Pemburu Vampir Dan Werewolf

Pemburu Vampir Dan Werewolf
19. Akhir Pertempuran


__ADS_3

"Tubuh ini...terlalu kecil, tapi sudah lama aku tidak pernah bergabung seperti ini. Kita lihat apa yang bisa aku lakukan dengan tubuh kecil ini."


Roh jahat yang melihat perubahan bentuk Hero menjadi waspada, ia tidak buru-buru menyerang seperti sebelumnya.


Kini Hero telah berubah menjadi seorang anak yang memiliki rambut panjang berwarna merah dengan mata yang berwarna merah. Seluruh tubuhnya pun memancarkan cahaya kemerahan. Ada garis-garis berbentuk naga di kedua lengannya.


Kini Hero telah berubah menjadi super Naga Hero. Perubahan bentuk yang membuat kekuatannya meningkat beratus kali lipat.


"Majulah..dengan tubuhku yang sekarang, jangan harap kau bisa berbuat sesukamu lagi."


Roh jahat itu akhirnya mendekati Hero yang kini telah berubah menjadi super Naga Hero. Setelah jarak keduanya dekat. Roh itu mulai mengeluarkan hawa yang membuat orang kesulitan bernafas, kabut hitam mulai bergerak melilit tubuh Super Naga Hero.


Namun Super Naga Hero membiarkannya. Setelah tubuh Super Naga Hero tidak terlihat lagi karena kabut hitam yang menyelimutinya. Tiba-tiba sesuatu terjadi.


"Strom attack.......hiattttttt!!"


Dari atas langit muncullah petir yang menyambar tubuh Super Naga Hero. Cahaya kilat yang dibawa petir membuat kabut hitam yang menyelimuti Super Naga Hero menjadi hilang.


"jurus api Gozu......!!" Super Naga Hero membuat beberapa api dari berbagai penjuru. Dalam satu gerakan tangannya api tersebut bergerak terbang ke arah Roh jahat itu.


Tak tinggal diam roh jahat itu juga mengeluarkan kekuatannya. Kabut hitam tebal tercipta untuk melindungi roh jahat itu dari serangan Super Naga Hero.

__ADS_1


Api yang dibuat Super Naga Hero nyatanya hanya berputar-putar dan tidak bisa menembus pertahanan roh jahat itu.


"Sudah ku duga...api itu pasti tidak bisa membakarnya."


Super Naga Hero kemudian membentuk bola energi dan melepaskannya ke arah roh jahat yang sedang sibuk melindungi diri dari api yang dibuat sebelumnya.


Bola energi itu kemudian mengurung roh jahat tersebut.


"Aku memang tidak bisa memusnahkanmu...tapi matahari pasti bisa melenyapkan mu." Super Naga Hero tertawa melihat Roh jahat yang kebingungan melepaskan diri dari bola energi yang dibuat Super Naga Hero.


"Bersiaplah....jurus tembakan matahari!! hiaaaaattttt.........


Super Naga Hero mengeluarkan energi dari kedua tangannya dan mengarahkannya ke bola energi yang mengurung roh jahat. Ia kemudian mendorong bola itu menjauhi bumi terus ia mendorong sampai ke arah matahari.


Super Naga Hero memandang Roh jahat yang sudah tidak terlihat.


"Pertarungan yang melelahkan...untung raga bocah ini cukup kuat menahan energi yang begitu besar."


Super Naga Hero kemudian mengubah wujudnya ke bentuk semula. Saat itulah Hero mulai sadar.


"ternyata sudah berakhir...syukurlah." Hero memandang suasana sekitar pantai yang kini di sinari sinar rembulan.

__ADS_1


Oscar dan para penduduk yang tadinya berdiam di rumah masing-masing, setelah melihat alam kembali tenang akhirnya memilih bergegas menemui Hero.


Sampai di pantai rombongan Oscar melihat Hero sedang berada di sekitar api unggun menikmati ikan bakar.


"anak muda....apakah semuanya sudah selesai ?" Oscar memberanikan diri menyapa Hero.


"aku harap demikian...sepertinya Roh jahat itu akan sangat mustahil kembali lagi kesini," Hero menjawab dengan santai pertanyaan Oscar.


Setelah pertarungan yang melelahkan ternyata membuat Hero begitu kelaparan, ia menyantap begitu banyak ikan yang dibakarnya.


"terima kasih telah menolong penduduk pulau ini, jika ada yang bisa kami lakukan untuk membalas budi..maka pasti kami akan memberikan," Oscar berkata penuh merendah dihadapan Hero.


Hero menatap Oscar dan para penduduk sejenak sebelum melanjutkan kata-katanya.


"Mari..temani aku menghabiskan ikan bakar ini, kalian tak usah pikirkan membalas Budi padaku. Sudah seharusnya kita saling membantu..mungkin suatu saat nanti aku yang akan membutuhkan bantuan kalian..tidak perlu sungkan."


Oscar dan para penduduk lainnya hanya bisa saling berpandangan mendengar jawaban Hero. Memang sudah sejak lama mereka tidak pernah merasakan nikmatnya ikan bakar.


Mereka akhirnya sadar Hero memang tidak membutuhkan apa-apa, ia benar-benar ikhlas membantu penduduk Lembah Hijau Zamrud.


Malam itu Hero, Oscar, dan penduduk pulau itu menikmati ikan bakar yang di suguhkan Hero.

__ADS_1


Kedamaian kembali menghiasi Pulau Lembah Hijau Zamrud. Kedamaian yang sudah sekian lama tidak dirasakan Oscar dan penduduk pulau itu.


__ADS_2