Pengganti Kak Anisa

Pengganti Kak Anisa
36


__ADS_3

Dimas kembali ke ruangannya setelah mengantarkan Siska keruangan Robby.


Hari ini tidak begitu sibuk baginya, Dimas meraih HP yang berada di mejanya... men scroll nama di handphone nya..


hingga berhenti di nama Anita


Bisa di bilang sangat jarang bagi Dimas untuk menghubungi istrinya, jika bukan ada hal yang memang mendesak


Namun berbeda dengan malam ini, Sejak mengetahui Anita berada sendiri di rumah bersama Yusuf, Dimas lebih merasa kasian, mungkin jika ibu, dan adiknya jadi pindah Dimas tidak akan merasa khawatir meninggalkan istri dan putranya bekerja di malam hari.


karena memikirkan itu dimas beralih men scroll nama adik nya lalu menelponnya


"Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam Sha"


"tumben malam malam telpon Sasha" suara ketus Sasha menyambut Dimas


" di telpon bilangnya tumben, kalau di diemin bilangnya abangnya cuek" ledek Dimas kepada si adik


"ya emang abang cuek kan.. sampai lupa punya adek se imut aku"


bisa di bayangkan jika saat ini bibir Sasha sudah manyun, Sasha memang sangat dekat dengan kakaknya.. saat di tinggal menikah kakaknya pun Sasha sangat merasa kehilangan karena dia takut Dimas tidak akan menyayanginya lagi

__ADS_1


"iya adekku yang paling imut"


"ish nggak lucu tauk!! "


Sasha sebal jika sudah di goda begini, jika di rumah Sasya selalu saja manja dengan abangnya, apapun permintaannya pasti akan selalu di turuti oleh Dimas


"gimana kamu dah jadi milih kampus belum" tanya Dimas mengalihkan pembicaraan agar adiknya berhenti merajuk


"udah bang.. dan tau nggak kabar bahagianya, aku di Terima pakai jalur prestasi loh" pamer Sasha kepada abangnya


"Waw Alhamdulillah selamat atas pencapaiannya" Dimas memang sudah tidak kaget dengan berita itu karena ibunya yang sudah memberitahunya tadi siang. namun untuk menyenangkan hati Sasha Dimas berpura-pura baru mengetahuinya.


"makasih abang Sasha yang ganteng"


"jadi apa bang..? "


"Jadi Sasha sama ibuk jadi kan pindah ke sini kan? "


"jadi dong bang.. Sasha dah pingin banget bisa pindah kesana, nggak sabar deh rasanya bisa ketemu Yusuf tiap hari"


Mendengar jawaban adiknya Dimas pun juga merasa lega, akhirnya akan ada ibu dan Sasha yang menemani Anita merawat Yusuf di malam hari apalagi di saat dirinya harus bekerja


"kapan kamu pindahnya, abang bakal siapin kamar kamu sesuai kesukaan kamu " hello kitty adalah kesukaan adik tercintanya

__ADS_1


"makasih abangku yang paling baik se-Dunia"


halah... tadi aja sok banget pas tau bakalan di siapin kamar tema hello kitty adiknya langsung luluh baik baikin Dimas


"Sasha bakalan nyiapin semua keperluan Sasha dulu bang , mungkin Dua Minggu lagi dah bakalan pindah ke rumah Abang"


"okke sip, berarti besok abang bakal mulai renovasi kamar kamu " jawab Dimas semangat


"Okke Abang, jangan lupa ya bang semua harus sesuai kesukaan adek, nggak boleh ada yang kurang satu pun okke? "


" iya dek... " jawab Dimas lembut


" Dan satu lagi.... abang jangan lupa ya bilang sama kak Anita kalau aku bakalan tinggal di sana, aku takutnya kak Anita nggak suka kalau aku di sana"


"Anita bakalan suka banget lah kalau Sasya sama Ibuk tinggal di rumah abang" Dinas meyakini itu karena memang ibunya sangat menyayangi Anita, sehingga hubungan mereka sudah bukan seperti mertua dan menantu melainkan ibu dan Anak


"iiihh Abang... tanya dulu gih sama kak Anita.... takutnya kak Anita nggak suka sama aku.. " Sasya memang pernah beberapa kali bertemu Anita namun waktu itu status Anita masih menjadi adik ipar Dinas, sedangkan sekarang Anita sudah berubah status menjadi istri Dimas, Sasya takut jika sikap Anita tidak akan ramah kepada ibu dan dirinya seperti sinetron ikan terbang, dimana menantu membenci mertua dan adik iparnya kan.... jadi serem kalau tiba tiba dirinya di racun atau di usir gitu misalnya... dih.. amat amit... serem


"Iya abang bakal bilang sama Istri abang dulu ya"


"Cie... istri duh cocuit banget dah abang.... " goda Sasya


Setalah beberapa saat mengobrol dengan adiknya Dimas meletakkan ponselnya, di liriknya jam di tangan kirinya menunjukkan pukul 22.00 WIB memikirkan itu kemungkinan Anita belum tidur Dimas berencana menelponnya

__ADS_1


sedangkan di rumah ~~~


__ADS_2