
Hero keluar dari balik pohon dan mulai melihat harimau api yang kini berdiri di depannya. Jarak keduanya hanya sekitar lima belas meter, jarak yang cukup bagi seekor harimau raksasa untuk menyergap mangsanya.
"Hai bocah kecil apa kau tidak takut terhadapku...biasanya orang yang menjadi mangsaku akan ketakutan bahkan pingsan."
"takut...dalam mimpi pun aku tak kan takut terhadap hewan seperti mu." Hero benar-benar tidak menunjukan rasa takut sama sekali.
"Bocah sialan...bersiaplah menjemput ajalmu." Harimau itu mulai mengatur langkah bersiap untuk menerkam.
Hiaattt.....grekkk!!!
Harimau itu melompat menyergap Hero. Jika saja orang biasa yang berada di depan harimau api, sudah pasti tamat riwayatnya.
Hero melompat ke samping dengan kecepatannya, ia berhasil lolos dari terkaman harimau itu.
"kurang ajar....awas kau bocah, aku akan melumatmu sampai habis." Harimau itu memutar arah dan kembali mengarahkan pandangannya ke Hero.
Beberapa kali Hero berhasil menghindari terkaman harimau buas itu. Hero sama sekali tidak punya celah untuk menyerang balik.
"bagaimana ini...harimau itu benar-benar berniat menjadikanku santapannya." Hero terus memutar otak untuk bisa menyerang harimau api tersebut.
"Naga Roku apa kau tau kelemahan dari hewan buas ini.." Hero mencoba berkomunikasi dengan Naga Roku.
"Hewan ini merupakan salah satu hewan yang sangat sulit dibunuh, ia ada sejak saya sudah ada tuanku..."
__ADS_1
Grekkk.....!!harimau itu tiba-tiba melompat dan berhasil mencakar punggung Hero. Ketika berkomunikasi dengan Naga Roku, Hero menjadi tidak fokus melihat lawannya.
Bekas cakaran itu ternyata menyebabkan luka yang beracun, jika saja Hero bukan keturunan dari werewolf dan vampir dalam beberapa saat pasti ia sudah terkapar.
Darah yang dimiliki Hero memiliki efek menetralkan racun, dan menyembuhkan luka.
"apa...bocah macam apa yang memiliki tingkat penyembuhan seperti itu?" Harimau api bergumam. Sepanjang manusia yang ia hadapi tidak ada yang seperti Hero.
"Aku harus menyerangnya...kalau tidak aku yang akan terbunuh." Hero bersiap untuk menyerang harimau api tersebut.
"aurghhhh....aurghhhhhh......!!"
Melihat situasi yang dihadapi bukan bocah sembarangan, Harimau api mengaum memanggil teman-temannya.
"Terimalah ini..." Hero berlari kencang dan siap menendang harimau api tersebut.
Sebuah tendangan di arahkan Hero ke tubuh harimau api.
Dugghhhhh....!!
Tendangan Hero nyatanya tidak membuat harimau api itu bergeser. Sebaliknya karena telat menghindar, Hero mendapat pukulan dari harimau api.
"Ughkkk...ughkk," darah segar mengalir dari mulut Hero.
__ADS_1
Tidak sampai disitu, harimau itu kembali menendang Hero dengan kuat sampai ke dekat air terjun Nagara.
"Naga Roku keluarlah....kemampuanku tidak cukup untuk mengalahkan monster ini."
"Baiklah tuanku..."
Ketika Harimau api itu ingin kembali menyerang Hero. Tinggal sejengkal cakaran itu mengenai Hero, tiba-tiba tubuh harimau api terpental oleh kemunculan Naga Roku dari tubuh Hero.
"apa-apaan ini...."Harimau itu tidak menduga akan mendapat serangan yang begitu tiba-tiba.
Yang membuat harimau itu lebih terkejut adalah kemunculan naga yang berwarna merah. Naga api mungkin hal yang biasa di negara api tapi Naga Api Roku sungguh berbeda.Kekuatannya hampir setara dengan dirinya.
"Lama tidak berjumpa kawan lama...." Naga Api Roku berbicara kepada harimau Api.
"Naga Roku....." Harimau itu baru menyadari bahwa yang menyerangnya adalah naga Roku, salah satu naga terkuat yang berasal dari Negara Api.
"Apa kabar Tigres...kali ini kau tidak akan bisa lari lagi, kita lanjutkan pertempuran dulu yang sempat tertunda." Naga Roku memandang Harimau api yang ternyata bernama Tigres.
Saat keduanya masih terlibat percakapan, muncullah ratusan harimau api dibelakang Tigres.
"apa kalian berpikir dengan jumlah yang banyak bisa menghadapiku....haahhh!!" Naga Roku menggertak Tigres dan ratusan harimau lainnya.
"Jika tidak bisa mengalahkanmu sekarang, setidaknya kami bisa membuatmu tak kan melupakan hari ini...."
__ADS_1
Wushhhh...wushhhhhh.....!!
Tidak menunggu lama, Naga Roku segera menyemburkan api dari mulutnya untuk mengusir kawanan harimau api.