
Kampus berakhir.
Aurel sudah dari tadi pulang karena sangking kesalnya ia tidak tau mau berbuat apa lagi jadi Aurel memutuskan untuk pulang kerumah dan meninggalkan Azam yang tengah belajar.
"Gila tuh Aurel main ninggalin orang aja,Dia ajak kek.gue kan mana ngerti sama pelajaran kali ini".Gerutu Azam
sangking kesalnya ia tidak tau bahwa ada seseorang yang berjalan berlainan arah dengannya membuatnya tidak sengaja menambrak orang tersebut.
"Auh..Ahh..maaf".ucap Azam ia membantu orang tersebut untuk membereskan buku bukunya yang terjatuh.
"Ahh...tidak apa apa..ini juga bukan salahmu..".ucap orang tersebut.
*Degg..degg.degg..
tanpa aba aba jantung Azam berdetak sangat kencang mendengar suara lembut dari orang tersebut yang terdengar mirip seperti wanita.
Akhirnya Azam mencoba bangkit dan melihat siapa wajah pemilik suara lembut ini.
Namun sayang wanita tersebut sudah pergi dan tidak menampakkan dirinya lagi.
"Adem banget hati gue dengarnya.emm..cari tau siapa dia ahh".ucap Azam langsung pergi sambil senyum senyum mencurigakan:v.
*********
Prov Azra.
__ADS_1
Azra sedang Asyik menonton Tv yang berada di ruang istirahat kantor tersebut.
*Berita hari ini.
Presdir dari Perusahaan R.A Company sudah tiba pada Pagi hari tadi.Wajah asli dari Presdir tersebut masih belum diketahui sampai sekarang.Adapun maksud dari kedatangan Presdir dari perusahaan R.A untuk mengajukan pernikahan politik.Sampai disini nerita hari ini.Selamat Siang!.
Tiba tiba Ada berita tentang Perusahaan R.A Grup yang juga terkenal sangat kaya sama seperti Perusahaan Azra.posisi mereka sama sama yang kesatu se-asia.Tetapi sampai sekarang tidak ada yang tau siapa orang dibalik Perusahaan itu.
*Han.kirimkan data mengenai perusahaan R.A kepada ku secepat mungkin!.Mengetik pesan kepada Han.
20 menit kemudian.Han datang dengan membawa beberapa kertas mengenai perusahaan R.A.Azra membacanya terkesima karena Presdir R.A juga mati matian membawa perusahaan mereka menjadi yang pertama sama dengan posisi Perusahaan Azra.
"Emm...pernikahan politik...Apa keuntungannya jika melakukan pernikahan tersebut?".
"Pernikahan politik Adalah pernikahan yang harus dilaksanakan oleh beberapa perusahaan.tujuannya untuk mendapatkan keuntungan bagi kedua belah pihak.Perusahaan mereka akan bekerja sama sampai batas waktu tertentu".Jelas Han dengan seksama.
"Apa Nona juga mau pernikahan politik?".tanya Han.
"Buat apa,itu sama saja dengan pernikahan kontrak.Pernikahan harus didasari oleh cinta bukan karena kedua perusahaan saling bekerja sama dan mendapatkan keuntungan mereka masing masing.Jika aku jadi dia aku tidak akan mau.misalnya sampai batas waktu 2 tahun,kalau aku sudah hamil pas masa kontraknya sudah tidak berlaku lagi,maka kami akan bercerai dan aku akan menjadi Janda anak 1,begitu?".Emosi yang datang tiba tiba.
Pufftt...tiba tiba Han tertawa melihat Ekspresi Azra saat mengatakan semua itu.Sangat imut dan menggemaskan.
"Tapi nona,Pernikahan tersebut tidak akan membuat nona hamil.Karna kedua belah pihak tidak akan melakukan hal hal yang akan membuat dirinya tidak akan suci lagi.Jadi jika masa kontraknya berakhir maka kedua belah pihak tidak akan menyandang status Duda ataupun Janda".Jelas Han.
"Sama sama seperti mempermainkan pernikahan.Tunggu!,kalau 1 diantara mereka sudah memiliki perasaan cinta kepada pihak yang satu bagaimana?,Akan kah mereka akan tetap berpisah atau bagaimana?".tnyanya sekalilagi.
__ADS_1
"harus berpisah.Tapi jika kedua belah pihak sama sama mempunyai perasaan maka bisa saja mereka akan berpisah dan melakukan Pernikahan yang Resmi".Jelas Han.
"Woww sangat keren.Han sekarang berapa umurmu?".
"22".Langsung jawab.
"kenapa tidak menikah saja?".
"em..maaf nona sebenarnya saya sudah menikah".
"What!! kenapa tidak memperkenalkan istrimu kepada ku?".
"Dia sedang mengandung 5 bulan.Saya takut terjadi apa apa kalau saya membawanya".
"Ohh...kau suami yang bertanggung jawab.Ehh...apa kau benar benar mencintainya?".tiba tiba menanyakan hal yang aneh sambil menyipitkan matanya mencari kebenaran dimata Han.
"Ehem..emm...jika saya tidak cinta maka saya tidak akan membuatnya hamil".Menjawab dengan suara mengecil dan tiba tiba malu mengatakan itu kepada Azra.
"Wuu..lelaki sejati rupanya.Hahaha tidak usah malu mengatakannya.Sekarang kau pulanglah lebih awal dan temani istrimu.Urusan disini biar aku yang mengerjakannya".
"Ahh..Maaf merepotkan nona".ucap Han.
"Tidak apa apa.pergilah jangan sampai kau membuat istrimu menunggu kau terlalu lama kerja".ucap Azra.
"Terima kasih nona".ucap Han menunduk dan berlalu meninggalkan Azra diruangan nya.
__ADS_1
Bersambung....