
2 hari kemudian setelah lahirnya bayi Mila dan Dimas.
Sekarang Mila sudah bisa beraktifitas seperti biasanya tetapi ia tidak boleh terlalu lelah.jika terlalu lelah mungkin saja jahitan Mila akan terbuka.Mila sedang membersihkan popok bayi perempuan sedangkan Dimas lagi Asyik dengan bayi satunya lagi.
"Mila,udah punya nama buat bayi nya?".ucap Dimas yang sedang menggendong bayi laki laki tersebut.
tadi malam Mila dan Dimas bertarung siapa yang paling cepat menemukan nama yang indah untuk kedua anak mereka,maka semua perkataannya akan dituruti tapi hanya dalan waktu 1 hari saja.
"Mas sendiri udah punya belum?".ucap Mila sambil memajukan sedikit bibirnya.
"udah dong".ucap Dimas sambil senyum menyeringai.
Mila sudah siap mengganti popok bayi perempuan dan menidurkannya dikeranjang bayi yang berwarna pink,Dimas juga menidurkan bayi laki laki tersebut di keranjang bayi berwarna Biru.sekarang para orang tua itu duduk disamping sambil mengayun ayun keranjang tersebut.
"Kalau nama kakak perempuannya siapa?".ucap Dimas.
Catatan:Bayi pertama adalah Wanita,sedangkan bati kedua laki laki.
"Namanya aku beri Azra Emeline Andara,Orang orang akan menyebutnya dengan nama Azra yang artinya "Wanita Suci".Ucap Mila sambil menatap bayi Azra tersebut.
"Namanya sangat Indah".ucap Dimas yang terpukau mendengar nama bayi pertama mereka.
__ADS_1
"Iyalah,siapa lagi kalau bukan Mamanya".ucap Mila sambil tertawa kecil berlagak sombong.
"Hehee tunggu dulu,Papanya masih belum ngasih nama untuk bayi laki lakinya".ucap Dimas.
"Nama nya siapa Mas?".tanya Mila yang semakin penasaran.
"Namanya Azam Alvaro Tjama,Pewaris keluarga Tjama".Ucap Dimas sambil menaik turunkan alisnya menatap Mila.
"Mas,nama bayi kita sangat indah yah".ucap Mila.Dan Dimas hanya senyum sambil menatap kedua anak mereka tersebut.
"Mas,aku mau minta satu hal.kita tidak boleh membeda bedakan kasih sayang kita untuk mereka,boleh kan?".ucap Mila yang menatap Dimas.
"Mas anehkan,sejak bayi Azra lahir dia cuma nangsi 1 kali?sedangkan bayi Azam hampir tiap jam nangisnya".ucap Mila.
"Hahaha mungkin dia orangnya pendiam dan azam orang nya cerewet".ucap Dimas kemudian tertawa mendengar ucapannya trsebut.
"Iss apaan sih.laki laki ga boleh banyak cerewetnya".Ucap mila kesal.
"HahahaMas cuma bercanda kok".ucap Dimas dan kemudian kembali memeluk Mila.
"Mas,kita pindah yuk.masa kita tinggal disini sampai Azam dan Azra besar".Ucap Mila.
__ADS_1
"Iyah,mas juga kepikiran begitu.besok kita akan tanyakan kepada mama dan papa,okeyy?".ucap Dimas.
"Okee!,Ehh mas tau ga?".ucap Mila yang berbicara terpotong.
"ga tau".ucap Dimas dengan menunjukkan tampang bingungnya.
"Iss,kan Mila belum selesai ngomong".ucap Mila kesal.
"yaudah,ngomong gih".ucap Dimas tertawa kecil sambil mencubit pipi Mila yang empuk.
"Caren,sama Hana bentar lagi lahiran juga.kalo Siska kandungannya masih 4 bulan".ucap Mila yang menbahas tentang sahabatnya tersebut.
"Baguslah,kalau udah lahiran nanti anak kita punya teman banyak dong".ucap Dimas sambil senyum.
"iyah dong".ucap Mila."Nak,kalau sudah besar nanti jika ada yang orang yang mengganggumu kau langsung hajar yah,tidak perlu takut".ucap Mila pada kedua bayinya tersebut,membuat Dimas tertawa kecil dengan ucapan Mila.
"dan satu lagi,kalian harus membantu satu sama lain,jangan bertengkar karna hal yang sepele,mengertikan sayang".ucap Dimas.
kemudian mereka tertawa bersama sama karena mereka berbicara kepada bayi yang masih belum bisa bicara atau mengerti dengan ucapan mereka.Tapi mereka sangat bahagia akhirnya menjadi seorang ibu dan juga seorang ayah.
Bersambung...
__ADS_1