Perfeck Husband

Perfeck Husband
Dasar Rakus!!


__ADS_3

hari weekend tiba.Azra dan Randy hanya berdiam diri dirumah tanpa melakukan apa apa.Azra sedang asyik menonton televisi sedangkan Randy sibuk menatapi keasyikan Azra.


"Emm...Za,gue kok bisa dirumah?".tanya Randy.


"Mana gue tau,mungkin sekretaris lu yang ngantar".ucap Azra yang masih asyik dengan sinetron kartun yang ia tonton.


"Tapi perasaan gue ngga,dan semalam lo cium gue kan".ucap Randy langsung tanpa memikirkan apa yang ia katakan.


Bluss!."Apaan,lo ngigo semalam manggil nama siapa tuh..??em..Cherry! Nah".ucap Azra.


Astaga!!beneran gue nyebut namanya?.


"Seriusan lo,mana mungkin gue nyebut nama orang yang ga kenal gue..".ucap Randy.


Azra menatap sinis Randy."Beneran ga kenal?".ucap Azra mencari kepastian karna sebenarnya ia tahu siapa itu Cherry.


jangan jangan dia sudah tau??.


"Kenapa?lo cemburu yahh".ucap Randy mencoba untuk melarikan pembicaraan.


"Yakali gue cemburu sama lo".


"Emm...za,dari pada lo nonton pilim yang ga jelas mending kita buat kue atau brownis gitu?".ucap Randy bersemangat.


"emang lo tau".


"Gue taunya buat bolu sama kue".

__ADS_1


"Yaudah ayo,Emm..gimana kalau taruhan masakan siapa ga enak harus beli mobil sport keluaran terbaru".ucap Azra menyeringi.


"Hehehe lo meragukan kemampuan gue ternyata,Ayo".ucap Randy dan ia langsung menuju dapur disusul oleh Azra.


"Emm..bibi bibi sekarang bibi semua pulanglah,biar kami yang mengurus semuanya".ucap Azra.


"Gapapa ini Non?".tanya bibi itu.


"Iyah gapapa bi".timpah Randy dan semua para maid pun pulang lebih awal.


Randy sudah mulai menyiapkan bahan bahannya.ia akan memasak bolu redvelvet karena cuma itu yang ia tahu memasak bolu.


Azra juga sudah mengambil semua bahan bahan yang ada dikulkas,Azra mengambil coklat yang sudah cair dan beberapa pelengkapnya lagi.rencananya Azra akan memasak Brownis coklat lumer.Azra memang pandai memasak aneka masakan walau ia mempelajarinya lewat om gugel.


"Jangan terlalu serius,nanti bakalan gue juga yang menang".ucap Azra.


"Selo bae lah".


masakan Randy dan Azra sudah selesai.dan mereka berdua meletakkannya diteras atas sambil melihat pemandangan dan menghirup udara segar.


"Mana punya lo?".ucap Azra



"Nih punya gue?cantik kan".ucap Randy


"Dih,tampilannya aja yang cantik,nih liat punya gue".

__ADS_1



"Sekarang lo coba punya gue dan gue coba punya lo".ucap Randy.


"Ayo".ucap Azra dan ia mengambil potongan tersebut dan memakannya.


Jirr enak banget,udah itu lembut,manisnya pas,asem asem manis..selera gue banget mjirr.kaga bisa berkata kata.


Randy Melihat Azra makan dengan penuh nikmat dan perasaan."Enak banget kan,apa gue bilang".ucap Randy senyum bangga kemudian ia mencoba milik Azra.


"Njirr coklatnya lumer,.Yumm...manis banget jir,bisa bisa diabetes gue makannya".ucap Randy yang memakan brownies milik Azra.


rasanya memang enak,lembut tetapi Azra menambahkan coklatnya sangat banyak dan juga ia memasukkan gula cukup banyak.


"masa sih,mana sini gue coba".mencicipi makanannya sendiri."Hehehe ia,tapi enak juga kan".


"Lo sih masukin gulanya 1 karung apa ga kemanisan.Coba sini gue coba punya gue".ucap Randy yang hendak mengambil potongan bolunya tetapi dengan cepat Azra langsung menghadangnya dengan garpunya.


"Ga boleh..ini semua punya gue".ucap Azra dengan egois tidak mau berbagi dengan Randy padahal bukan ia yang memasaknya.


"Dikit doang Za".ucap Randy.


"Mau sisanya pun gue gakan ngasih".ucap Azra.


"Emang lo sanggup ngabisin semua bolunya?".ucap Randy.


"sangguplah orang perut gue masih longgar".ucap Azra dan melanjutkan memakan bolunya dengan lahap dan tidak menyisakan 1 kecil potongan bolunya

__ADS_1


"Idihh..dasar rakus!".ucap Randy yang kesal karena ia tidak bisa mencicipi makanan hasil kerja kerasnya.


bersambung...


__ADS_2