
setelah melewati beberapa hari bekerja sebagai Direktur utama diperusahaan Tjama Group,Akhirnya Azra bisa menenangkan dirinya bersantai seharian di Apartemennya.
Dia sedang mengecek data keuangan yang berada dikantornya.
"Astagaa,baru aja 1 minggu diperusahaan Data keuangannya terus menaik.mana kartu Blackcard gue udah ada 3 tanpa batas pemakaian lagi".Protes Azra.
"Hemm...sumbangin ke Panti ajalah,dari pada sia sia mau gue apakan ni uang".ucap Azra dan ia pun bergegas pergi ke Panti Asuhan.
****
"Ehh...lihat itu Direktur Tjama...ngapain dia kesini?".bisik orang tersebut saat melihat Azra keluar dari Mobilnya.
"Mana!!OMG!!Bener itu Direktur Azra!!".
Tiba tiba saja langsung sekerumunan orang mengelilingi Azra.Azra yang merasa sangat risih langsung memotong deretan orang orang tersebut dan berhasil masuk kesebuah ruangan.
"Huh...hu...Gilaa!!Para media ngikutin gue rupanya..".Ngos ngosan.
"Ehemm".Tanpa sadar Azra tidak melihat bahwa ada seseorang yang tengah duduk dikursi sambil menatap dirinya".
"Ehh!!Ahh maaf saya ingin bertemu dengan kepala Panti Asuhan ini".ucap Azra sambil senyum canggungnya.
"Ohh..Anda nyonya Azra.saya adalah kepala Panti Asuhan disini".ucap orang tersebut menunduk kepada Azra.
__ADS_1
"Ahh kebetulan sekali...Saya ingin menyumbangkan beberapa Dana untuk anak anak disini,Mohon diterima".ucap Azra sambil memberikan Amplop kepada Kepala Panti Asuhan tersebut.
"Ahh...500 Jutaa!!".Ucapnya kaget setelah melihat isi Amplop itu.
"Ahh maaf,itu hasil dari kerja keras saya selama hari hari.Jadi maaf kalau Dananya masih kurang".ucap Azra kecewa.
"Ah..tidak..tidak..masalahnya Saya belum pernah bertemu dengan orang sebaik Nyonya baru kali ini ada orang yang mentumbangkan Dana begitu besar kepada Panti ini.Saya sangat berterima kasih".Ucap Kepala Panti Asuhan tersebut."Mari saya bawa berjalan jalan disekeliling ini".
"Ehh lihat!!Ada kakak cantik".teriak seorang anak kecil.
"Kakak...cantik...banget".Ucap anak anak tersebut sambil memeluk kaki Azra.
"Kalian juga sangat imut dan menggemaskan" .Ucap Azra yang menunduk lagi mengelus elus kepala anak anak tersebut.Kepala Panti sampai terkejut karena Azra sangat sopan dan baik.ia mengira bahwa Azra in iadalah sosok orang yang tidak suka dengan anak anak.
"Ehh..Ayo..ini siapa namanya".Ucap Azra dan menggendong anak kecil tersebut.Anak itu hanya Diam sambil menatap kembali Azra tanpa mengeluarkan reaksi apapun.
"Ahh..maaf Nona.Namanya Raisa dia ditinggalkan oleh ibunya disini sejak 1 1/2 tahun yang lalu.setelah itu ia mendadak tidak mau bicara ataupun mengeuluarkan Ekspresi apapun".Jelas kepala Panti Asuhan
"Ma...maa..mama...".tiba tiba anak tersebut langsung menangis dan memeluk Azra yang sedang menggendongnya.Azra pun seketika mulai panik saat mendengar anak itu nangis.
"Ahh..dia bicara.tapi kenapa dia memanggilku mama".bingung Azra sambil mencoba untuk mendiamkan Raisa
"Anda terlalu mirip dengan ibunya Raisa Non.bisa tidak katakan kepada Raisa bahwa non ibunya.Agar ia mau berbicara lagi".ucap Kepala Panti itu.
__ADS_1
"Apa..gi..gimana..ini?".Mulai panik.
"Mama..ga...ninggalin...Raisa...lagikan..".ucap Raisa yang terus memeluk Azra.
"Emm...iya mama ga akan ninggalin Raisa lagi...emm..sekarang Raisa diam dulu yah".ucap Azra lembut sambil mengelus elus punggung Raisa dengan lembut.Dan langsung Raisa pun diam setelah itu Azra menurunkan Raisa dari gendongannya.
"Ahh..makasih non".ucap Kepala panti itu.Azra membalasnya hanya dengan anggukan dan senyum manisnya.
ia sebenarnya juga tidak tega melihat Raisa yang selama 1 setengah tahun tidak pernah berbicara.Azra juga merasakan kesedihan saat Raisa memeluknya dan memanggil mamanya dari tadi.
"Mama..mau..bawa Raisa pergi?".tanya Raisa.
"Emm..mama..masih sibuk sayang...tunggu semua urusan mama sudah beres...mama akan bawa Raisa pergi sama mama...setuju ga?".ucap Azra.
"Iyaa..setuju setuju!!".ucap langsung Raisa dengan senyum yang manis pertama kali ia tunjukkan kepada orang disekitarnya.
"sekarang Raisa main sama teman dulu yah.Mama mau ngomong sama Kepala panti asuhan".ucap Azra dan Raisa pun pergi bermain sama teman temannya.
"Nona beneran mau rawat Raisa?".tanya Kepala Panti.
"Inshaallah jika saya mampu merawatnya,boleh kan Kepala Nur".ucap Azra.
"Alhamdulillah...Terima kasih Non...Kamu sangat baik..semoga Allah memuliakan hidupmu".Ucap kepala Panti dan memeluk Axra dengan hangat.Azra pun juga membalas pelukan darinya.
__ADS_1