
Ke esokan harinya para prajurit dari kerajaan api menyebarkan gambar bocah kecil dan seekor naga yang berwarna merah hampir ke seluruh pelosok negara Api.
Dalam sekejap, Hero menjadi seorang buronan yang sangat dicari oleh kerajaan api.
"berapa harga caping ini pak?" Hero mencoba menyamar dengan menggunakan caping.
"murah tuan kecil, tiga koin perak perbijinya."
Hero memberikan lima koin perak kepada penjual caping tersebut.
"ahhh...bukankah ini kelebihan tuan kecil," Pak tua itu sembari menyodorkan kelebihan pembayaran yang Hero berikan.
"terimalah pak..saya tau bapak membutuhkannya."
"terima kasih banyak nak..."
Hero kemudian pamit, dan mulai berjalan menyusuri arah menuju air terjun nagara. Ia tidak berniat terbang menggunakan Naga Roku semenjak mengetahui dirinya menjadi buronan Kerajaan Api.
Ia tidak tau akan sampai berapa lama menuju air terjun Nagara.
"bagaimanapun juga aku harus bisa menjadi kuat.."
__ADS_1
Hero terus berjalan sampai beberapa hari. Akhirnya tidak berapa lama ia sampai juga di dekat air terjun Nagara.
Ia memeriksa situasi di sekitar air terjun. Setelah dirasa cukup aman. Hero mulai berkomunikasi dengan Naga Roku.
"Kita telah sampai Naga Roku, keluarlah !!"
Tidak sampai menunggu lama, Naga Roku pun keluar dari tubuh Hero.
"Entah berapa lama aku tertidur dalam tubuhmu tuanku, kau keliatan tambah kurus."
"mungkin karena perjalanan ini begitu menguras tenaga diriku Roku, jadi aku terlihat lebih kurus." Hero memandang Naga Roku yang masih terbang berputar untuk mengamankan situasi sekitar air terjun Nagara.
"kapanpun aku siap..."
Naga Roku terbang berputar-putar di depan air terjun kemudian, ia menyemburkan api ke tengah air terjun, ajaibnya air terjun itu kemudian menjadi terbelah dan menunjukan sebuah pintu.
"Mari naik tuanku..."
Hero segera melompat ke atas Naga Roku. Setelahnya, Roku menyemburkan kembali api ke pintu dimensi lain tersebut.
Ketika api menyentuh pintu tersebut, api itu memutari gambar ukiran Naga yang terdapat pada pintu tersebut. Tidak berapa lama, pintu itu pun terbuka.
__ADS_1
Cahaya yang keluar dari pintu itu begitu menyilaukan, membuat langit malam di sekitar tempat itu menjadi terang.
Perlahan-lahan Naga Roku dan Hero mulai masuk ke dalam pintu dimensi lain. Setelah Hero masuk, pintu tersebut kemudian otomatis tertutup, cahaya di sekitar tempat itu pun hilang.
Air terjun Nagara kembali mengalirkan airnya seperti sebelumnya. Tempat itu kembali gelap seolah tidak pernah terjadi sesuatu di sekitar tempat tersebut.
Dimensi itu adalah tempat asal dari Naga Roku. Semua Naga awalnya berasal dari dimensi tersebut, namun pada suatu masa Avatar yang dulu bersama Naga Roku menutup pintu dimensi tersebut dengan kekuatannya. Ia menyegel pintu masuk tersebut.
Tidak pernah ada yang tau bahwa air terjun Nagara adalah pintu masuk ke dimensi lain. Satu-satunya yang tau adalah Avatar, dan kini Hero bersama Naga Roku kembali ke tempat tersebut.
#_##
Serombongan pasukan kerajaan api yang berpatroli kaget melihat ada cahaya yang terang di malam gelap.
Apalagi cahaya itu berasal dari tempat yang sama pada waktu terjadi pertempuran beberapa hari yang lalu, yakni air terjun Nagara.
Mereka bergegas menuju ke lokasi air terjun Nagara. Ketika mereka tiba di tempat tersebut, mereka tidak mendapati apapun. Tempat itu begitu sepi. Hanya bunyi gemericik air terjun Nagara yang terdengar.
Herder, pemimpin pasukan kerajaan api begitu heran, ia jelas yakin cahaya itu berasal dari tempat ini.
"Bagaimana mungkin, tempat ini sepi. Pasukan..cari petunjuk sesuatu di tempat ini, temukan. Aku yakin cahaya tadi berasal dari sekitar air terjun Nagara."
__ADS_1