
skip.mereka sampai dirumah
Azam dan Dila langsung masuk kerumah.ia melihat Bundanya yang tengah menyiapkan makan siang untuk anak dan suaminya tersebut.kebetulan sekali Papanya cepat pulang dari kantor.
"Bundaa...anak tercinta mu pulangg..".ucap Azam yang berteriak sambil menuju rumah.
"Belum lagi masuk kerumah,udah teriak teriak saja".ucap Mila yang menggelengkan kepalanya melihat kelakuan Azam.
"Ehh ada Papa kebetulan nih.kita ada hadiah untuk Bunda dan Papa".ucap Dila dengan bersemangat.
"Hadiah? hahaha...kalian mau ngasih Bunda sama Papa hadiah?..haha".ucap Mila sambil tertawa terbahak bahak meremehkan anaknya tersebut.
"Iss..Bunda bikin orang malu aja".ucap Azam yang kesal melihat tingkah laku bunda nya tersebut.
"Hadiah apa??".ucap Papa.dan Azam dengan Dila langsung menyuruh mereka berdua untuk masuk.
"Haloo😊?".ucap Azra dengan senyum cerianya.mendengar suara yang begitu akrab Mila langsung melihat siapa yang datang begitu juga dengan Dimas.mereka kemudian mendekat kearah Azra dan tiba tiba saja Mila langsung menangis melihat kedatangan putri tercintanya itu.
"Azraa..itu..kamu..kan..sayang?".ucap Mila sambil memegang kedua pipi Azra karena ia mengira ini mimpi.tapi kerena mereka ini tidak mimpi ia langsung memeluk putri kesayangannya tersebut."Azraa..maafin Bunda sayang😢".rintih Mila dan Azra langsung memeluk erat Bundanya tersebut.
__ADS_1
"Bunda ga salah..Bunda ga salah.jadi jangan nangis lagi.Papa juga ga boleh cengeng kayak Azam😢".Ucap Azra sambil menahan tangisnya supaya tidak keluar.
"Papa ga cengeng,yang ada itu Azra yang cengeng".ucap Dimas langsung memeluk Azra.dan air mata azra tidak tertahan lagi ia kemudian nangia dipelukan papanya tersebut
"Ahhh..Azra rindu dengan kalian semuaa😢".tangis Azra pecah dipelukan papanya.
dan Aurel tiba tiba langsung masuk."Ehh.ah maaf..maaf".ucap Aurel yang datang salah waktu.
"Ehh dia siapa sayang?".tanya Mila.
"Bun,dia Aurel teman kecil Azra.dia ga punya siapa siapa lagi selain Azra dan kakek.jadi boleh ya Bun,Aurel menjadi anggota keluarga kita?".ucap Azra.dan kemudian Mila mendekat dan memeluk Aurel.
"Aurel akhirnya merasakan pelukan dari seorang ibu".isak Aurel sambil memeluk Erat Mila.
"Udah lah Dramanya.Badan Azra sama Aurel pasti sakiit".Ucap Azam.Dan Mila langsung melepaskan pelukannya dan melihat kondisi mereka berdua.
"Kenapa kalian seperti ini?".Ucap Mila khawatir.
"Tadi ada orang malak Dila Bun.dan tau taunya kak Azra dan kak Aurel datang dan menghajar tukang palak itu".ucap Dila yang bangga kepada kakak kakaknya tersebut.
__ADS_1
"Emang Azam kemana?".tanya Mila dingin.
"Ehmm..umm..Azam pergi beli makanan untuk Dila".ucap Azam sambil ketakutan.
"Yasudah ayo kita makan dulu dan setelah itu Bunda akan mengompres luka mu".ucap Mila.
"Ehh.kami baru saja makan Bun".ucap Azra.
"Kalau gitu kalian Mandilah,setelah itu kita ngumpul bersama".ucap Mila sambil tersenyum kepada azra dan aurel.
bunda tersenyum juga.
"Ohh kakek mu?".ucap Mila yang teringat dengan sosok ayah nya tersebut.
"Kakek bilang.Dia akan pulang setelah mengurus semua surat pindah kami".ucap Aurel.dan setelah itu mereka berdua pergi keatas dan segera mandi menenangkan diri mereka masing masing.
"Akhirnya keluarga kita lengkap juga".ucap Dimas sambil merangkul tubuh mila.
"senangnya bertambah 1 anggota lagi".ucap nya.kemudian mereka makan bersama dengan Ayla.
__ADS_1
bersambung...