Pemburu Vampir Dan Werewolf

Pemburu Vampir Dan Werewolf
26. Mengatur Siasat


__ADS_3

Tigres dan beberapa harimau lainnya segera pergi meninggalkan lokasi pertempuran. Namun begitu prajurit dari kerajaan api tetap berusaha mengejarnya.


Tigres adalah salah satu penghuni kerajaan api, meskipun para prajurit mengejarnya namun ia telah lebih dulu meloloskan diri melalui jalan rahasia.


Kawanan harimau api yang lain pun berpencar arah untuk mengecoh pasukan kerajaan api.


Tidak ada satu pun harimau api yang tertangkap oleh prajurit kerajaan api.


#_##


"tuanku...bersiaplah, kita akan benar-benar bertempur kali ini."


"aku tak pernah takut naga Roku, jika pun ini adalah akhir dari perjalanan kita."


Naga Roku segera menyerang naga api prajurit yang sedang lengah. Alhasil cakaran naga Roku berhasil melukai satu dari lima naga api yang mengepung.


Tidak berhenti sampai disitu, naga Roku kembali melancarkan cakarannya pada salah satu naga api, ia terus mengejar satu dari empat naga yang masih mengepungnya.


Hanya dengan memisahkan formasi yang di bentuk oleh naga api lah satu-satunya cara mengalahkan prajurit naga api.


Ketika naga Roku sibuk bertarung maka Hero menggunakan kesempatan itu untuk menyerang mata dari naga api dengan kekuatan bola api miliknya.

__ADS_1


Naga api yang terkena matanya menjadi tidak bisa melihat dengan fokus, kesempatan itu dimanfaatkan oleh naga Roku untuk memberikan cakaran pada tubuh naga api.


Gabungan strategi yang dilakukan naga Roku dan Hero nyatanya sangat efektif untuk mengalahkan pasukan naga api.


Setelah masing-masing dari naga api terkena cakaran naga Roku, maka mereka mulai menarik diri.


"tunggu kalian.... pertarungan ini belum selesai, aku akan kembali untuk mengejar kalian berdua."


Salah satu pasukan naga api mencoba mengancam Hero sambil terus bergerak mundur di ikuti oleh pasukan naga api yang lain.


"apa kita akan mengejarnya naga Roku ?"


"tidak tuanku...tidak ada gunanya kita mengejar mereka."


"akan lebih baik kita bersembunyi sementara waktu, dan berpikir mencari siasat untuk dapat kembali ke air terjun Nagara."


"baiklah...aku tidak begitu paham negara api, aku menurut padamu dan kupasrahkan semua padamu bagaimana kita kembali ke air terjun Nagara."


Hero dan Naga Roku kemudian turun ke tanah, mereka mencari desa terdekat untuk menyusun strategi agar bisa kembali ke air terjun Nagara.


#_##

__ADS_1


"kita harus melaporkan kejadian ini pada Baginda raja api Thor, ini kejadian langka dimana banyak harimau api dan juga Naga Merah yang sudah lama punah kembali terlihat."


Prajurit yang berpatroli berbicara kepada pasukannya. Sementara itu prajurit yang berpatroli menggunakan naga telah kembali lebih dulu ke kerajaan api.


"buka gerbang....cepat!!"


Begitu sampai di Kerajaan api, ketua prajurit yang berpatroli yakni Herder segera bergegas menemui raja Thor.


Namun dirinya dihentikan oleh panglima kerajaan api, Zoro.


"ada apa...kenapa terburu-buru begitu ?"


"ampun panglima...hamba melapor, tadi pasukan hamba sedang berpatroli, kemudian kami melihat hutan yang terbakar. Beberapa dari kami segera melihat apa yang terjadi. Sesampainya di sana ternyata ada banyak harimau api yang sedang bertempur melawan naga Merah."


"apa kamu bilang...? naga Merah..!!"


"betul panglima...naga merah itu sedang mengamuk bersama seorang anak kecil yang mengendalikan naga tersebut."


"mengamuk...anak kecil, apa yang kau katakan herder? apa kau tidak sedang berbohong ? naga merah bahkan sudah lama menghilang bersama kematian Avatar yang terakhir. Bagaimana mungkin kau melihat naga Merah ?"


Panglima kerajaan api terus menanyai herder, ia hampir tidak percaya dengan semua yang dikatakan oleh herder. Namun ia juga berpikir tidak mungkin herder membohonginya.

__ADS_1


"Jika hal itu benar, ini adalah berita besar bagi kerajaan api." Zoro melamun sejenak membayangkan apa yang menimpa herder dan pasukannya.


__ADS_2