Perfeck Husband

Perfeck Husband
berpamitan..


__ADS_3

setelah acara usai semua tamu sudah pulang.kini Azra masih berada dirumah utama bersama dengan Randy.mereka hendak berpamitan kepada kedua orang tua mereka.


"Bunda,Papa,Azra mau pamit dulu.makasih udah rawat Azra dengan penuh cinta,dan sekarang kalian sudah melepaskan beban untuk menanggung jawabiku.Azra juga minta maaf kalau Azra banyak salah sama Bunda dan juga Papa...".ucap Azra dengan penuh cinta kasih mengatakan semua itu.dan ada beningan air mata yang jatuh dari pelupuk mata seorang gadis yang cantik ini.


"Azra sayang,Bunda sama Papamu tidak akan pernah berhenti untuk memberi kasih sayang kepada kalian walau kalian tidak selamanya bersama Bunda dan Papa.Yang Bunda ingin kan,Azra jangan pernah melawan sama suaminya dan selalu setia kepada suami Azra".ucap Mila.


"Azra baik baik disana Papa sama Bundamu akan sering kerumah kalian.dan Randy jangan pernah membuat Azra menangis dan jangan membuatnya kecewa mengerti?".ucap Dimas dengan tegas.


"baik Papa".ucap Randy.


"Kakek...selama ini kakek yang udah rawat Azra sampai Azra udah besar.Maafin Azra karna Azra sudah banyak buat kakek susah...Azra mohon Kakek jaga kesehatan...jangan pernah berfikir untuk pergi dari sisi Azra.Azra sangat sayang sama kakek".ucap Azra yang menangis ketika berbicara kepada kakeknya karena yang selama ini merawatnya dengan penuh cinta Adalah kakeknya.


"Iyah..mulai sekarang kakek akan menjaga kesehatan kakek,karna kakek mulai sekarang akan tinggal bersama Bunda mu.lagian kakek sangat kesepian dan sekarang tidak akan karna kakek udah punya Raisa yang imut ini".ucap Kakek.


"Ahh..syukurlah".


"Kalau gitu kami pamit Dulu...Bunda,Papa,Kakek dan Adik ipar".ucap Randy dengan manis.


"Heyy!! Jangan pernah buat Azra nangis,kalau lo buat dia nangis gue tonjok muka lo yah".ucap Azam tidak rela dengan kepergian Azra kakak yang sangat ia sayangi.

__ADS_1


"Ehehe..tidak akan".ucap Randy.


"Kakak...baik baiklah disana".ucap Dila berlari dan memeluk Azra dengan erat.


"Adik kecilku...jangan khawatir kau fokuslah kepada sekolah mu okee".ucap Azra mengelus kepada Dila dan mencium kedua pipinya dengan lembut.


"Kakak Ipar...jaga selalu kakakku ini ya".ucap Dila kepada Randy.


"Tenang saja".jawab Randy juga mengelus kepala Dila.


"Hati Hati dijalan".teriak Aurel.


dan mereka pun pergi menuju rumah pribadi Randy.setelah sampai Azra terpukau melihat keindahan disana.sepanjang perjalanan ada lampu gemerlap yang mengiasi jalanan tersebut.


tetapi Azra tidak mau dan langsung turun tanpa menerima uluran tangan Randy tersebut.


Huh..sabar Ran..


"Selamat datang Nyonya Azra dan Tuan Randy".ucap semua Maid menyambut mereka dengan penuh kehangatan.

__ADS_1


"Kalian terlalu repot.aku sudah capek mau mandi dulu".ucap Azra dan langsung masuk menghiraukan Randy.


"Astaga..dia ga liat ada orang disini".kesal Randy.


Lah..gue ga tau dimana kamar gue..harus tanya lagi sama diaa..


"Em..kamar gue dimana?".ucap Azra.


Kamarnya..hello ini semua rumah gue.


"Eh..diatas".ucap Randy menunjuk lantai atas.


dengan segera Azra langsung keatas sambil menarik Gaunnya.Randy pergi kedapur untuk mengambil minuman dingin dikulkas.


sesampai diatas Azra dibuat bingung dengan sebuah pintu yang berada didepannya."Beneran merepotkan banget,sampai pintu pun pakai pin segala lagi".ucap Azra kesal yang melihat pintu tersebut yang dibuat dengan menggunakan kata sandi."Woii...Pinnya apaan".teriak Azra.


"tanggal lahir lo!!".balas Randy dengan teriakan juga.


"tanggal lahir gue??apa hubungannya??bodo ahh".Azra pun mengetik tanggal lahirnya pada pin tersebut.dan benar Pintu terbuka dengan sendirinya saat Azra selesai mengetik pin itu.

__ADS_1


"Wih..canggih nih".ucap Azra dan ia pun segera mandi melepaskan kecapean akibat pesta tadi.Baju pengantinnya ia lemparkan sembarangan karena tidak tahan dengan kerisihan dibadannya.


bersambung....


__ADS_2