Pengganti Kak Anisa

Pengganti Kak Anisa
9


__ADS_3

" bu.... "


Anita menyusul mertuanya ke walk in closed , karena merasa aneh dengan tingkah mertuanya


sebelum Anita mengucapkan kata-kata mertuanya sudah memeluknya erat


"maafkan ibu Nit.... maafkan ibu.... ibu sudah membawamu masuk kedalam masalah seperti ini. ibu tidak tau ternyata Dimas belum bisa melupakan Anisa, ibu yang salah ibu tidak memikirkan perasaanmu"


Anita yang baru mencerna kalimat yang di ucapkan mertuanya hanya bisa terkejut, akhirnya mertuanya menemukan hubungannya sebenarnya dengan Dimas.


"enggak bu... ibu ndak salah, mungkin memang kami memerlukan waktu adaptasi terlebih dahulu"


"kamu nggak perlu menutupi nya dari ibu Nita, bilang sama ibu,,, Apa kamu bahagia dengan pernikahan mu ini"


Anita hanya tertunduk, cairan bening keluar dari ujung matanya


"buk.... Nita bahagia, Nita bahagia bisa bersama Yusuf,,,, Nita juga bahagia bersama mas Dimas"


"kamu bohong kan, tidak mungkin kamu bahagia bersama anak nakal itu" Ibu mertuanya merasa marah dia harus membicarakan ini semua dengan Dimas, dirinya malu dengan Anita karena dirinyalah Anita terjebak dengan pernikahan sandiwara ini.


keduanya berbicara sebentar Anita meminta mertuanya merahasiakan semuanya. karena dia tak ingin terjadi keributan. biarkan hubungan Dimas dan Anita mengalir seperti biasanya... bila memang mereka berjodoh pasti Dimas akan membuka hatinya suatu saat nanti.


sedangkan di dalam hati Anita, dia masih memiliki orang yang dia tunggu kepulangannya.




Pagi hari Anita sudah bersiap-siap menunggu kedatangan Nanda yang katanya mau menjemputnya.



"Sayang.... bunda mau keluar sebentar ya... kamu di rumah sama oma sama bi Siti"


__ADS_1


"aaaoo.. ooww" seolah mengerti apa yang di ucapkan bundanya Yusuf berceloteh tidak jelas



"buk... Nita nitip Yusuf ya... ASI nya sudah Anita siapkan di kamar Yusuf, kalau kurang nanti ambil yang lemari pendingin. nanti minta bisa siti aja ya bu..."



"iya iya... ibu juga tau kok... ibu tu dah paham Nit... pokoknya serahin Yusuf sama ibu... dijamin aman tamu tenang aja ya"



"makasih bu"



"kamu tu... harusnya ibu yang bilang makasih... kamu dah ngasih semua yang Yusuf butuhkan, kamu tenang aja semoga setelah bertemu dengan sahabat mu , kamu jadi fresh,,,, kan capek tiap hari di rumah terus"



terdengar suara mobil memasuki halaman rumah Anita




"Hati-hati ya.. "



Sebuah mobil memasuki halaman rumah Anita, Anita sudah sangat Antusias menunggu kedatangan sahabatnya itu... perlahan Anita menghampiri mobil putih yang bertuliskan BMW



saat Anita menuruni tangga, pintu depan mobil itu juga terbuka.. sesaat Anita bingung karena Nanda belum bisa menyetir, biasanya dia akan bepergian di antar supir nya.. tapi kali ini sedikit aneh saat Anita memperhatikan seseorang yang turun dari pintu samping kemudi , Anita menjadi diam berhenti di tangga ke tiganya...

__ADS_1



orang itu... dia orang yang Anita tunggu tunggu kabarnya, orang yang selalu dia tunggu kedatangannya orang yang selama ini dirindukannya



"Johan" ucapnya lirih



Lelaki itu turun dari mobil, perlahan mendekati Anita tatapan matanya terkunci menatap wajah kekasih yang sangat dirindukannya. saat mereka berdua berada di jarak kerang dari satu meter Johan tiba-tiba meraih pundak Anita kedalam pelukannya. dia sangat merindukannya, setiap hari Johan akan selalu menunggu saat saat bertemu dengan kekasih tercinta nya ini....



Johan memeluk erat tubuh Anita, seolah dengan memeluknya akan menebus seluruh kerinduannya saat mereka berpisah hampir 2 tahun



Anita tidak membalas pelukan Johan... Anita masih merasa terkejut dengan kedatangan Johan bagaimana bisa Johan tau rumah kak Dimas, dimana Nanda yang berkata akan menjemputnya. tapi kenapa..



Anita kaget dengan sesuatu yang melintas di pikirannya.... jangan jangan Nanda yang memberi tau alamat rumah Dimas. karena Johan hanya tau Alamat rumah almarhum ayah dan ibunya. namun setelah Anisa meninggal, Anita pindah ke rumah Dimas yang saat ini menjadi suaminya.



Anita memang belum menceritakan pernikahannya dengan Nanda dan juga Johan. keduanya hanya mengetahui bahwa Anita sekarang mengurus putra kakaknya Anisa.



"Aku kembali sayang" Johan memeluknya sambil berbisik



tubuh Anita membeku di tidak tau bagaimana cara menjelaskan semuanya pada Johan

__ADS_1



tanpa mereka sadari sebuah mobil memasuki halaman berhenti di belakang mobil putih milik Johan


__ADS_2