Pemburu Vampir Dan Werewolf

Pemburu Vampir Dan Werewolf
10. Aliansi Vampir Hitam


__ADS_3

Pluto akhirnya tiba di markas milik mereka, ia terus berlari menggunakan seluruh kecepatannya untuk segera sampai di markas Aliansi Vampir Hitam.


Begitu masuk ke markas milik mereka, pimpinan mereka Zunar langsung menanyakan apa yang terjadi.


"Bagaimana bisa kau pulang sendiri, dimana pasukan yang kau bawa bersamamu hah...?" Vampir Zunar begitu murka melihat Pluto pulang tanpa membawa satu pasukan pun.


"Ampunkan hamba tuanku...tadinya hamba sedang menyelidiki kemungkinan adanya bayi immortal yang banyak dibicarakan Aliansi Vampir. Hamba menemukannya...namun kemudian....," Pluto tak sanggup melanjutkan kata-katanya.


"kemudian apa....?"


"Bayi tersebut ternyata sudah berusia sekitar enam tahun, kami sudah hampir menangkapnya. Namun ia masuk ke goa..dan begitu keluar, ada naga yang bersamanya."


"Naga.... benarkah ?"


"Benar tuanku...naga itu mengamuk dan membakar semua pasukan vampir yang saya bawa."


"Hamba berhasil menghindar dari amukan naga, tapi semua pasukan kita habis.."


"jadi begitu...."


"hamba bertarung juga dengan salah seorang manusia yang merupakan kakek dari anak immortal itu. Anak itu bernama Hero..."


"Hero...baiklah, aku akan mencari tau sendiri kebenaran ucapanmu itu."

__ADS_1


"Istirahatlah...pulihkan dirimu dan kondisimu yang buruk itu, aku akan membutuhkan bantuanmu lagi untuk mendapatkan anak immortal itu."


"terima kasih tuanku....hamba pamit."


Pluto bergegas meninggalkan tuan Zunar menuju kediamannya. Sementara itu Vampir Zunar masih memikirkan cara untuk mendapatkan bocah immortal terlepas dari adanya seekor naga yang melindunginya.


#_##


Setelah berjalan beberapa lama, akhirnya pasukan Aliansi Serigala Hitam sampai di dekat lokasi Perguruan Teratai Putih. Mereka kaget karena melihat ada seeekor naga yang berada di dekat gerbang pintu masuk Perguruan Teratai Putih.


Olga pimpinan dari pasukan Aliansi Serigala Hitam yang melihat naga tersebut menghentikan pasukannya.


"pasukan berhenti....!!"


"Apa kalian tidak melihat, disana ada seekor naga tertidur di depan pintu perguruan?"


"Naga...sangat jarang terlihat naga, apa perguruan itu memelihara naga?" beberapa pasukan angkat bicara setelah sama-sama melihat naga yang sedang tertidur.


"Apapun itu, kita tidak mungkin melawan naga itu sekarang ?" Olga menjelaskan.


"kita tidaklah cukup kuat untuk melawan naga itu...kita harus memikirkan cara lain."


"iya...kita harus mencari akal untuk menyingkirkan naga itu."

__ADS_1


"Kita juga tidak mungkin pulang tanpa membawa anak immortal itu, apa jadinya jika kita pulang tanpa membawa buruan...Tuan Alpha pasti akan marah dan menghukum kita," Olga memberikan pendapatnya.


"Baiklah..kita kembali ke hutan dulu untuk menyusun strategi bagaimana menangkap anak immortal itu."


Pasukan Aliansi Serigala Hitam akhirnya meninggalkan Perguruan Teratai Putih. Mereka menuju ke Tengah Hutan.


Setelah berjalan cukup jauh, mereka menemukan seperti bekas terjadi kebakaran yang besar. Olga pimpinan pasukan Serigala Hitam memberikan pendapatnya.


"apa ini...sepertinya belum lama terjadi pertempuran besar disini, ada sedikit darah di tanah, ini darah manusia," Olga adalah werewolf, jadi ia bisa dengan mudah mengenali darah dan membedakannya.


"ketua...yang terbakar ini seperti abu vampir, tapi apa iya ada yang mampu membakar vampir sampai seperti ini," salah seorang serigala angkat bicara.


"apa mungkin.....?" Olga mulai berpikir yang menghancurkan para vampir bukanlah manusia.


"mungkin apa ketua...?" salah satu serigala menanyakan penuh rasa ingin tau.


"apa mungkin naga yang kita lihat di perguruan Teratai Putih yang melakukannya...ia mengamuk dan membakar semua vampir," Olga menjelaskan.


"tapi apa alasannya ketua....?"


"entahlah...kita harus berhati-hati," Olga terlihat berpikir jauh melihat beberapa kejadian yang benar-benar mengguncang pikirannya.


"Naga.....," Olga tak bisa melanjutkan kata-katanya.

__ADS_1


__ADS_2