
"Kita akan memulai pelatihan sekarang Tuanku...aku rasa sekarang saatnya sudah tepat, dan ku harap istirahatmu kemarin sudah cukup."
"baiklah...aku juga sudah tidak sabar untuk menjadi lebih kuat."
Hero dan Naga Rokuu memulai berlatih di halaman kediaman Naga Roku.
Hal yang pertama di pelajari oleh Hero adalah pembentukan tulang api. Tulang manusia sebenarnya bisa dibentuk agar memiliki kekuatan seperti api. Begitu tulang manusia memiliki elemen api maka tidak akan lagi mengalami nyeri dalam persendian. Selain itu tulang api akan membuat pemiliknya bisa mengendalikan api.
Hero mengikuti semua yang gerakan yang diajarkan oleh Naga Roku.
Awalnya badan Hero tidak bisa menerima perubahan tulang api, beberapa kali Hero menjerit kesakitan waktu mengubah tulang dalam dirinya menjadi tulang api.
"panas sekali Roku..aku tak sanggup!!"
"jika ingin menjadi kuat, maka engkau harus bisa mengubahnya tuanku."
Beberapa Minggu pertama Hero hanya fokus dalam pembentukan tulang api. Karena sudah sering merasakan rasa seperti terbakar, lama-kelamaan Hero menjadi sedikit kebal terhadap panas.
Dalam latihannya yang ke tiga bulan. Hero berhasil mengubah tulang-tulangnya menjadi tulang api. Kini ia tidak lagi merasakan api yang membakar tubuhnya.
__ADS_1
Selesai tahap pembentukan tulang api, Hero kembali menjalani tahap lanjutan yakni pengendalian api.
Hero berlatih agar bisa menciptakan api. Menggunakan lingkungan sekitar menjadi bahan api.
Sebenarnya hal ini sangat sulit untuk mereka yang tidak berbakat dalam elemen api. Akan tetapi karena kemauan Hero yang begitu keras, ia mampu menyelesaikan pengendalian api.
Dalam waktu satu tahun, Hero telah berhasil menjadi seorang yang begitu kuat di World Heavens. Itu semua tak terlepas dari didikan Naga Roku.
Hero melanjutkan latihan nya dengan mempelajari ilmu perubahan elemen api. Dengan ilmu perubahan elemen api, maka ia bisa menggunakan benda apapun menjadi senjata.
Disamping mempelajari semua yang berhubungan dengan api, Hero juga mempelajari Ilmu Kitab Dewa Api. Dalam waktu lima tahun berada di World Heavens. Hero telah berhasil menguasai semua elemen yang berhubungan dengan api.
Hari ini Hero telah selesai melakukan latihannya di World Heavens. Selama berada di world heavens Hero juga banyak berkenalan dengan para penghuninya.
"Naga Roku..terima kasih banyak telah mengajarkanku banyak pengetahuan tentang ilmu api, sepanjang hidup aku tak akan pernah melupakannya."
"aku hanya memberi tahu padamu, kau yang berbakat tuanku...hingga bisa menyelesaikan latihan dalam waktu yang singkat. Lima tahun disini kau bisa menguasai semuanya. Tapi tenang saja, di dunia nyata nanti kau hanya masih berusia delapan tahun."
Untuk seseorang yang tidak berbakat, akan membutuhkan waktu banyak mempelajari elemen api, mungkin puluhan tahun tapi Hero menyelesaikan hanya lima tahun.
__ADS_1
Hero memandang jauh ke cakrawala. Senja yang begitu indah di world heavens.
"Roku...bukankah lebih baik kita kembali ke dunia semula?"
"tidak tuanku...ayahanda telah menua sejak aku pergi beberapa ratus tahun yang lalu, aku tidak bisa lagi meninggalkannya."
"jadi kau tetap bersikeras tidak ikut kembali..?"
"untuk sementara tidak...tapi mungkin suatu saat kita bisa bertemu kembali tuanku ?"
"apa yang harus aku lakukan Roku setelah pulang dari sini...?"
"Tuanku...carilah world heavens yang lain, ada beberapa world hevens serta teruslah berjuang untuk kedamaian dunia mu. Lagian dirimu juga harus mencari siapa orang tuamu kan ? temukan mereka..."
"baik Roku...aku akan mengingat pesanmu."
"kau tak perlu kuatir tuanku...tidak akan ada yang sanggup mengalahkanmu di negara api."
Mereka terus berbincang sampai waktu menjelang malam. Setelah latihannya selesai Hero tak ingin melewatkan waktu berbincang dengan Naga Roku.
__ADS_1
"besok pagi...kita akan membuka segel untuk mengirimmu pulang kembali, sekarang istirahatlah tuanku."
"iya..aku mengerti."