Pemburu Vampir Dan Werewolf

Pemburu Vampir Dan Werewolf
27. Berita Besar


__ADS_3

Hero kemudian sampai di desa terdekat yang masih masuk wilayah kerajaan api. Sebelum masuk desa, agar tidak timbul kecurigaan Naga Roku masuk kembali ke tubuh Hero.


"semoga disana aku bisa beristirahat sementara waktu menunggu suasana reda."


Hero terus berjalan ke arah desa sambil mencari penginapan, namun ia tidak melihat ada satupun penginapan.


"aneh...kenapa tidak ada penginapan disini ?"


Hero terus berjalan sambil memeriksa situasi desa tersebut. Hari masih malam sehingga tidak banyak orang yang lewat.


Ketika melihat ada rumah makan yang buka, hero segera masuk untuk memesan makanan.


"permisi..bisa saya pesan makanan ?"


Pelayan wanita yang berjaga sekilas melihat Hero, ia tidak pernah melihat ada anak kecil yang pesan makan sendiri apa lagi waktunya yang sudah larut malam.


"jika kau mencari tau aku bersama siapa..aku sendirian." Hero menjelaskan.


"kau sendirian.. sepertinya kau bukan dari penduduk negara api?"


Hero sedikit terkejut mendengar pertanyaan pelayan rumah makan tersebut, namun ia segera bersikap lembut agar tidak mencurigakan.


"iya benar...aku datang dari jauh, dan kebetulan sampai disini sudah larut malam, jadi apa masih ada makanan ?"


"tentu saja...ikan bakar patin, sepuluh perak untuk satunya."


Hero memasukan tangannya ke balik bajunya. Dalam sebentar ia mengeluarkan dua puluh perak dan diberikannya pada pelayan.

__ADS_1


"ini...berikan yang terbaik ikannya, bakar yang garing dan berikan saos asam manis!!"


"woowww.....tunggulah sebentar, silahkan duduk, ikan mu akan segera dibuat."


Hero kemudian memilih duduk di pojok ruangan. Tidak ada pengunjung lain selain dirinya. Ketika sedang duduk Hero memandang sekeliling, dan pandangannya jatuh pada sebuah lukisan.


Dengan pandangan yang begitu tajam, Hero segera mendekati lukisan yang terpampang di sudut yang lain.


"Lukisan yang bagus...sosok pria yang begitu berwibawa. Seperti tidak asing.."


Hero terus mengamati lukisan tersebut dan tidak berapa lama pesanan ikan bakarnya pun sudah siap tersaji.


"tuan muda...ikan bakar sudah siap!!"


"ahh..terima kasih, rupanya rumah makan ini benar-benar tidak membuat pelanggan menunggu lama."


"hmm....ikan bakar yang begitu lezat !!"


Hero berniat memesan ikan bakar satu lagi untuk di simpannya dalam ring save. Namun tiba-tiba ada suara derap langkah sesuatu mendekati rumah makan.


"pasukan prajurit api...!!" dengan pandangannya yang tajam, Hero segera bisa melihat siapa yang mendekat ke rumah makan.


Tanpa menunggu lama, Hero melesat keluar dari rumah makan dan bersembunyi di atas pohon.


"pelayan....berikan kami hidangan yang paling enak, cepat !!" satu dari tiga orang prajurit kerajaan api berkata pada pelayan.


"ahh...prajurit, tunggu sebentar, akan kami buatkan."

__ADS_1


Pelayan wanita itu segera membuatkan pesanan yang diminta prajurit kerajaan api.


Hero dari atas pohon mengamati tiga prajurit kerajaan api yang sedang makan di rumah makan.


"sepertinya mereka belum tau kejadian di air terjun Nagara, namun aku harus tetap berhati-hati."


#_##


"tuanku Raja Thor...ada sebuah berita penting yang ingin hamba sampaikan?"


Herder ditemani Zoro akhirnya pergi menghadap Raja Api Thor bersama-sama.


"berita penting apa yang kau maksud...cepat katakan." Raja Api Thor memandang Herder yang sedikit ketakutan menyampaikan informasi.


"begini tuanku..telah terjadi penyerangan di lembah gunung api, tepatnya di sekitar air terjun Nagara."


Herder menjelaskan semua kejadian yang di alaminya kepada Raja Api Thor.


"jika benar apa yang kau katakan..segera umumkan kepada rakyat untuk menangkap bocah kecil dan naga merahnya itu. Biar bagaimanapun kemunculan naga Merah adalah sebuah berita besar."


"siap tuanku....besok akan di umumkan di seluruh wilayah kerajaan api untuk menangkap bocah dan naga merahnya."


"tangkap bocah dan naga merahnya itu hidup-hidup...jangan dibunuh, aku ingin tau darimana asal usul mereka."


"Segera laksanakan tuanku...!!"


Setelah mendapat arahan dari Raja Api Thor, Zoro dan Herder segera memberi tahu semua prajurit agar menyebarkan kertas yang bergambar bocah dan seekor naga merah ke seluruh penjuru kerajaan api.

__ADS_1


__ADS_2