Perfeck Husband

Perfeck Husband
Rumah Impian


__ADS_3

besoknya..Dimas tengah siap siap membereskan barang barang mereka untuk pindah rumah.


"Semuanya udah Mil?".tanya Dimas.


"Udah mas,lets go!".ucap Mila sambil menggendong kedua bayinya.


Sampai di depan rumah Mila dan Dimas berpamitan kepada orang tua mereka.dan setelah itu mereka langsung tancap gas menuju lokasih rumah baru mereka.


"Wah,Ayah tau bener rumah impian Mila".ucap Mila setelah melihat Rumah baru mereka.


"Rumah impian?".Jawab Dimas yang kebingungan.


"Iyah,jadi waktu itu Mila gambar Sketsa "Rumah Impian" Mila.trus Mila pajang deh didinding kamar mila.Mungkin ayah sudah mempersiapkannya dari dulu".Ucap Mila yang menjelaskan ternyata rumah itu adalah Rumah impiannya.


"Yasudah ayo masuk,Bawa Azra dan mas Bawa Azam".ucap Dimas.dan kemudian mereka masuk.Di Halaman rumah tersebut ada taman bermain kecil yang dibuat khusus untuk para anak anak mereka,ada juga air mancur ditengah tengah halaman rumah tersebut.Warna cat rumahnya coklat muda,dan disamping rumah terdapat kolam yang sangat besar.

__ADS_1


"Semua sudah lengkap,sekarang kita cuma menyusun baju dan beberapa perlengkapan Azra dan Azam".Ucap Dimas dan segera membawa koper mereka menuju kamar.sedangkan Mila menidurkan Azra dan Azam dikamar mereka.


Dikamar Mila dan Dimas.


"Mil,kalau kita punya anak lagi gimana?".ucap Dimas sambil menyusun beberapa baju kedalam lemari.


"Tunggu Azra dan Azam besar dulu".Jawab Mila yang tidak menolak ajakan Dimas.kerena ia memang menginginkan anak mereka ada 3.


"Udah jam 12.Mas tunggu disini Mila mau masak untuk kita makan".ucap Mila dan segera pergi kedapur untuk memasak makanan.


"Mas!makan dulu gih".teriak Mila supaya Dimas turun dan segera makan.


Tidak berapa lama kemudian Dimas turun dan mereka berdua segera makan. Oekk...oekk..oekk.Tiba tiba baby Azam nangis sekerasnya sampai terdengar kebawa.


"Astaga sekali nangis kencengnya minta ampun".ucap Mila yang masih memakan setengah makanannya.

__ADS_1


"Kamu kasih Asi dulu.mereka berdua pasti lapar".ucap Dimas dan Mila segera naik lagi keatas untuk memberi mereka Asi.


"Cup..cup..cup..Anak Bunda yang paling ganteng sekarang minum dulu yah".Ucap Mila sambil memberi Azam Asi.dan setelah itu Azam tertidur pulas dan Mila kemudian meletaknya kembali kekeranjang mereka.


Sekarang Mila memberi Asi kepada Azra."Azra Anak Bunda yang paling imwudd,kita Asi dulu yah,jangan Molor mulu kerjanya".ucap Mila yang melihat baby Azra masih tertidur dan Mila kemudian mengasih Asi kepada Azra setelah ia bangun.


"Azra banyak pemdiamnya yah,nak kalau besar nanti kamu jangan terlalu cuek dan dingin sama Bunda dan Papah mu ya".Ucap Mila sambil mencium kening Azra dan tiba tiba saja Azra tertawa dan membuat Mila sangat senang."Anak Bunda kalau tertawa manis banget sihh".ucap Mila yang tak henti mencium Azra supaya ia tertawa.


"Kayaknya lagi seneng banget nih". Dimas yang mendengar suara tertawa Mila dari tadi."Wah baby Azra ketawa yah,sini sama papa dulu".ucap Dimas dan bermain main baby Azra.


"Baby Azra kalau sekali ketawa,ketawa trus ga kayak Baby Azam nangis mulu".ucap Mila dan langsung Baby Azam nangis.


"Nah lo,dia dengar apa yang kamu bilang".ucap Dimas yang tertawa membuat Azra juga ikut tertawa.


"Hahaha,Bunda cuma bercanda sayang.udah jangan nangis lagi ya".ucap Mila mencium cium baby Azam agar kembali terdiam.dan setelah itu Mereka berdua bermain main denga kedua baby Azam dan baby Azra.

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2