan petinggi militer telah berkumpul. Karena peristiwa kali ini cukup menegangkan.
Kedamaian hanya menciptakan kelemahan dan peperangan hanya menciptakan kesedihan. Ini lah yang dirasakan ras manusia sekarang.
Kedamaian yang telah menimpa mereka hampir seribu tahun menyebabkan penurunan kekuatan dan kesadaran akan tinggi nya kekuatan semesta.
Terlena didalam domain nya sendiri. Hidup dengan kebahagiaan dan kesenangan sehingga lupa akan kehidupan yang luas.
"Ahem.. laporkan kejadian ditempat masing-masing" Bing Luo memerintahkan semua pihak militer yang terlibat dalam menjaga bom ruang sebelumnya.
Petinggi militer planet Neon berdiri dan memberi hormat kepada semua hadirin. Lalu ia menjelaskan kejadian ditempat ia memimpin.
"Lapor presiden, bom ruang ini menghisap energi vitalitas dari planet kami. Semula memang terlihat aman, tetapi saat kami lengah, bom ruang menghisap hampir sejauh 5 km dari tempat asalnya. Dan hanya butuh beberapa detik bagi nya untuk meledakkan diri"
Semua petinggi militer planet masing-masing juga menjelaskan hal yang sama. Bom ruang yang semula tenang, seakan bisa melihat ia bisa mengatur penyerapan nya dengan mudah.
Bing Luo tambah curiga mendengar hal ini. Setelah riset yang dilakukan oleh Ling Wei, bok ruang ini tidak memiliki fungsi apapun kecuali meledak. Dan ia tidak akan ragu karena ia tahu bahwa Ling Wei memiliki kekuatan ruang.
Bing Luo menatap semua menterinya satu persatu. Kemudian bertanya kepada mereka,
"Jadi bagaimana pendapat kalian?"
Menteri pertahanan yang pertama memberikan saran. Ia menjelaskan,
__ADS_1
"Izin presiden, untuk meningkatkan keamanan lebih baik kita tarik separuh atau semua pasukan khusus yang sebelumnya diperintahkan untuk menjaga perbatasan"
"Kita tidak akan tahu apa yang ada di balik ini semua. Apakah ada seseorang yang mengacau atau ras iblis kembali menginflasi"
Semua menteri juga maju memberikan saran dan pendapat nya. Setelah merangkum berbagai pernyataan yang telah dipertimbangkan, Bing Luo selalu pemimpin langsung memberikan perintah.
Perintah berisi, bahwa semua pejuang di atas kaisar beladiri diseluruh galaksi Heren hari mempersiapkan diri untuk menghadapi perang.
Pertahanan dan perlindungan masyarakat akan dilakukan oleh pasukan khusus Delta. Pasukan khusus Alpha dan Beta akan memimpin pertempuran nantinya.
Bing Luo juga telah mendapatkan beberapa informasi mengenai pejuang bintang yang hilang. Pejuang ini yang sebelumnya menjaga bok ruang ternyata terlibat secara langsung atau tak langsung dalam konspirasi kali ini.
Dan Laksamana Cheng yang sebelumnya memimpin juga hilang entah kemana. Mungkin karena tujuan mereka telah tercapai, mereka tidak memperdulikan persembunyian lagi.
"Hehehe...kalian meremehkan ku anak muda" gumam Bing Luo sambil menatap kearah sekretaris nya.
...
Saat ini di galaksi yang suram dan penuh dengan aura haus darah telah berkumpul jutaan pasukan yang mengerikan.
"Bagaimana dengan persiapan disana?" tanya ras iblis yang memiliki mahkota di kepalanya.
Laksamana Cheng kemudian menjawab dengan hormat,
"Sudah dimulai yang mulia. Bom ruang telah diledakkan mungkin saat ini cacing ruang angkasa akan memulai inflasi"
"Yah kali ini harus berhasil. Aku sudah tak sabar ingin memakan semua ras manusia ini" ujar ras iblis itu.
"Hahaha tentu yang mulia Lucifer. Aku juga sudah tak sabar mencicipi daging manusia lagi. Apalagi dimedan perang Pati banyak manusia kuat yang akan hadir" jawab Laksamana Cheng yang telah merubah wujudnya menjadi ras iblis.
Laksamana Cheng merupakan ras campuran dari iblis dan manusia sehingga ia bisa merubah rupanya menjadi kedua ras ini.
Dan rencana bok ruang ini telah diatur olehnya sejak lama. Karena pembuatan bom ruang ini juga membutuhkan waktu yang sangat lama apalagi juga membutuhkan beberapa koordinat dari cacing ruang angkasa.
Dan para pejuang tingkat bintang dari ras manusia juga merupakan ras campuran.
Ras campuran ini merupakan ide dari ballzehub salah jenderal Lucifer. Setelah peperangan antar ras manusia dan iblis seribu tahun lalu, mereka telah memulai rencana ini.
__ADS_1
...
Sesuai dengan rencana ras iblis, cacing ruang angkasa keluar dari ruang yang di ciptakan oleh bom waktu.
Semua planet memasuki kondisi fakum. Semua orang dievakuasi dan berbagai formasi telah didirikan untuk melindungi mereka yang lemah.
Planet biru tempat tinggal Lin Fan cukup beruntung karena disana memiliki Ling Wei dan Lin Mei yang mempunyai kekuatan ruang sehingga mereka dengan cepat menutup ruang .
"Istriku, pak tua Bing ingin kita menutup semua ruang ini. Apakah kau bisa melakukannya? jika tidak mereka akan menggunakan cara lain" tanya Lin Zheng.
"Rencana apa yang mereka gunakan?" tanya Ling Wei.
Lin Zheng menjawab dengan serius,
"Kemungkinan besar menyegel dengan formasi atau meledakkan planet"
"Hah apa boleh buat jika begini aku dan Lin Mei akan bertindak. Kau ayah dan Ling Chen akan menjadi menjaga kami seperti sebelumnya" ucap Ling Wei.
"Yah tenang saja. Ayah juga akan membantu. Dan ayahku juga telah mengirimkan beberapa pejuang tingkat bintang ke galaksi kita"
"huh syukurlah jika begitu. Ini sangat merepotkan"
Sedangkan semua orang menangani berbagai hal penting, MC kita tengah tidur setelah menyerap beberapa fragmen untuk mengkonsolidasikan kultivasi.
"Huh aku tertidur ya" gumam Lin Fan," ukh kenapa rumah kosong?"
Lin Fan melihat suasana rumahnya sangat sepi. Semua ruangan yang ia lalui juga tidak ada orang.
Lin Fan membuka jam informasi nya dan melihat beberapa pesan tergantung disana.
Setelah membaca informasi yang dikirim dari kakek dan ibunya ia sangat marah.
"Hah bagaimana aku bisa melewatkan hal ini. Apa gunanya aku sebagai protagonis jika begini" teriak Lin Fan. Ia sangat tertekan memikirkan hal ini, padahal ia sudah kerja keras untuk menyerap fragmen tapi ia melewatkan hal seindah ini?.
Kemudian ia menghubungi Bing Rui,
"Bing Bing apa kau memiliki pesawat ruang angkasa dirumah mu?"
__ADS_1