Pemburu Dimensi

Pemburu Dimensi
Bumi


__ADS_3

Sekolah menengah atas 01


Nama peserta:



Lin Fan kekuatan tingkat 7


Natasha kekuatan tingkat 7


Lin Mei kekuatan tingkat 5


Akira kekuatan tingkat 6


Bing Rui kekuatan tingkat 7


Ryu Jin kekuatan tingkat 7



Nama ini tertera di kapal luar angkasa sekolah Lin Fan. Mungkin banyak yang bertanya kenap si gendut Ryan atau pun Akihito yang menguasai sword intent tidak ikut?


Ryan dan Akihiro telah direkrut oleh pasukan khusus militer federasi. Ryan atas rekomendasi dari Lin Fan memasuki pasukan khusus yang langsung dipimpin oleh Lin Zheng.


Sedangkan untuk Akihiro, ia telah direkrut oleh militer dari Bima sakti. Jadi mereka tidak bisa mengikuti pertandingan ini.


Sekolah pun dengan semangat melepaskan mereka. Sekolah mana yang tidak bangga siswanya diminati oleh para petinggi.


Saat ini Lin Fan dan lainnya sedang melakukan perjalanan menuju planet H. Karena para peserta dari seluruh galaksi akan berkumpul disini.


"Hey Akira" sapa Lin Fan yang menyelinap ke arah Akira, "apa yang sedang kau lakukan?"


Akira yang sedang membaca buku, menoleh ke arah Lin Fan. Kemudian ia menjawab,


"Oh kakak Fan, aku sedang membaca buku. Apa kakak perlu sesuatu?"


"Haha..tidak" jawab Lin Fan, kemudian melanjutkan, "aku hanya ingin mengobrol"


"Ngomong-ngomong buku apa yang kau baca?" tanya Lin Fan menoleh melihat ke sampul buku Akira.


"Buku tentang sejarah bumi. Aku sangat penasaran saat kak Lin Fan menanyakan soal negara Jepang. Jadi aku mulai membaca buku ini. Apakah kakak tahu tentang bumi?" jawab ringan Akira.


Lin Fan perlahan duduk di samping Akira, dengan antusias dia membicarakan tentang bumi yang ia ketahui.

__ADS_1


"Yah aku cukup tahu banyak tentang bumi. Bumi dibagi menjadi 6 benua, Asia, Afrika, Australia, Amerika, Antartika dan Eropa.........."


Lin Fan menjelaskan semua tentang bumi yang ia ketahui. Dari peristiwa zaman batu sampai perang dunia. Beberapa negara, virus Corona, dan lainnya.


Orang-orang disekitar mereka pun juga tertarik dengan pembicaraan Lin Fan dan Akira. Banyak diantara mereka yang duduk memerhatikan penjelasan Lin Fan.


Bahkan ada juga yang bertanya dengan Lin Fan. Lin Fan dengan sabar menjawab pertanyaan mereka satu persatu.


Ryu Jin yang sangat penasaran tentang sesuatu kemudian bertanya,


"Oi kakak Fan, aku pernah melihat sejarah bahwa dulu di bumi belum ada kekuatan seperti sekarang apakah benar?"


Mendengar pertanyaan Ryu jin, semuanya menoleh ke arah Lin Fan. Dengan lembut Lin Fan menjawab,."Yah manusia saat itu tidak mengenal kekuatan spiritual. Bahkan mereka butuhkan puluhan tahun untuk menjelajahi mars. Jadi manusia saat itu hanya mengandalkan teknologi seadanya"


Natasha sangat tertarik mengenai bumi. Jadi dia juga ikut bertanya kepada Lin Fan.


"Nah Lin Fan, apa saja teknologi manusia saat itu?"


"Hmm cukup banyak" jawab Lin Fan, kemudian ia menjelaskan, "Dulu untuk berkomunikasi manusia membutuhkan satelit untuk memancarkan jaringan. Untuk keluar angkasa manusia memerlukan roket dan hanya beberapa orang bisa menaiki nya"


"Dan masih banyak lagi" ucapnya, " Ya jika dibandingkan dengan sekarang, mereka sangat primitif"


Kemudian mereka melanjutkan pembicaraan. Bahkan kru kapal, dan guru sekolah Lin Fan juga ikut bergabung.


Terlihat dari ruang angkasa, markas militer yang sangat besar. Beberapa armada tersusun rapi di hangar.


Lin Fan juga kagum dengan para prajurit militer ini. Aura yang ganas dan mematikan. Jika dibandingkan dengan militernya di dunia sebelumnya, sangat jauh berbeda.


Namun Lin Fan cukup sadar, bahwa kekuatan spiritual ini memang memiliki pengaruh besar. Jika dia tidak dipindahkan ke masa ini, mungkin manusia juga akan berkembang seperti ini seribu tahun kemudian.


Saat hendak mengajak Akira turun bersama, Bing Rui muncul di samping nya. Dengan sigap menarik tangan Lin Fan kemudian berkata dengan keras.


"Jangan macam-macam, kalau tidak aku akan bilang ke bibi Wei!!"


"Huh baiklah," gerutu Lin Fan.


"Hihihi..bye kakak Fan" ucap Akira yang melambaikan tangannya dan kemudian pergi dengan Natasha.


Ryu Jin juga telah pergi entah kemana. Sekarang hanya Lin Fan, Bing Rui dan Lin Mei yang berada didalam kapal luar angkasa.


"Ayo Mei, kita tinggalkan saja bajingan ini" ajak Bing Rui kepada Lin Mei.


"Yah setidaknya mereka pergi. Walaupun aku tahu maksud mereka tapi aku memang tidak siap" desah Lin Fan.

__ADS_1


Ia selalu mengingat kata-kata waktu dia di militer dulu. Kata-kata inilah yang enggan membuatnya menikah.


Lin Fan dengan lesuh mengucapkan kalimat itu.


"jika kau mengenal cinta maka kau pasti akan siap juga dengan penderitaan"


"Aku masih beberapa hari di dunia ini dan aku belum siap untuk menderita jadi jangan dekati kata cinta dulu. Tapi untuk mendekati wanita tidak apa-apa Hahaha "


...


Peserta telah dikumpulkan semuanya. Banyak jenis orang baru yang dilihat oleh Lin Fan dan lainnya.


Kekuatan-kekuatan aneh pun juga terpancar dari aura mereka. Contohnya siswa dari planet Xeon, Aura mereka penuh dengan rasa hangat.


Sedangkan siswa dari planet Neon, penuh dengan nafas kekerasan. Aura membunuh mereka juga padat. Seperti nya siswa ini dilatih dengan pemburuan atau penjelajahan.


Sekolah Lin Fan juga pernah melakukan hal seperti itu. Tapi karena angka kematian yang cukup tinggi, program pembelajaran seperti itu dihentikan.


Mengingat bahwa ia belum mengetahui apa-apa tentang galaksi tempat ia tinggal, Lin Fan mencari nya di jam informasi.



Planet biru


Planet jingga


Planet neon


Planet Xeon


Planet H



Daftar planet galaksi Heren muncul diatas hologram jam nya. Dengan 5 planet yang layak huni dan puluhan planet kosong yang dijadikan markas militer atau tempat latihan.


Pertandingan kali ini juga akan di planet kosong. Banyak monster dan binatang iblis Di sana. Mereka sengaja dibiarkan untuk berkembang biak berguna untuk melatih pasukan manusia.


"Hah aku semakin penasaran dengan penemu pertama kekuatan spiritual ini" kata Lin Fan, "Tapi informasi ini disegel padahal hanya nama orang nya saja"


Seorang pemimpin wanita muncul di depan Lin Fan dan para siswa lainnya. Banyak siswa laki-laki dan tak terkecuali Lin Fan hampir mimisan melihat nya.


Dengan pakaian yang begitu seksi, yang hanya menggunakan rok pendek sangat menggoda iman para lelaki.

__ADS_1


"Ahem.. selamat sore para siswa" sapa Alice, "Nama saya Alice, dan saya yang akan memimpin pertandingan kalian. Jadi salam kenal semuanya. Mengenai pertandingan akan dibahas saat kita telah sampai ke tempat tujuan. Jadi sekarang kalian harus istirahat dengan baik agar kalian tampil optimal saat pertandingan nanti"


__ADS_2