Perfeck Husband

Perfeck Husband
Taman


__ADS_3

beberapa hari kemudian.....


Azra dan Randy memang belum bercerai tetapi dalam beberapa minggu nanti surat perceraiakan akan datang kerumah mereka masing masing.Cherry juga sudah semakin dekat dengan Randy,tetapi Randy masih tetap tak terbiasa dengan adanya Cherry disisinya.ia selalu merindukan sosok Azra,walaupun Azra suka tidak perduli,marah,jahat,dingin,tetapi sikap itu yang membuat Randy merindukannya.


Hari ini Azra memutuskan untuk joging ditaman pusat kota,karena harinya cerah makanya Azra ingin joging sendirian karena Aurel masih menghadapi kelas tambahan,tetapi tidak dengan Azam.ia ingin menjaga Azra kerena ia tidak akan membuat Azra tersakiti lagi.jadi ia ingin membuat hari hari Azra bahagia bersama keluarganya.


"Azammmm...lama banget euyy...kaya cewe aja berdandan lama banget lo".teriak Azra yang sudah menunggu Azam sampai lumutan.


Azam pun turun,ia menggunakan hoodie abu abu dari Distro Echan beberapa waktu yang lalu."Udah ayo".ucap Azam memasang Aerphone miliknya yang juga berwarna hitam.


mereka pun lanjut langsung pergi sebelum hari menjadi malam.Azra juga memakai Aerphone nya yang berwarna merah sehingga saat berlari mereka bisa merasa santai dengan mendengarkan lagu lagu dari ponsel mereka.


Posisi Randy dan Cherry.


"Ran,kita ketaman yuk.sambil jalan santai",ucap Cherry.


"Hemm".ucap Randy.


"Yess!!! ayo".ucap Cherry senang dan langsung menarik tangan Randy menuju mobil.


mereka berdua pun pergi menuju taman tempat Azra dan Azam joging.

__ADS_1


skip sesampai di taman.


"Randy ayo...kita main perosotan".ucap Cherry seperti anak kecil yang senang saat berada ditaman.


"Cherry kita bukan anak kecil lagi".ucap Randy yang malas tetapi ia hanya bisa pasra.


"Ayolah Ran,nikmati masa muda kita yang kaya dulu".ucap Cherry,mereka pun main perosotan bersama sama.


sementara posisi Azra dan Azam.


"Huuh..huh..cape juga dari rumah menuju taman".ucap Azra yang sudah kecapean.


"Yahh...kita sudah ditaman sekarang.ayo kita beli minum dulu".ucap Azam.


"Yaudah,lo tunggu disini".ucap Azam.dan pergi mencari warung disekitar taman.


"Ramai banget tamannya.kalau ngajak Raisa pasti dia sangat senang.hem...gue mau main perosotan ahh".ucap.Azra ia pun bangkit menuju perosotan disamping Randy dan Cherry.


"Randyy!! jangan didorong.uwaaa..".teriak Cherry,Karena Randy mendorongnya dari atas.


"Ahahhaha".Gelak yang pertama kali Randy bersama Cherry.

__ADS_1


Azra yang ingin menaiki perosotan menjadi terhenti karena ia melihat Randy bersama Cherry bermain perosotan dengan sangat bahagianya.


Degg..Degg..Jantung Azra kembali berdetak kencang melihat kedekatan Cherry bersama Randy.ingin rasanya ia menangis tetapi ia tidak mampu.Azra hanya melihat Randy dan Cherry sambil menahan sesak didadanya.


Tiba tiba sorotan mata Randy terarahkan kepada wanita yang terus menatap mereka berdua sedari tadi."Azra...".lirih Randy yang melihat Azra dari jauh.


Jangan menangis,aku tak sanggup melihat mu menahan luka ini.tapi kau yang ingin aku bersama Cherry bukan?.


Azra menyadari bahwa Randy melihatnya.dengan cepat Azra langsung memakai penutup kepala pada hoodie nya supaya Randy tidak mengenalinya.


"Woiii!,lo disini rupanya.Nih minum".ucap Azam dan memberi Azra sebotol minuman dingin penyejuk badan.


"Ohh..iya..".ucap Azra menerima lalu membukanya dan langsung meminumnya.


"Udah sore,kita jalan jalan sebentar dulu disini baru pulang gimana?".tanya Azam.


"Hemm..baiklah".ucap Azra yang masih menatap kearah Randy.


"Ayoo".ucap Azam.karena ia merasa wajah Azra sudah berubah menjadi sedih,ia langsung merangul bahu Azra kedekatnya.sesaat Azra pun kehilangan rasa sakit didadanya dan ia merangkul pinggang Azam,karena tubuhnya tidak sampai merangkul bahu Azam juga.


"Bahagialah azra".gumam Randy.

__ADS_1


"Randy Ayoo dong".ucap cherry dan mereka berduapun bermain lagi,sedangkan Azam dan Azra berjalan santai sebelum pulang kerumah.


__ADS_2