
Mila dan Dimas sudah pulang dari pantai tersebut.Sekarang mila dan dimas sudah berada di hotel.Mila sedang berbaring dikasur sambil memainkan ponselnya sedangkan dimas tengah mandi.
drett...drett...drett..suara bunyi ponsel Mila berbunyi, mila mengangkat ponsel tersebut yang ternyata Vidio Call dari Rosie.
"Assalamualaikum kakak ipar".ucap Rosie.
"Waalaikumsalam.ada apa Ros?".ucap Mila.
"Rosie rindu banget sama kakak dan kak Dimas".ucap Rosie dan mila tertawa kecil.
"hahaha baru 2 hari ditinggal Ros,oh iya mama sama papa dimana?".ucap Mila yang tidak melihat keberadaan mertuanya tersebut.
"Mama sama papa lagi ada urusan jadi tinggal deh Rosie sama Oma".ucap Rosie dan mengarahkan kamera ponselnya kebelakang dan menunjukkan Oma Vina yang tengah menonton tv dengan serius.
"Ihh Oma nontonnya serius banget".ucap Mila.
"Hahaha ternyata cucu Oma yang telpon kirain siapa tadi.kalian apa kabar disana?".ucap Oma vina.
"Kita alhamdulillah baik Ma".ucap Mila dengan senyum manisnya.
"Dimasnya mana,kok ga ada?".ucap Oma vina mencari keberadaan Dimas.
"Ada yang lagi nyariin Dimas nih".ucap Dimas yang langsung muncul disamping Mila.
__ADS_1
"Hahaha Kamu ini kebiasaan langsung muncul setelah dicari".ucap Oma Vina tertawa.
"Rosie mama sama papa mana?".tanya Dimas
"Lagi ada urusan Kak.kak udah dulu yah batre hp Rosie mau Lowbat".ucap Rosie dan Dimas menganggukkan kepalanya dan mengakhiri Vidio Call-an mereka.
sekarang Dimas tengah berbaring dikasur dan kepalanya menimpa paha Mila."Mil,ga jadi kita ke pasar malamnya?".ucap Dimas.
"Mila udah cape mas.sekarang Mila mau tidur dulu".ucap Mila dan ia melepaskan kepala Dimas dan meletakkannya kebantal dan segera dia berbaring disamping Dimas sambil memeluknya.
"Mila kita buat yuk?".ucap Dimas sambil mengelus elus kepala Mila.
"Nanti masnya mainnya keras banget".ucap Mila.
"hmm..yaudah okee".ucap Mila dan Dimas segera mencium lembut bibir mila.dan mereka melakukan yang kedua kalinya.
rasa capek Mila tadi sudah hilang dengan pergulatan panas yang dilakukan mereka diatas ranjang.memang benar Dimas melakukannya dengan pelan dan hati hati.kini malam berasa milik mereka berdua.
setelah itu Mila dan Dimas tertidur pulas diatas ranjang mereka dan saling berpelukan.
______________________________________________
Pagi harinya..
__ADS_1
Seperti kata Dimas mereka tidak akan pergi kemana mana dan menetap dihotel.Dimas kini sedang mengerjakan sesuatu dilaptopnya mungkin tentang pekerjaannya,sedangkan Mila pergi membeli sarapan direstoran hotel tersebut.
Dreett..drett..suara bunyi ponsel Dimas bergetar.dan dimas langsung mengangkatnya dan ternyata itu adalah telepon dari Ketuanya.
"Ada apa ketua?".ucap Dimas.
"Jadwal penerbangkan kali ini dipercepat besok bersiap siaplah kalian berangkat ke Eropa".ucap Ketua tersebut dan langsung mengakhirinya.
tak berapa lama kemudian Mila datang dengan membawa 2 bingkisan untuk mereka dan meletakkannya di meja.
"Kenapa Mas?".ucap Mila yang melihat Dimas sedang melamun.
"Mil,pemberangkatakn kita dipercepat.besok kita berangkat ke Eropa".ucap Dimas.
"Yahh cuma 4 hari dong kita disini.tapi gapapa lah yang penting aku ke Eropa bareng suami pilot ku".ucap Mila membuat Dimas tersenyum dan mendekati Mila.
"Beli apa Mil?".ucap Dimas dan membuka bingkisan tersebut.
"Nasi goreng sama bakso".ucap Mila mengambil satu bingkisan untuknya dan satu lagi untuk Dimas.
"Sarapannya kok kamu makan yang pedes pedes Mil?" ucap Dimas.
"Gatau Mas.tiba tiba aja Mila selera sama yang pedes pedes jadi aku milih bakso deh".ucap Mila dan langsung ia memakan bakso miliknya dengan lahap.
__ADS_1
bersambung...