Perfeck Husband

Perfeck Husband
Tamu penting??


__ADS_3

Pagi hari yang cerah,Matahari mulai menampakkan sinarnya dan menerangi bumi.perlahan lahan Azra membuka matanya dan melihat disekelilingnya.tampak wajah binggungnya mendapati dirinya yang sudah berada dikamar.


ia merasa lega karena Randy sedang tidak berada dikamar itu.ia pun beranjak dari tempat tidur dan memasuki kamar mandi.ia teringat bahwa baju tidak ada terpaksa ia harus memakai baju dan celana Randy lagi.


setelah mandi Azra memakai kemeja hitam dan celana trening milik Randy.ia membereskan temlat tidur dan ia mendapati sepucuk surat yang berisi.*aku sudah pergi kekantor,kalau kau mau kekantormu juga tidak apa apa.aku sudah menyuruh orang untuk membeli semua baju dan perlengkapanmu,setelah bangun makanlah*.


surat yang bertulis tangan dari Randy.


"Wuu sangat perhatian rupanya".ucap Azra lalu meletakkan surat itu kembali ketempatnya dan ia turun kebawah untuk sarapan.


"Bi,mungkin sebentar lagi ada orang yang datang mengantar belanjaan.Bibi suruh saja meletakkannya dikamarku.aku mau pergi kekantor dulu".ucap Azra setelah selesai sarapan ia kembali kekamar dan mengambil celana serta jas kantor milik Randy.persis sekali Azra mirip laki laki yang cantik.


*****


Perusahaan Tjama Group.


Azra sedang membereskan beberapa dokumen yang tidak penting lagi dan segera membakarnya.tidak berapa lama Han datang membawa setumpuk dokumen usang yang siap untuk dibakar.


"Hemm...tampaknya nona biasa saja hari ini".ucap Han memulai percakapan.


"memang hari hari yang lalu aku bagaimana?"

__ADS_1


"maksudnya sih,...nona tidak melakukan hal...eum..nona pasti taulah..".ucap Jelas Han.dan Azra langsung mengerti apa maksud dari perkataan Han.


"enak aja,gini gini aku masih perawan.sampai kapanpun akan menjadi perawan!".tegas Azra dan menatap Han dengan tajam.


"Ahahaha...aku hanya bercanda".gelak Han melihat ekspresi wajah Azra.


tring tring!!...telepon umum milik Azra berbunyi dan ia pun segera mengangkatnya sedangkan Han asyik membakar bakari kertas kertas tersebut.


"Siapa?".


"Emm..Nona ada tamu yang ingin bertemu dengan anda katanya ini penting".ucap seorang yang berada dimonitor lantai 1 perusahaan ini.


"Penting?baiklah,sekarang dimana dia?".


"Han ikut denganku menemui seseorang".ucap Azra langsung pergi dan Han hanya ngekor mengikuti Azra.


Azra dan Han berada dilift dan menekan lantai 1.dan pintu lift terbuka Azra dan Han pergi ruang tunggu untuk menemui orang tersebut.


Azra melihat 2 orang yang sedang menunggu kedatangannya sambil duduk dan memainkan ponsel mereka.melihat kedatangan Azra orang itupun mematikan ponselnya dan segera berdiri diikuti seorang asisten atau lebih tepatnya seorang sekretaris.


Cih..orang penting dari mananya.malahan orang yang menyusahkan.

__ADS_1


"Ada urusan apa kau datang kemari?".Datar+dingin.


"Astaga Celana,Jas,dan Kemejaku yang kau pakai itu kan?".ucap Randy yang melihat Azra dari atas sampai kebawah.


"sudah kubilang aku tidak mempunyai baju atau celana yang mau kupakai".


"Huuh..yasudahlah..aku kesini untuk mengajakmu makan siang bersama...hanya berdua!".ucap Randy menekan kata 'Hanya Berdua'.berarti tidak boleh seorang pun yang ikut diantara mereka berdua.


"Itu bukan urusan yang penting.aku sibuk".ucap Azra ingin pergi tetapi tangannya berhasil ditahan oleh Randy.


"Aku datang kesini untuk bermaksud baik,bukankah seorang CEO terkenal dari perusahaan Tjama Group memiliki hati yang baik?benarkan Han?".ucap Randy dengan senyum menyeringai.


"Ayolah Nona.diakan suami Nona terima sajalah".ucap Han.


Cih..menggunakan kalimat itu untuk membawaku pergi?.


"Cihh..senjata terakhirmu rupanya.baik aku terima tapi lepaskan tanganku".ucap Azra berbalik menatap Randy dengan kesal.


tanpa banyak bicara Randy langsung mempererat genggaman tangan Azra dan membawanya keluar dengan senyum penuh kepuasan.Azra ingin melepaskan tapi sayang,tangannya tidak begitu kuat untuk membuka genggaman tangan Randy dan membuat pergelangan tangannya memerah karna kerasnya Randy menggenggam tangan Azra.


tetapi Azra hanya Diam saja.karena ia sudah merencanakan sesuatu yang akan ia lakukan nantinya untuk membalas Randy.

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2