Pemburu Dimensi

Pemburu Dimensi
Kristal Merah


__ADS_3

Setelah menyelesaikan urusan untuk adiknya, Lin Fan kembali ke kamar untuk menyerap fragmen.


Kali ini Lin Fan ingin mengembangkan elemen tanah tingkat 2. Elemen tanah Lin Fan sudah memasuki semi level 2 hanya butuh dorongan saja untuk menembus.


Jadi Lin Fan langsung menggunakan 3 fragmen cokelat untuk menerobosnya. Aura yang padat muncul dikamar Lin Fan.


Tubuh Lin Fan yang semula memiliki aura vitalitas pun berubah menjadi aura tanah yang keras dan panas.


Namun tak perubahan apapun yang terjadi pada tubuh Lin Fan. Karena perkembangan tahap 2 elemen tanah masih pada elemen itu sendiri.


Elemen tanah akan berubah menjadi elemen lava. Sebenarnya Jiak seseorang memiliki 2 elemen api dan tanah, juga bisa membuat elemen lava melalui combo.


Akan tetapi, kekuatan dan pertahanan nya tidak akan sama dengan pengguna elemen lava alami.


Butuh 2 jam lebih bagi Lin Fan untuk menembus elemen tanah tahap kedua. Lin Fan perlahan membuka matanya dan merasakan kekuatan dan pertahanan nya kembali meningkat.


"Yah sangat bagus. Aku hanya kekuatan cheat bela diri elemen sekarang. Aku akan meminta ayah untuk mencarinya nanti" Gumam Lin Fan.


Menggunakan kekuatan spiritual nya, Lin Fan merasakan bahwa orang tuanya masih belum pulang.


Lin kembali menyerap fragmen. Kali ini ia menyerap fragmen elemen air. Walaupun tidak cukup untuk menembus tingkat 2, setidaknya penguasaan Lin Fan terhadap sistem air menjadi lebih sempurna.


Malam pun telah kembali. kekuatan Lin Fan menerobos ke 6 puncak karena beberapa elemen yang telah menembus tingkat 2.


Fragmen booster masih belum sempat diserap oleh Lin Fan. Jadi sekarang masih 17 kali peningkatan.


Memasuki ruang berburu, Lin Fan merasakan aura berbeda kali ini. Benar saja, Lin Fan melihat sekelompok kelinci tingkat 8 berkumpul di tengah padang rumput.


"Mungkin jika kekuatan ku meningkat, kekuatan makhluk hidup disini juga ikut meningkat" pikir Lin Fan.


Lin Fan tidak terlalu peduli. Dengan kekuatan nya sekarang, tingkat 8 ini hanya sekali tamparan untuk memusnahkan nya.


Tapi Lin Fan tidak akan menggunakan kekuatan penuh melawan kelinci ini. Seusai namanya, kelompok kelinci ini akan menjadi kelinci percobaan untuk melihat kekuatan elemen tahap kedua.


Lin Fan perlahan mengulurkan tangannya ke depan. Mata hijaunya berkilau oleh sekilas cahaya vitalitas.

__ADS_1


Kekuatan spiritual yang kuat berkumpul disekitar kelinci. Akar besar muncul dari tanah lalu mengikat tubuh kelinci ke tanah.


Tanah yang semula penuh dengan rumput perlahan berubah menjadi tanah hitam legam disertai percikan api.


Kelinci yang terikat meronta-ronta kepanasan. Kekuatan spiritual mereka secara alami diserap oleh akar elemen kayu Lin Fan. Ini salah satu fungsi dari tubuh elf.


Tangan yang masih terulur, kemudian Lin Fan mengangkat tangannya keatas. Tanah yang telah berubah melayang dengan tubuh kelinci diatasnya.


Lalu Lin Fan mengepalkan tangannya. Tanah tersebut berkumpul dan membentuk bola di atas langit.


Lin Fan sangat tertarik dengan jurus ini. Apalagi ia penggemar akatsuki di anime naruto. Jika kekuatannya cukup kuat kemudian hari, mungkin ia akan membentuk organisasi yang sama dengan akatsuki.


Yah kembali ke Lin Fan. Bola tanah yang besar melayang di atas tanah dengan ketinggian melebihi 10 meter.


Tangan yang mengepal perlahan dibalik dan dibuka. Terlihat akar akar menembus permukaan bola tanah tersebut. Beberapa percikan darah jatuh ke tanah yang telah berlubang cukup dalam.


Kemudian tangan yang telah terbuka tersebut dihempaskan oleh Lin Fan kebawah. Bola tanah tersebut langsung jatuh dengan cepat.


"Boom"


Bola tanah itu hancur lebur dibawah. Adapun tubuh kelinci sudah hancur tak berbentuk. Angin yang besar dihasilkan oleh hempasan menghasilkan badai kecil.


"Yah tidak sia-sia dulu aku suka menonton anime itu"


Mengingat beberapa film lagi, Lin Fan memikirkan sesuatu yang cukup menarik.


"Oh iya apakah aku bisa membuat mahkluk hidup dari elemen?"


...


Setelah beberapa jam berburu, Lin Fan menghasilkan banyak uang kali ini. Dengan ratusan fragmen lagi, cukup baginya untuk menembus komandan beladiri.


Lin Fan saat ini berada di depan sarang kerajaan kelinci. Ia merasa bahwa sarang setiap makhluk hidup disini pasti memiliki harta yang bagus.


Perlahan mendekat, Lin Fan dapat merasakan tekanan yang datang dari gua ini. Ia merasa raja kelinci seekor ahli tingkat komandan beladiri. Tapi Lin Fan tidak terlalu peduli, karena ia telah memanen ratusan fragmen kali ini.

__ADS_1


Sampai pintu masuk gua, Lin Fan kembali merasakan tekanan yang lebih kuat dari sebelumnya.


"Apakah ia sudah mengetahui bahwa aku disini?" gumam Lin Fan dalam hati.


Lin Fan berpikir sebentar kemudian dengan pasti kembali melangkah masuk.


"Yah lagian juga tidak apa-apa untuk bunuh diri"


Setelah masuk, Lin Fan melihat banyak sekali cabang dari gua ini. Mengikuti insting, Lin Fan memasuki cabang gua sebelah kanan.


Tekanan yang dirasakan oleh Lin Fan semakin besar. Lin Fan juga skeptis karena ia tidak melihat seekor kelinci pun dari tadi.


Setelah berjalan beberapa menit. Lin Fan melihat sebuah gua yang cukup besar. Aura merah darah dapat terlihat secara tak kasat mata.


"Hmm aura ini sama dengan fragmen booster. Apakah ruangan ini menyimpan beberapa fragmen?" Dengan semangat Lin Fan mendekat dan memasuki ruang itu.


Lin Fan melihat sebuah kristal berwarna merah darah tergantung di tengah altar. Dan disebelah altar tersebut, ada seekor kelinci berwarna hitam legam sedang tidur disampingnya.


Tekanan yang dirasakan oleh Lin Fan menjadi lebih kuat dan lebih kuat. Kelinci itu perlahan membuka matanya.


Mata merah darah memberikan tekanan tertentu pada Lin Fan. Ia merasa kekuatan booster nya telah ditekan dengan hebat.


Kelinci tersebut perlahan berdiri. Dengan tubuh yang kekar dan ketinggian hampir mencapai 6 meter, membuat Lin Fan memiliki sedikit rasa takut.


Menatap Lin Fan dengan tajam, kelinci tersebut berteriak dengan marah


"Roooooar"


Lin Fan yang sudah basah oleh keringatnya sendiri. Menghilang dari tempatnya dan muncul ditengah altar.


Dengan cepat ia mengambil kristal merah yang tergantung tersebut dan kemudian suasana Lin Fan kembali berubah.


Ia terbangun. Walaupun demikian Lin Fan bersemangat dan tanpa peduli dengan kejadian sebelumnya, Lin Fan masuk ke ruang jiwanya.


Lin Fan menoleh ke arah kristal merah besar berada ditumpukkan fragmen. Saat memegang, Lin Fan merasakan bahwa kristal ini memiliki kekuatan yang sama dengan booster.

__ADS_1


Lin Fan juga dapat merasakan bahwa ia masih belum mampu untuk menyerap kristal ini. Karena kristal ini hanya mampu ditanggung oleh kekuatan tingkat komandan beladiri atau lebih.


Dengan enggan Lin Fan melepaskan kristal merah yang indah tersebut.


__ADS_2