Pemburu Dimensi

Pemburu Dimensi
Elemen Darah


__ADS_3

Lin Zheng dengan cepat menyegel tempat tersebut dengan kekuatan cahaya. Namun asap tersebut tambah semangat menyerap kekuatan asal elemen cahaya Lin Zheng.


Lin Zheng kembali menghilang formasi nya dan mundur kebelakang. Ia melihat ke arah Ling Chen dan mengangguk pelan.


Ling Chen yang melihat ekspresi serius di wajah adik iparnya, dengan cepat mengeluarkan panggilan ke pangkalan militer.


"Kakak, kami membutuhkan bantuan mu disini. Juga bawa Lin Mei dan ayah" kata Ling Chen.


"Hmm... baiklah" Ling Wei menjawab dengan ragu. Ia tak menduga bahwa kasusnya akan menjadi seperti ini. Walaupun ia tak tahu apa, tapi karena membutuhkan nya pasti ini akan menyebabkan kecelakaan ruang.


...


"Kakek" teriak Lin Fan yang telah mendarat dengan Alan. Dari jauh ia telah melihat Ling Guo dengan ekspresi cemas tergantung diwajahnya.


Ling Guo juga mendekat ke arah Lin Fan. Kemudian memegang bahu cucunya yang setara dengan tingginya sekarang. Lalu berkata,


"Ya untung nya tidak terjadi apa-apa dengan mu"


"Hehehe..itu kredit dari paman Alan. Ia menyelamatkan aku tepat waktu" jawab Lin Fan yang melihat ke Alan.


"Hahah.. baiklah aku akan menaikkan gajinya" ucap Ling Guo.


Kemudian Lin Fan dan Ling Guo masuk ke pangkalan sambil bercerita tentang apa yang dialami oleh mereka berdua selama beberapa tahun ini.


Setelah hampir setengah jam bercerita, Ling Wei datang dengan membawa Lin Mei ke arah mereka.


"Ayah, Lin Zheng dan Ling Chen membutuhkan bantuan kita. Seperti nya kejadian itu terulang lagi" kata Ling Wei.


Mendengar perkataan putrinya, Ling Guo mendesah pelan dan berkata,


"Hah.. mungkin perang besar akan terjadi lagi. Ayo kita lihat semoga saja kita bisa menangani tepat waktu"


...


"Memang benar itu adalah portal dari luar angkasa. Tetapi portal ini harus dibuka dengan aura vitalitas terlebih dahulu. Jadi jika aura vitalitas tidak mencukupi portal tidak akan terbuka" lapor Ling Wei yang telah melihat asap itu.


"Kalau begitu cepat beri laporan ke pemerintah pusat untuk mengatasi hal ini" Ling Guo memberi perintah ke Lin Zheng untuk menghubungi sekretariat federasi galaksi Heren.


"Baik ayah"

__ADS_1


...


Situasi serupa juga terjadi di seluruh planet di galaksi Heren. Semua pejuang tingkat bintang memberikan laporan ke pemerintah pusat untuk menangani hal ini.


Walaupun sudah tidak menimbulkan ancaman namun pencegahan selanjutnya juga harus dilakukan agar tidak menimbulkan hal lainnya.


Presiden Bing dan berbagai pihak militer mengadakan rapat darurat kembali.


"Apa pendapat kalian mengenai hal ini?"


Laksamana Cheng kemudian berkata,


"Aku merasa ini hanyalah awal atau mungkin pengalihan. Tidak mungkin mainan anak-anak dijadikan sebagai ancaman untuk kita"


Jenderal planet Xeon juga mendukung statement laksamana Cheng. Kemudian berkata,


"Aku juga merasa hal yang sama. Ini cukup aneh setelah aku melihat kejadian di planet ku karena kejadian ini tidak terjadi di tempat aura vitalitas yang tinggi seperti tempat padat penduduk ataupun hutan belantara "


"Ya tapi kami telah menyelidiki disekitar area planet tidak ada pergerakan yang mencurigakan terdeteksi. Jadi ini sangat aneh mengingat lawan kita tak terlihat. Sangat menjengkelkan "


"Nah kalau begitu, perintahkan setiap pakar tingkat bintang kembali bergerak ke masing-masing planet untuk melakukan pengawasan. Aku memiliki firasat bahwa kejadian besar akan terjadi " Laksamana Cheng berkata dengan tegas.


Bing Luo menghela nafas panjang, ia merasa ia bertambah tua setelah kejadian ini. Baru 5 tahun menjabat peristiwa besar telah menimpa tempat yang dipimpinnya.


"Aku akan turun tangan kali ini. Semua laporan akan diberikan ke Laksamana Cheng. Tulang tua ku sudah lama terlelap jadi sekarang saatnya untuk bergerak"


Laksamana Cheng kemudian menjawab,


"Baiklah presiden seluruh formasi akan aku tangani"


...


Pertandingan akhirnya ditunda. Kemungkinan besar akan diselesaikan seperti ini karena mengingat kejadian sebelumnya masih dalam tahap perkembangan. Takutnya nanti kembali terjadi dan melibatkan korban jiwa.


Semua siswa juga dikirim kembali ke planet nya masing-masing terlebih dahulu untuk memastikan keamanan.


Lin Fan dan keluarganya saat ini masih berada di pangkalan militer planet itu. Mereka masih harus menyelediki asal bom ruang ini. Dan kekuatan asal ruang Ling Wei dan Lin Mei sangat berguna dalam hal ini.


Seharian penuh telah berlalu untuk menyelediki hal ini dan itu hanya menghasilkan beberapa informasi yang tidak berguna.

__ADS_1


Namun aura jejak dari bom air ini adalah dari ras manusia sehingga mereka tidak memastikan terlebih dahulu.


Lin Fan yang telah menunggu di pangkalan pun bosan saat ini. Semalam ia masih menjadi bulan-bulanan serigala gelap di hutan belantara ruang dimensi. Sehingga panen nya tidak memuaskan .


Namun kekuatan Lin Fan telah menerobos hingga komandan beladiri tingkat 2 puncak. Karena ia cukup banyak mendapatkan fragmen merah dan putih dari mayat monyet emas.


Dan sekarang Lin Fan sedang fokus berkultivasi untuk menembus elemen air tingkat kedua.


Disekitar Lin Fan, aura air melayang dengan tenang. Mengalir di setiap tubuh Lin Fan dan membasuh setiap jengkal dalam tubuh Lin Fan.


Lin Fan juga merasakan sakit yang kuat dalam hal ini. Kekuatan air yang tenang namun tajam telah merasuki tubuh nya dan pergi ke darahnya.


Darah emas Lin Fan bergejolak, setiap sel ditubuh Lin Fan berkembang dengan cepat. Molekul-molekul air muncul di organ-organ tubuh Lin Fan.


Mata Lin Fan kembali menjadi biru. Rambut nya juga perlahan tumbuh panjang dan sedikit berubah menjadi warna biru. Perubahan ini mirip dengan tubuh elf hanya beda pada warna saja.


Setelah molekul air menyatu dengan tubuh Lin Fan, tubuh Lin Fan perlahan mencair menyatu dengan tanah.


Beberapa saat kemudian, air tersebut perlahan menyatu kembali membentuk tubuh Lin Fan seperti sebelumnya. Namun aura Lin Fan berbeda dari sebelumnya. Pesona yang penuh dengan ketenangan dan jiwa yang damai.


Perlahan Lin Fan membuka matanya.


"Yah sangat kuat. Sekarang aku sudah bisa menggunakan tubuh air dan kutukan darah secara penuh"


Melihat hari yang masih gelap Lin Fan kembali melanjutkan kultivasi nya. Mendengar bahwa peperangan akan kembali muncul menjadi motivasi bagi Lin Fan untuk mempercepat peningkatan kekuatan nya.


Ia juga telah membagi fragmen tingkat komandan beladiri tingkat pertama ke ayah dan ibunya. Sebenarnya ia juga ingin memberikan hal ini kepada Ling Guo namun ia menghentikan hal itu hingga fragmen yang ia dapatkan telah mencari tingkat dewa atau bintang.


Lin Fan menggunakan fragmen putih keemasan yang ia dapatkan dari monyet. Kekuatan fisiknya yang sudah kuat kembali dikuatkan agar kekuatan booster nya memiliki pengaruh yang kuat.


Kekuatan booster Lin Fan juga telah mencapai 25 kali lipat ditambah dengan aura kematian, ia bisa mencapai 40 hingga 50 kali lipat. Namun untuk 40 ke atas belum bisa ditanggung oleh tubuh fisik Lin Fan yang setara dengan komandan beladiri tingkat 5 saat ini.


 


Hah.. author lega semua kegiatan sudah selesai jadi untuk update kedepannya akan seperti biasa.


Makasih untuk semua dukungan kalian. Untuk like poin atau vote kalian yang kalian sumbangkan jadi semangat author untuk menulis.


Oh ya mungkin alurnya terkesan lambat atau tidak seusai dengan minat pembaca karena plot nya belum terlalu keliatan, author mohon maaf untuk itu.

__ADS_1


Jadi author sarankan untuk membaca novel ini dengan mengumpulkan beberapa eps terlebih dahulu agar lebih enak dibaca.


terimakasih sekali lagi. (terakhir untuk hari ini)


__ADS_2