
2 hari kemudian..
dikota C.
Azra dan kakek baru tau kalau Mila sudah melahirkan dan anaknya adalah cewek.Azra berhubungan dengan Kania yaitu tantenya.Azra mengatakan agar ia tidak memberika tau keadaan Azra saat ini.Azra meminta setiap Kania pergi kerumah Bundanya Kania akan memotret keluarga nya tersebut sambil melepaskan kerinduan.apalagi Pas foto Debaynya ditunjukkan,Azra sangat ingin mencium cium pipi mungil debaynya tersebut.
"Aurel.adik kecil Azra sudah lahir".ucap Azra kepada Aurel dan menunjukkan beberapa foto wajah Dila dan juga Wajah Azam.
"Dia pasti Azam kan.Dia sangat mirip dengan mu".ucap Aurel yang melihat wajah Azam lalu melihat wajah Azra.Yaa,memangkan mereka kembar.
"Dila,nama yang sangat bagus.Azam pandai memilih nama untuk Debay yang sangat imut ini".ucap Azra sambil mengelus elus pipi Dila melalui Fotonya.
"Sudahlah jangan bersedih".Ucap Aurel sambil mengelus punggung Azra lembut.
keduanya kini sangat akrab tidak ada lagi jarak diantara mereka.Azra dan Aurel memang sangat cepat mendapatkan teman.
"Azra ga usah sedih.nih kamu telponan sama tante kania".Ucap kakek yang sudah menghubungkan Vidio Call bersama Kania.
"Nanti Bunda liat aku gimana?".ucap Azra yang ragu ragu menerima telepon tersebut.
__ADS_1
"Bunda mu lagi tidak ada dikamar.Cepat lihat debay Dilanya".ucap Langsung kania.dengan sigat Azra langsung menerima ponselnya dan melihat wajah debaynya lagi tertidur.
"Dia sangat imut tante".ucap Azra.
"Ehh..itu suara Azra kam tante?".ucap Azam yang mendengar Suara Azra dari dalam ponsel.
dengan cepat Kania langsung mematikan telponnya bersama Azra."Ngga.itu Ayla yang lagi Vidio Callan sama tante".ucap Kania berbohong.
"Emm..kalau gitu yah sudah deh".ucap Azam kembali memainkan pipi Dila yang tertidur pulas tersebut.
disisi lain.
"Jangan nagis!Azra yang kukenal selama ini tidak pernah nangis!".Ucap Aurel sambil mengusap air mata Azra dan kembali menyemangatinya.
"Huuh harus kuat!".Ucap Azra kemudian menghapus air matanya.
disisi lain.
sepertinya benar itu suara Azra.tapi mungkin juga kak Ayla.tapi mengapa jantungku berdetak begitu kencang saat mendengar suara tersebut?.batin Azam yang bertanya tanya entah kemana.
__ADS_1
tidak berapa lama kemudian Mila datang."Kakak pulang gih.udah seharian disini Ayla kan ga ada temannya disana".ucap Mila kepada kakaknya tersebut.
"yasudah kakak pulang dulu.kamu jaga baik baik Dila dan Azam".ucap Kania dan setelah itu ia langsung pergi untuk pulang.
"Bunda..Azra tau ga kalau kita punya Debay baru?".ucap Azam yang menatap foto Azra dikamar Mila.
"Azra pasti tau.kakek ga mungkin ga ngasih tau kepada Azra".ucap Mila kepada Azam.
"Azam kalau Dila udah besar,Azam nanti ga boleh lemah dan kalah kuat dari Dila dan Azra,okee".ucap Dimas kepada Azam.
"Azam ga akan kalah lomba lari lagi dengan Azra dan Dila.Azam akan berlatih menjadi kuat dan melindungi Dila dari orang jahat!".Ucap Azam dengan penuh semangat.
"Azra pasti lebih kuat dari pada Azam saat ini".ucap Mila mencoba memanas manasi putra nya tersebut.
"Iss..Bunda ga mendukung Azam".ucap Azam kesal kepada Bundanya tersebut.
"Pufttt...Iya iya Bunda akan mendukung Azam".ucap Mila sambil menahan tawanya agar ia tidak tertawa.
bersambung...
__ADS_1