Perfeck Husband

Perfeck Husband
Hadiah karna lo udah kalah


__ADS_3

masih lanjut ceritanya...


"Nah Za,sekarang lo udah kalah,Gue minta hadiahnya".ucap Randy menyeringai.


"Ntar gue suruh Han mengirim mobilnya kesini".ucap Azra santai


"Tapi gue bukan mau itu".


"Lah,itukan perjanjiannya".


"Itukan untuk lo doang,permintaan gue lain dong".


"Terus lo mau apa?".


"Hehehe,Nihh".ucap Randy menunjuk pipinya sebelah kanan.maksudnya untuk agar Azra mencium Randy sebagai hadiahnya.


"Idihh,,Ogah gue mending gue cium kodok dari pada lu".ucap Azra menaikkan bibir atasnya.


"Beneran?,gue tangkap sekarang dan lo harus cium didepan gue!".ucap Randy.


"Emm...Ga ada yang lain apa selain gue mencium lo".ucap Azra.


"Hahaha,,semalam aja lo berani mencium gue masa sekarang ga".Gelak Randy melihat ekspresi wajah Azra.


"Apaan...mana ada gue cium lo,yang ada lo ngigo terus senyum senyum sendiri".ucap Azra mengelak.


"Ohh,,jadi lo ga mau cium gue yahh".ucap Randy kemudian mendekati Azra.


"Ran,jangan macam macam yah!".ucap Azra yang juga ikut mundur sampai badannya terbentur kedinding dan ia terpojok.

__ADS_1


"Tidak usah takut,ini hanya sebentar".ucap Randy.Azrapun menutup matanya takut terjadi sesuatu."Nah,kan udah beres".ucap Randy melap diujung bibir Azra ada selai dari mentega bolunya itu.


Deg...deg..deg...


"Lo..lo ngapain".ucap Azra terbata setelah ia membuka matanya.


"Nih,makanya makan itu jangan kaya anak kecil belepotan".


"Hilihh,,apa salahnya".


"Za,Hadiah gue dong".ucap Randy kembali menunjuk pipinya.


Dihh,Ni anak mau nya dicium mulu,jadi nyesel gue ciumnya semalam.


"Tapi lo harus nutup mata!!".ucap Azra.


Dann..Plak!! Azra malah menampar wajah Randy tetapi tidak terlalu keras,Kemudian ia berlari sambil tertawa ngakak dan meninggalkan Randy yang masih memegang pipinya.


"Lwee...Makan tuh ciumm".ucap Azra dari kejauhan sambil menjulurkan lidahnya mengejek Randy.


"Huhh,untung sayang Ran,kalau ga udah gue cincang tuh dia".gurutu Randy.kemudian ia langsung mengejar Azra.


terjadilah kejar kejaran antara tikus dan kucing:v.Sampailah pada saat Randy berhasil menangkap Azra yang masih tertawa ngakak.


"Sekarang lo ga akan bisa tertawa lagi".ucap Randy yang mengunci pergelangan tangan Azra kebelakang.


"Hahaha,,Ran gue hanya bercanda...lepasinn gue...".ucap Azra yang masih bisa tertawa.


"Ga akan!!sampai lo beneran mencium gue".ucap Randy yang menatap Azra dari dekat.

__ADS_1


posisinya kedua tangan Randy mengunci tangan Azra kebelakang,sedangkan dirinya lagi berhadapan dengan Azra dan jarak diantara mereka sangat dekat.


Degg..deg..deg..


Nih jantung kaga bisa diajak kompromi apa,setiap dekat sama nya lo sekurang kencang berdetak!.


Azra hanya Pasrah dan ia kemudian mencium pipi Randy sebelah kanan,dan tiba tiba pipi Azra berubah menjadi merah padam saat melakukan aksinya tersebut.


"Puas loo".ucap Azra memalingkan wajahnya agar tidak dilihat oleh Randy.


"Hahaha,,lo malu Za...wajah lo merah banget".ucap Randy yang tergelak melihat wajah Azra.


"Apaan sihh...lepasinn..Ran".ucap azra yang malu dan msih memalingkan wajahnya.


Mehhh,,gue kerjain ahh**..


Randy kemudian mencium pipi Azra berulang kali dan membuat Azra semakin malu dan wajahnya sudah merah padam.


Gila!!.Dia cium gue berulang kalii...omegatt!!hilang deh kesucian pipi gue.


"Hahaha...gemesss bangett".ucap Randy tergelak gelak melihat wajah Azra.


Azra pun langsung menatap wajah Randy dan mereka berduapun saling bertatapan dalam waktu yang cukup lama.sampai sampai detak jantung keduanya terdengar sangking kencangnya.


"Ran,lepasin gue...".ucap Azra membuat mata imutnya..


Glekk..Karena tidak tahan melihat wajah imut Azra,akhirnya Randy melepaskan tangan Azra.


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2