
8 bulan kemudian...
makin hari perut Mila bertambah besar padahal usia kandungannya baru 7 bulan.Mama dan Oma Vina sangat menjaga Mila agar ia tidak mudah kelelahan.
"Mil,kayak nya anak kamu kembar ini".ucap Oma Vina sambil mengelus perut Mila.
"Iyah aku juga yakin banget kalau anaknya kak Mila tuh kembar".ucap Rosie menimpah.
"Alhamdulillah dong kalau kembar,Mila dari dulu memang menginginkan bayi kembar".ucap Mila dan mengelus elus perutnya.
"Wah langsung dapat ponakan 2 nih".ucap Rosie tambah senang.
mereka tertawa dengan bahagia karena menurut mereka anak mila dan dimas adalah kembar.tiba tiba saat tertawa Mila merasakan perutnya sangat sakit dan keram.
"AAHHH".teriak Mila kesakitan.
"Yatuhan Mila,kenapa?".panik mama sarah
"PERUT MILA SAKIT BANGET MAHH..AHHH".teriak Mila dan membuat semua orang panik apa lagi Dimas.
"Mah ketubah Kak Mila pecah".Rosie yang merasakan ada air disofa yang diduduki Mila.
"Usia kandungan mu baru 8 bulan 1 minggu sayang".ucap Mama khawatir.
"Yaallah Mila".ucap Dimas yang melihat kondisi istrinya.
"MAASS SAKITT BANGETT..AHH".
"tahan sebentar yah sayang".ucap Dimas.
"Segera siapkan Mobil kita keruma sakit sekarang!".teriak Dimas dan langsung menggendong Mila menuju Mobil dan membawanya kerumah sakit.
__ADS_1
"Mah,ambil beberapa baju dan perlengkapan bayinya".ucap Dimas dan mereka semua
langsung pergi kerumah sakit.
sampai dirumah sakit.
"Sus,tolongin Istri saya mau lahiran".ucap Dimas.
"Cepat buat dia disini".ucap Suster tersebut dan Dimas meletakkan Mila di ranjang rumah sakit.
"Ada apa ini?".ucap Dokter kandungan tersebut.
"Dok,pasiennya mau lahiran".ucap Suster tersebut.
"cepat bawakan dia ke IGD".ucap Dokter tersebut.dan beberapa suster langsung membawakan Mila menuju ruang IGD.
"mas silahkan dibayar Admininstrasinya".ucap perawat tersebut.
Sesampai didepan ruangan.Dokter yang tadi itu keluar."Keluarganya Mila?".ucap Dokter tersebut.
"Kami".ucap mamanya dimas.
"Maaf,pasiennya mengalami tekanan dan harus langsung dioperasi cesar,karna usia kandungannya masih 8 bulan".ucap Dokter tersebut.
"Astagfirullah,Mila kuatkan dirimu sayang".ucap Mamanya Dimas sambil menangis.semua orang sangat bersedih karna Mila harus oprasi cesar.
"Lakukan yang terbaik untuk istri saya Dok".ucap Dimas sambil mengeluarkan Airmatanya.
"Paling tidak antara ibu dan bayinya yang selamat".ucap Dokter tersebut.mendengar itu Mamanya Dimas langsung pingsan dan juga syok.
"Mahh".teriak Rosie dan langsung menenangkan mamanya tersebut.
__ADS_1
"Kumohon Dok,selamatkan keduanya".ucap Dimas sambil memohon.
"Huh,doakan yang terbaik untuk pasiennya".ucap Dokter tersebut."Segera pindahkan pasien keruang oprasi!".ucap Dokter tersebut dan langsung memindahkan Mila ke ruang oprasi.
4 jam sudah berlalu.semua orang menegang dan menunggu dokter tersebut keluar.
Didalam ruangan.
"Dok,bayi nya kembar".ucap suster tersebut.
"Iyah,segera keluarkan bayi pertama".ucap Dokter tersebut dan tidak berapa lama bayi pertama telah lahir dan anehnya bayi pertama tidak menangis saat keluar dari rahim pada umum nya.
"Dia ga nangis?,coba periksa detak jantung ibunya".ucap Dokter tersebut dan memberikan bayi pertama kepada perawat agar membersihkan dan membedungnya.
"Detak jantung ibunya masih normal Dok".ucap Suster tersebut.
"Hebat.langsung keluarkan bayi yang kedua".ucap Dokter tersebut dan tidak berapa lama kemudian bayi kedua telah lahir dengan suara tangisan yang sangat keras.
"Oekk...oekk...oekk...".
"Alhamdulillah,akhirnya anak dan ibu selamat".ucap Dokter tersebut sambil tersenyum kepada bayi kedua tersebut.
Semua orang yang diluar mendengar suara jeritan bayi merasa lega.tapi tidak dengan Dimas,ia masih menunggu keberadaan dokter tersebut.
Clak!"Selamat Ibu dan anak selamat".ucap Dokter tersebut membuat semua orang senang."dan selamat lagi,bayi nya kembar sepasang".ucap Dokter tersebut.
"Tapi dok suara bayinya cuma 1 yang terdengar".ucap Rosie.
"Oh iya,saat bayi pertama lahir dia tidak menangia sama sekali,dan sebuah keajaiban bayi kembar cesar bersama ibunya lahir dengan selamat".ucap Dokter tersebut dan kemudian meninggalkan Mereka semua.
"Alhamduillah ya allah".ucap Dimas merasa lega.
__ADS_1
Bersambung...