
beberapa hari kemudian.
Saat ini Azra masih berada di Apartemennya ia akan segera berangkat ke Rumah Utama karena Mila yang sedang memanggilnya sekalian Azra ingin bertemu dengan putrinya yaitu Raisa.
Dirumah Utama.Semua orang sudah berkumpul di Ruang Keluarga.tinggal.menunggu kehadiran Azra.Tampak Ada 3 tamu mereka datang dengan memakai pakaian yang formal.tidak beberapa lama kemudian suara decitan mobil terdengar menandakan bahwa Azra sudah sampai.
Azra melihat ruang tamu sepi dan ia menanyakan salah satu maid dan menjawabnya berada di Ruang Keluarga.Azra pun langsung menyusul mereka.
Clak!Azra melihat semua orang disana.udara semakin lama makin hening tidak ada yang kedengaran sampai Dimas membuka pembicaraan.
"Azra duduk dulu.Papa ingin berbicara denganmu".
"Tunggu?ada apa ini?".
"Perkenalkan ini kedua orang tua Randy".
"Halo semua".ucap Azra dengan senyum manis tetapi dalam benaknya ada perasaan yang tidak baik.
"Randy perkenalkan lah dirimu".Ucap Dimas kepada lelaki tersebut yang bernama Randy.
"Emm...Saya Randy Aplotama.senang bertemu dengan Nona Azra".Ucap Randy dengan Ramah dan menjulurkan tangannya supaya Azra mau menjabatnya.
"Oeh..uh..em..Azra Emeline Andara".balas Azra menerima uluran tangan Randy dan menunjukkan senyum canggungnya.
__ADS_1
"Ahh kalian sudah berkenalan kalau gitu kita langsung ke intinya.Azra,Randy ini adalah Direktur dari Perusahaan R.A yang trending waktu itu.Bunda ingin menikahkan mu dengan Randy.Bukan begitu Vin?".ucap Mila
"Ahh..iya Mil.ga salah saya pilih calon mantu orangnya sangat cantik".Balas Vina Mamanya Randy.
"Bun jangan bercanda!,ga lucu tau!".tiba tiba dingin."Bunda ingin aku melakukan pernikahan politik?".
"Ga.Bunda hanya ingin menjodohkan mu dengan Randy itu aja.soal pernikahan itu Resmi Bunda mana mau buat kamu melakukan pernikahan politik".
"Ini Azra masih umur 19 tahun.dan Bunda bilang bakal kami yang nentuin calonnya".protes Azra.
"Iyah Bun.Bunda ngomong kaya gitu sih sama kita".Bela Dila.
"Dila jangan membela kakakmu!".
"Kenapa ga dibatalin aja!".
"Azra!! ini perjanjian hitam diatas putih!!tolong kamu hargai!".Emosi Dimas tiba tiba meledak.
"Nak Azra,Paman tidak memaksa kok.tetapi ini sudah perjanjian hitam diatas putih".sambung Tuan Vensen.
"Tapi kalian harus ngerti juga dong perasaan Azra.kenapa ga Aurel yang yang dijodohin?".
"Azra jangan melawan lagi!!".
__ADS_1
"Pah,sudahlah jangan emosi mulu".Ucap Aurel mencoba menenangkan Dimas.
"kalau Azra ga mau juga gapapa Paman.ini juga hanya perjanjian dulu,aku juga tidak memaksa".ucap lembut Randy.
"Bunda ga mau jawaban kamu,Pernikahan kalian 2 minggu lagi.jangan mencoba hal hal yang dibatas kendali Azra.kalau tidak Bunda akan melakukan sesuatu".Ucap Mila yang sudah geram dengan sikap Azra.
"Mau apa?! Bunda mau nampar Azra lagi,Ini tampar Azra udah bisa kok sejak umur 3 tahun!".Ucap Azra mengungkit kisah suramnya dulu.
dan dengan emosinya Mila ingin melayangkan tangannya kepipi Azra.tetapi untung terhentikan karena ia juga tidak mau kejadian yang sama terulang lagi dan mila akan kehilangan Azra untuk yang kedua kalinya.
"Hahaha...Bunda masih punya hati juga rupanya".ucap Azra meneteskan Air matanya kemudian ia langsung keluar dari ruangan tersebut dan pergi.
"Ahh..sakit..nya..".tiba tiba jantung Dimas Drop dan langsung pingsan.semua orang panik dan dengan cepat Azam langung membawa mobilnya dan segera menuju rumah sakit pribadi keluarganya.
"Pah..bertahanlah..".
Skip di RUANG UNIT GAWAT DARURAT.Azam dan Aurel sedang menunggu hasil dari pemeriksaan dokter sedangkan yang lainnya berada di ruang VVIP.
tidak beberapa lama kemudian dokter keluar dengan membawa hasil."Jika terlambat beberapa menit saja mungkin beliau akan mengalami koma.tapi untung saja Tuan membawanya dengan cepat.Sekarang kondisi Tuan Dimas sudah membaik seharusnya kalian tidak membiarkannya terlalu emosi dan itu membuat jantungnya seketika melemah.mulai sekarang Tuan dan Nona jangan menbuat Tuan Dimas emosi,akibatnya nanti bisa saja fatal".ucap Dokter tersebut.
"Huu..Syukurlah Papa udah dapat pertolongan yang terbaik".
"Rel.telepon Azra suruh dia segera datang kesini!".ucap Azam langsung dingin.
__ADS_1
Bersambung....