Perfeck Husband

Perfeck Husband
Malam yang hangat


__ADS_3

seiring berjalannya waktu tak terasa hari berganti malam.dimana malam yang paling ditunggu oleh sang pengantin.tapi tidak dengan Mila,ia merasa takut dengan adegan yang akan terjadi nanti malam.ada rasanya Mila tidak ingin datang kekamar mereka berdua dan ingin menghentikan waktu dihari pernikahan mereka.


Tapi apa boleh buat orang tua Mila tidak memberikannya tidur dikamar yang berpisah.Mila sudah berada dikamar berdua dengan Dimas.sebentar lagi waktu shalat Isya akan tiba sementara Mila melepaskan gaun pengantinnya dan membersihkan riasannya agar ia bisa Shalat.


Dimas berbaring dikasur karna menghilangkan capeknya,sementara Mila Sedang membersihkan Make Up nya.Dimas menatapi Istri nya tersebut yang sedang berada didepan cermin.dilihatnya gerak gerik Mila yang sedang membersihkan Wajahnya tersebut.


Tanpa sadar Mila langsung melihat Dimas dipantulan cermin sedang menatapi dirinya.sontak Dimas menahan tawanya karna melihat aksi lucu Mila.


"Mas mandi gih.apa ga gerah seharian pakai baju itu terus.?".ucap Mila mengalihkan pembicaraan.


"Okeyy".Dimas turun dari ranjang dan menuju kamar mandi.


"Mas madinya cepetan waktu Isya nanti lewat".Teriak Mila dari balik pintu.tanpa sadar Dimas langsung membuka pintu kamar mandi membuat Mila kaget.


Mila masuk dan segera mengambil Wudhu.setelah mengambil wudhu Mila kemudian memakai Mukenahnya dan segera Shalat dengan imannya adalah Dimas.setelah beberapa lama Shalat mereka Usai.Mila dan Dimas masih duduk dilantai sambil Dimas membacakan surah surah Al-Quran.Setelah itu Mila mencium punggung tangan Dimas.


Baru kali ini Mila merasakan kehangatan saat Shalat bersama dengan Dimas.setelah melepaskan semua Alat Shalatnya.Mila dan Dimas Duduk diranjang bersama sama.Jantung mila berdetak dengan kencang entah kenapa sebabnya.suasana pun menjadi canggung yang kedengaran hanya Angin yang bertiup diluar sana.

__ADS_1


"Mila...udah siap?".ucap Dimas yang melihat Mila sangat gugup.


"ap..apaa..nyaa?"ucap Mila gelagatan.


"Ini malam pertama kita".ucap Dimas.


"hmm baiklah mari kita lakukan".ucap Mila yang menatap wajah Dimas tidak tega.


Dimas mendekat kearah Mila dan segera membacakan sebuah Doa dan setelah itu.


Mila merangkulkan Tangannya memeluk leher Dimas.dan Mulailah pergulatan panas mereka diatas ranjang.


desahan demi desahan dikeluarkan Mila melalui mulutnya yang membuat Dimas sangat bergairah.Dimas sudah menanamkan benih miliknya kerahim milik Mila.dan mungkin mereka tinggal menunggu hasilnya apakah akan berbuah atau tidak.


mereka melakukan hubungan intim cukup lama.dan kini Mila terbaring lemas diranjang bersama Dimas.mereka tidak memakai pakaian sehelaipun untuk menutupi tubuh mereka masing masing.


"Mila".ucap Dimas yang memeluk erat tubuh Mila.

__ADS_1


"Iyah mas?".ucap Mila.


"Terima kasih atas segalanya.dan kita akan menunggu hasilnya".ucap Dimas sambil mencium cium kepala Mila berulang kali.


"Nunggu hasil apa mas?".ucap Mila dengan Polosnya bertanya kepada Dimas.


"Aku sudah menanamnya dirahimmu".ucap Dimas membuat Wajah mila memerah karna Malu.


Mila tidak tau bahwa ternyata Dimas sudah menanam benihnya dirahim Mila.Mila terpikir omongan Hana yang mengatakan mendapat momongan dengan cepat.mungkin mila juga sangat ingin seorang bayi yang kecil berada dipankuannya.


"Ayo kita tidur dulu.baru kita lanjutkan besok".ucap Dimas membuat mila membolangkan matanya.


"Hahaha bercanda Sayang".ucap Dimas langsung mencium lembut bibir Mila dan mila ikut membalas ciuman lembut Dimas tersebut.


malam yang hangat bagi mereka berdua.sepasang kekasih yang sudah halal sedang melalukan percintaan yang memabukkan diatas ranjang.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2