
1 minggu kemudian.
Azra menepati janjinya akan datang ke Panti Asuhan dengan membawakan beberapa hadiah untuk anak anak yang berada disana terutama Raisa yang sudah dianggap Azra sebagai anak angkatnya padahal usianya masih dini untuk merawat anak angkat seorang diri.
Sebelum itu Azra kerumah utama untuk mengajak Aurel bersamanya.
"Yuhuyy..Anak tersayang datang!!".Teriak dari luar.
"Astaga ni anak kaga ada berubahnya".Geleng geleng kepala melihat sikap Azra yang tidak lernah berubah.
Masuk kerumah utama*.
"Za,mau ngapain ke panti?".Tanya Mila yang mendengar dari Aurel bahwa mereka akan kepanti.
"Jemput Anak Azra".Ucap Azra.
Uhuk..uhuk..uhuk..Semua orang mendengar tersedak dan sebagian terbatuk batuk.
"Ahh..Gini Bun..Bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla..dan blaa..".menjelaskan semuanya.
"Ahh Bunda punya cucu baru...namanya Raisa pasti imutt dehh".senang mendengar karena Azra memiliki anak angkat.
"Emng lo mirip banget sama mamanya?".Tanya Azam.
"Gatau sih.Kata Kepala Pantu Nur,Iya".Jawab Azra.
"Yasudah cepet bawa dia kesini Bunda ga sabar pengen liat wajah imut diaa".ucap Mila.
"Kak..ikut".ucap Dila dan menyusul Aurel bersama Azra.
Mereka sekarang ke Mall untuk membeli beberapa hadiah dan pakaian untuk anak anak tersebut.Setelah itu mereka bertiga langsung Gaskeun menuju Panti.
DiPanti Asuhan Nur
"Ehh...keluarga Tjama datang kesini".
"Iya...pasti buat ngasi hadiah sama anak anak".
"Mereka sangat baik dan sopan".
Bisik bisik.
__ADS_1
"Ahh..selamat datang Kembali Nona Azra dan nona nona semua".ucap kepala pantu Nur langsung menghampiri mereka bertiga.
"Ahh iya Kepala Panti Nur senang juga bertemu dengan mu,Kepala Nur saya ingin membawa Raisa dari sini apa boleh?".Langsung to the point.
"Sangat boleh Nona.Hari hari ini Raisa sudah banyak bicara dan tertawa kepada teman temannya semua ini berkat Nona Azra".Ucap Kepala Panti Nur.
"Mana anak lu Za?".tidak sabar untuk bertemu dengan Raisa.
"Mama!!...Mamaa...Raisa kanget banget".Langsung berlari dan memeluk Azra dengan erat.Azra pun ikut membalas pelukan Raisa dan mengelus kepalanya dengan lembut.
"Mama juga kanget banget sama Raisa".Ucap Azra.."Raisa pulang sama mama yah".
"Iya.iya..Raisa mau pulang sama mama!".Langsung cepat menganggukka
kepalanya.
"Uwaww...Kyudd nyaa".serentak Dila dan Aurel saat melihat Raisa yang memeluk Azra dengan erat.
Ehm..?Raisa terlihat binggung karena ia tidak menyadari ada kedatangan orang baru yang berada dibelakang Azra.
"Ehh..Raisa kenalkan ini Bunda Aurel dan ini Bunda Dila.Ayo salim sayang".Pitah Azra.
Raisa pun menganggukkan kepalanya dan Aurel segera menggendong Raisa kepelukannya dan menciumi Raisa dengan gemas.
"Eyy!!Anak gue mau lo apakan?".
"Hahaha..terlalu imut sihh".ucap Aurel.
"Bunda Aurel jahat!".ucap Raisa dengan ekspresi menggemaskan.
"Sini sama Bunda Dila.Bunda Dila ga jahat kok".ucap Dila dan langsung merebut Raisa dari pelukan Aurel.
"Emm..Oh iya Hadiahnya ada dibagasi mobil.Rel suruh sopir mengeluarkan semua hadiahnya".Pintah Azra.
Semua hadiah pun dikeluarkan Tampak ekspresi senang terpancar diwajah semua anak anak tersebut.Mereka mendapatkan Mainan baru,Baju baju baru,sepatu baru,dan beberapa perlengkapan belajar untuk mereka semua.
"Makasih Kakak Azraa!!".Ucap semua anak anak tersebut.Azra hanya tersenyum manis sambil menganggukkan kepalanya.
"Baiklah kepala Panti Nur,saya mau pamit dulu".ucap Azra.
"Hati hati dijalan Non.Dan Raisa jangan selalu merepotka mama sama bundanya yah".Ucap kepala panti nur.
__ADS_1
Raisa pun menganggukkan kepalanya dan memeluk kepala Nur.setelah itu mereka berlalu meninggalkan panti asuhan.
setelah sampai di Rumah Utama*.
Mila,Dimas dan Azam sudah menunggu di luar rumah untuk menyambut kedatangan cucu baru mereka.Betapa senangnya Mila saat melihat kaki kaki kecil berlari lari menggenggam tangan Azra dengan erat.
"Raisaa!! Sinii sama Omaa!!".Teriak Mila.
Raisa melihat Azra mencari jawaban dan Azra pun menganggukkan kepalanya.dengan segera Raisa langsung berlari menghampiri Mila dan memeluknya.
"Ini Oma Raisa??.Kok tampak kaya Bunda masih muda ngga tua".ucap Raisa dengan Polos.
"Hahaha..Manggil Bunda Raisa juga boleh asalkan Raisa mau tinggal sama Mama Bunda dan semua disini".ucap Mila
"Iya mau.Ini Pasti Kakek tapi Raisa panggil Papa juga deh".Ucap Raisa menunjuk Dimas dan menyalim tangan Dimas.
"Raisa imut banget persis kaya mama mu".Ucap Dimas mencium pipi Raisa.
"Iyalah..Mama Raisa siapa dulu dong".ucap Raisa sombong.Dan semua orang tertawa melihat sikap Raisa yang memacungkan bibirnya kedepan."Wuuhh...Mama Raisa laki laki?".melihat Azam disamping Dimas.
"Ahahaa...ini Papa Azam.Dia kembaran Mama kamu".ucap Mila.
"Papa Azam..Gendong Raisa dong".ucap Raisa mengangkat tangannya keatas supaya Azam menggendongnya.
"Baiklah..Sinii".langsung menggendong Raisa.
Raisapun mencium pipi Azam membuat semua orang melongo.
"Papa Azam ganteng banget dahh".ucap Raisa.
"Nakal yah Raisa.Mamanya sendiri ga pernah dicium".ucap Azra.
"Nanti Raisa cium Mama yang banyak".ucap Raisa yang masih berada digendongan Azam.
"Ahahaha...Ayo kita masuk dulu.Pasti Raisa sudah lapar kan?".ucap Mila.
merekapun masuk ke Rumah utama.sekarang rumah mereka tampak sangat ramai karena kehadian Cucu baru Mila dan Dimas.suara langkah kaki kecil dan tertawa yang menggemaskan terdengar sampai ke lantai atas.
mereka sangat senang dengan kehadiran Raisa walaupun tidak cucu kandung mereka.Sama seperti Aurel Mila dan Dimas sudah menganggapnya seperti anak kandung sendiri.
Bersambung..
__ADS_1