
Hero bergegas menghindari kejaran dari prajurit api, dengan ilmu ilusi ia segera menggunakan gerakan yang begitu cepat agar bisa keluar dari kerajaan api.
"sial...mereka terus mengejar!!"
Akhirnya Hero berhasil keluar dari istana dan berada di halaman kerajaan.
"aku harus pergi dari sini secepatnya..bertarung dengan para prajurit api tidak memberikan keuntungan apapun."
Belum sempat Hero bergerak, tiba-tiba ratusan prajurit kerajaan api sudah mengepungnya. Hero berdiri dan bersiap untuk melakukan sesuatu.
"jurus bayangan...belahan mata angin!!"
Hero merubah dirinya menjadi delapan orang yang sama persis sehingga sangat sulit dibedakan.
"majulah kalian....aku siap menghadapi kalian."
Hero mulai bergerak menyerang prajurit api yang mengepungnya. Ia menggunakan cambuk dari api.
Pertempuran besar pun terjadi. Zarko sang panglima kerajaan api pun ikut membantu menyerang. Semakin lama para prajurit kerajaan api semakin bertambah.
"ahh...sial walaupun aku akhirnya bisa menang namun ini tak akan mudah."
Saat melihat ada celah untuk meloloskan diri, Hero segera bergerak dengan kecepatan penuh. Ia berlari sekuat tenaga tanpa disadari oleh siapapun.
Ketujuh bayangan Hero masih sibuk bertempur di kerajaan. Tiba-tiba Raja Api Thor keluar dan membentuk pagar api, ia memaksa semua bayangan Hero untuk menyatu.
__ADS_1
Saat semua bayangan itu menyatu, yang terjadi kemudian adalah semua bayangan itu hilang musnah.
"aku sudah menduga....anak itu terlalu pintar mengelabui kita. Cepat kejar, aku yakin ia belum terlalu jauh." Raja memerintahkan semua pasukan untuk mengejar Hero.
Hero masih melihat kebelakang untuk memastikan tidak ada yang mengejarnya. Ia kemudian sampai di dekat pelabuhan. Ada sebuah kapal yang baru saja berlayar.
"aku tertinggal...."
Hupp.. hupp..
Hero melompat dan dalam sekejap sudah berada di atas kapal.
Ia melihat dari kejauhan beberapa prajurit api yang mengejarnya mulai muncul di pelabuhan.
Beberapa prajurit yang lain masih sibuk mencari keberadaan Hero. Kapal yang Hero tumpangi perlahan mulai menjauh meninggalkan kerajaan api.
Hero kemudian duduk di pinggir kapal. Petugas kapal mendatanginya dan menanyakan tiketnya.
Hero segera mengeluarkan beberapa koin emas. Petugas tersebut sedikit terkejut.
"maaf...tadi aku tidak mengambil tiket, apa ini bisa untuk membeli tiket ?" Hero mengulurkan tangannya.
Petugas itu pun menerima beberapa koin emas yang Hero berikan. Sesaat kemudian petugas itu pun berlalu.
Hero memandang sekitar, tidak tau kemana kapal ini akan membawanya.
__ADS_1
Beberapa pedagang kemudian terlihat berbincang tidak jauh dari tempat Hero duduk. Dari perbincangan tesebut, Hero mengetahui bahwa kapalnya akan berlayar ke Benua Barat.
"Jika apa yang dikatakan pedagang itu benar, berarti ini sudah jalur yang benar, namun mungkin akan butuh waktu lama untuk sampai."
Hero berada di atas kapal setidaknya selama satu bulan setengah. Sebentar lagi kapal akan berhenti di dermaga sungai Tigris.
Hero memandang sekeliling dan ingatannya kembali ke masa kecilnya dulu. Beberapa kenangan bersama di perguruan Teratai Putih menghiasi pikirannya.
Setelah kapal bersandar di pelabuhan Hero segera turun. Suasana di dermaga sungai Tigris nampak begitu bersahabat, menandakan bahwa rakyat hidup dengan damai dan makmur.
Hero terus berjalan menyusuri jalanan sekitar sungai. Akhirnya setelah beberapa hari berjalan ia tiba di perguruan Teratai Putih.
"Perguruan ini banyak berubah setelah aku pergi." Hero memandang pintu perguruan itu dari jauh.
Sampai Hero besar, ia tidak pernah bertemu dengan orangtuanya. Ia menjalani hari-hari di Teratai Putih, menebarkan kedamaian bagi sesama.
#******Hero season 1 Tamat#
Terima kasih untuk semua pembaca yang telah meluangkan waktunya membaca karya saya.
Untuk sementara waktu saya akan memperbaiki cerita saya, dan jika nanti sudah ada up date akan saya infokan..mungkin di Hero season 2**.
Mohon maaf atas segala yang kurang berkenan****.
Salam santun.....!!!
__ADS_1