Pengganti Kak Anisa

Pengganti Kak Anisa
19


__ADS_3

Suasana makan terasa tidak begitu nyaman, sesekali ocehan Sinyo dan Ardi yang saling mengejek,


"kita bikin permainan yuk" ajak Sinyo setelah mereka menghabiskan makanannya "


"boleh....mau main apa" Ardy menyanggupi ajakan Sinyo


"truth or dare"


"Setuju" kali ini Nanda sangat antusias menjawab


"okke kita pakai botol ini ya... saat ujung botol mengarah pada salah satu dari kita maka dia harus memilih truth or dare, kalau ada yang nggak bisa jawab hahaha ....... siap - siap ngemut nih irisan lemon " Sinyo merasa sangat bersemangat


"yuk mulai "


kemudian botol diputar mengikuti arah jarum jam... dan akhirnya ujung botol menunjuk Nanda dan di arah berlawanan ada Ardy yang siap memberi pertanyaan "truth or dare"


"truth"


"siapa diantara cowok di sini yang paling tampan"


semua orang melongo dengan pertanyaan Ardy


"siapa aja yang pasti bukan lo bego" Sinyo menjitak kepala Ardy


"hush.. diem lo... biar bidadari yang memilih orang tertampan disini"


Nanda mengamati semua orang yang sedang mengitari meja memang semuanya memiliki pesonanya sendiri sendiri, tapi yang membuat dirinya merasakan ketertarikan adalah Tomi, entah kenapa tapi selain memiliki wajah tampan Tomi juga memiliki wibawa kebapakan.


"satu, dua, ti... "


"Dia... " Nanda menunjuk ke arah Tomi dengan agak malu malu kucing


"yah... tau aja milih yang Duda yang dah pengalaman" Ardy merasa agak kecewa karena Nanda tak memilihnya


Tomi yang ditunjuk pun merasa bangga sambil tersenyum dan membenahi kerahnya yang sebenarnya Baik baik saja.


"Tania santai nak... papahmu dah dapet calon mami baru" semuanya tertawa mendengar Dimas berbicara, sedangkan Nanda menjadi sangat salah tingkah, dirinya tak memilih Johan karena dia tau Johan mantan Anita, dia tak mau terjadi kesalahpahaman dengan sahabat nya.

__ADS_1


"yuk lanjut"


botol kembali di putar kali ini ujung botol berhenti mengarah ke wajah Johan, dan yang menanyai adalah Tomi


"Truth or dare"


"Truth" Johan menjawab


Tomi memberikan pertanyaan "apa penyesalan terbesarmu"


Johan menatap Anita penyesalan terbesar "pergi memilih pendidikan dan meminta kekasihku menunggu ku"


Anita menatap Johan dan sedikit menggelengkan kepalanya dia ingin Johan tak menyesali semuanya, karena semuanya telah berubah saat ini. Dimas yang mengetahui maksud Johan langsung menggenggam tangan Anita di bawah meja, Dimas menggenggam kuat tangan Anita sampai Anita sedikit merasa kesakitan,


"Ssstt" Anita meringis merasakan genggaman tangan Dimas


"maaf" Dimas buru buru sedikit melonggarkan genggaman tangannya


Johan yang mengamati tingkah keduanya hanya merasa cemburu dengan hubungan keduanya


"okke lanjut lagi" Nanda memecah ketegangan


" berapa jumlah mantan mu"


"menyanyikan lagu dangdut beserta goyangannya"


"push up 20 kali"


"kapan terakhir kali kamu mengompol"


"nyatakan cinta pada gadis yang pertama masuk ke pintu"


"pilih salah satu dari kita untuk kamu cium" saat ini Tomi yang mendapat tantangan dari Dimas


Tomi memperhatikan Anita dan Nanda karena tak mungkin dia memilih laki-laki untuk diciumnya..


akhirnya Tomi maju mendekati Nanda, Nanda yang di dekati Tomi juga merasakan dagdigdug "sial kenapa harus gue sih" batin Nanda grogi

__ADS_1


selangkah demi selangkah Tomi maju,, dan ketika dirinya berada di belakang kursi Nanda dia sedikit menunduk dan berbisik " maaf ya" dan cup tiba-tiba Tomi menoleh dan mencium pipi Nanda


"aaahhh......... " "waoww.... " Ardy dan Sinyo menjerit berlebihan


"tolong kasihanilah kami para jomblo" Sinyo memegang dadanya penuh drama


blush.... wajah Nanda semerah tomat dia tak berani mengangkat wajahnya,


"okke sekarang putaran terakhir, Siap-siap "


botol di putar kembali dan kali ini berhenti menunjuk kearah Anita


"haha yok sekarang giliran Anita, mau pilih Truth or dare"


sebenarnya Anita akan memilih dare tapi dia takut jika disuruh memilih mencium salah satu dari mereka, bibir Anita kan masih tingting


"truth"


"kapan pertama kali kamu berciuman dan dengan siapa" kali ini Tomi membalas Dimas,,, dirinya yakin saat ini Dimas merasa tak nyaman hahaha


sedangkan Johan pun juga merasakan perasaan cemburu, siapakah orang yang pertama kali berciuman dengan Anita, apakah Dimas,,,


Walaupun mereka berdua pernah menjalin hubungan, tapi Johan sangat menghormati Anita, dia tak pernah melewati batas sebelum menikah


Anita menundukkan kepalanya, dia mengingat kapan pertama kali berciuman dengan Yusuf putra Anisa, seingat nya setelah yusuf lahir berarti 6bulan yang lalu


Dimas meremas tangan Anita lagi, dirinya tidak ingin Anita menjawab pertanyaan dari Tomi, Dimas tak siap jika jawaban Anita membuat dirinya merasa cemburu "hish bukan cemburu, tapi merasa dilangkahi, sebagai suaminya aku ingin menjadi orang pertama yang mencium istriku''


" Enam bulan lalu"


"Deg... "Johan merasakan hatinya perih... yah tentu saja orang yang pertama mencium Anita adalah suaminya, setelah mereka menikah Enam bulan lalu


sedangkan Dimas menoleh menatap Anita " bukankah saat pernikahan selesai Aku tak mencium Anita, lalu dengan siapa dia berciuman "


"dengan siapa" Tomi menambah pertanyaannya karena dari awal memang pertanyaan nya seperti itu


"Yusuf" jawab Anita polos

__ADS_1


dia tak tau ada raut kelegaan dari dua orang yang sama-sama sedang menantikan jawabannya


.


__ADS_2