Perfeck Husband

Perfeck Husband
bahagia dan sakit hati


__ADS_3

Malam hari pun tiba di kediaman keluarga Tjama.yang diundang hanya para keluarga dari Dimas dan Mila serta mertua Azra ikut hadir memeriahkan acara ini.


Styles Azra.



*Anggap Azam juga memakai Jas dengan warna yang sama seperti Azra Silver.


Tak berlama lama,acara langsung dimulai.semua anggota keluarga menyanyikan lagu selamat ulang tahun:v. Tampak wajah ceria Azra,karna semasa hidupnya baru kali ini Azra merayakan hari ulang tahunnya bersama para keluarganya.


Randy juga ikut bahagia yang melihat senyum ceria Azra dengan tulus tanpa adanya pemaksaan.Tiba tiba ponsel Randy berdering ditengah kemeriahan pesta,ia pun langsung mengangkat ponselnya itu.


"Halo?siapa?".


"Randy,ini tante mamanya Cherry,tante dapat kabar bahwa Cherry mengalami kecelakaan saat pulang menuju rumah Ran,Tante tolong Randy bantu tante menemukan Cherry berada di rumah sakit mana".ucap seorang wanita yang tampak panik dari suaranya.


mendengar nama Cherry,Randy langsung terbatu tidak tahu berkata apa lagi,ia hanya menyimak apa yang mama Cherry katakan."Cherry?kecelakaan".lirih Randy dan langsung pergi dari pesta tanpa memberi kabar kepada Azra ataupun keluarganya.


"Suapin Za,sama Bunda juga Papa".ucap Aurel.Azra pun menyuapkan potongan pertama kepada orang tuanya.


setelah itu Azra dan Azam saling menyuapi,dan menyuapi Kakek,nenek,serta tante dan abang-kakak mereka,tak lupa juga mereka menyuapinya kepada Raisa dan juga Selly putri Rosie yang sangat Nge-Fans kepada Azra.


"Za,lo lupa suami lo".ucap Aurel


"Hehehe lupa Rel".ucap Azra dan ia pun mencari cari kesekitar dimana tempat Randy tetapi ia tidak melihat batang hidung Randy sedikitpun.

__ADS_1


"Randy kok ga ada?".ucap Azra.


Tring Tring!! Bunyi pesan diponsel Azra berbunyi.* Azra aku minta maaf,ada pekerjaan yang sangat darurat yang harus aku tangani.kalian bersenang senanglah jangan menungguku kalau kau pulang nanti. Dari Randy


Notifikasi tersebut dari Randy.saat membacanya tiba tiba hati Azra terasa sakit,potongan kue bolu yang ingin ia suapkan kepada Randy tidak terjadi.Mood Azra pun sudah berubah tidak secerah pesta tadi.


"Mana Za,Randy nya?".tanya Azam yang melihat wajah sedih Azra.


"Randy lagi ada masalah darurat katanya kita lanjut aja pestanya".ucap Azra.


"Yaudah gapapa,ayo kita lanjutkan saja".ucap Mila.


semua orang pun melanjutkan pestanya,tetapi tidak dengan Azra ia hanya meratapi mereka yang asyik menari dengan alunan musik bersama pasangannya.Azra juga ingin menari bersama Randy tetapi apa boleh buat,Randy sudah pergi terburu buru ntah kemana tujuannya.


"Kenapa Cherry pulang ga ngasih kabar".Ucap Randy sangat sudah sangat khawatir terjadi sesuatu kepada Cherry.


Randy pun tiba disebuah rumah sakit ternama,dan ia langsung menuju koridor dan menanyakan pasien yang baru masuk.dan benar Cherry ada dirumah sakit ini berada di Ruang rawat inap.dengan tergesa gesa Randy langsung menuju ruangan tersebut.Keringat dingin bercucuran dikening Randy karna sangking khawatirnya.


"Huhh....Huh...Huh...Cherry..!!".Ucap Randy yang sesak nafas berada dibibir pintu rungan Cherry.


"Randy..?itu kamu?".ucap Cherry yang melihat Randy.


mendengar suara itu,Randy langsung mendekat ke ranjang Cherry dan memeriksa tangan serta kaki Cherry."Apa yang terjadi,kau tidak apa apa!! mana yang sakit!!".ucap Randy.


"Randy!! tidak apa apa,aku hanya tersenggol oleh mobil itu saja,tidak perlu khawatir".ucap Cherry menenangkan Randy.

__ADS_1


"Kenapa sampai seceroboh itu!".ucap Randy.


"Karna senangnya aku sudah kembali,jadi tidak melihat kiri kanan".ucap Cherry tertawa kecil.


"Ohh syukurlah".


"Dari mana kau tau bahwa aku mengalami kecelakaan".ucap Cherry menggenggam tangan Randy.


"ibumu tadi yang meneleponku".ucap Randy.


"Dari dulu kau masih seperti ini,sangat khawatir,masih tetap tampan,dan masih setia menungguku".ucap Cherry membelai kepala Randy.


Astaga aku sudah lupa dengan Azra!!bagaimana ini,apa aku harus memberi tahu Cherry bahwa aku sudah menikah?.


"Cherry ini sudah larut,aku harus kembali dulu".ucap Randy melepaskan genggaman tangan Cherry dan sedikit menepis tangan Cherry dari wajahnya.


"Yahh,tidak apa apa yang penting aku sudah melihat mu".ucap Cherry sambil tersenyum ceria.


Randy pun keluar dari ruangan dan ia sudah melihat kedua orang tua Cherry menuju rungan Cherry."Bagaimana keadaan Cherry nak?".tanya mamanya Cherry.


"Dia baik baik saja tan,aku mau pulang dulu".ucap Randy.


"maaf merepotkan nak Randy".ucap mama Cherry.


"Tidak masalah tan".ucap Randy dan langsung pergi dari rumah sakit menuju Rumahnya.karena ia tau pasti Azra sudah pulang dari rumah utama menuju rumah mereka.

__ADS_1


__ADS_2