Perfeck Husband

Perfeck Husband
tukang palak


__ADS_3

skip..mereka sampai dikota C jam 2 siang.


"Eh.Rel kita mampir keresto dulunyah.soalnya gue udah lapar".Ucap Azra sambil tertawa kecil menahan rasa laparnya.


"Iyah gue lapar".ucap Aurel.dan kemudian mereka berhenti disebuah resto yang ternyata didekat sekolah Azam dan Dila.


mereka langsung turun dan menuju resto tersebut dan setelah itu mereka makan.tampak banyak sekali anak sekolah yang nampir/nongkrong diresto ini.dan beberapa juga ada yang makan.


ditempat Azam dan Dila..


"Kakk..Gue lapar nih.kita makan dulu yah".ucap Dila dengan wajah melasnya sambil memegang perutnya.Azam yang tak tega melihat adiknya mati karna kelaparan akhirnya ia mengajak Dila menuju Resto itu.


"Woii tungguin!!".Teriak Ayla kepada mereka.sebenarnya Ayla kini sudah dikampus.Tapi ia tidak mau sekolah diluan ia ingin sekolah bareng dengan Azam dan Dila.


"Lu sih yang lambat kaya siput".Ejek Azam kepada Ayla.Pletak! Ayla langsung memukul kepada Azam."Auhh..".jerih Azam yang kesakitan.


"Cih lemah"?ejek lagi Dila.


"Lo ga liat apa otot otot gue ini?,Gue cuma ga tega mukulin kalian".ucap Azam.dan memang sekarang Azam memiliki tubuh yang Sixpack.

__ADS_1


"Ahh..udah ayok gue lapar".Ucap Dila kemudian menuju resto tersebut.


setelah sampai diresto.Azam sedang menunggu pesanan mereka,Dila sudah menunggu Azam membawakan makanan kemeja mereka.dan Ayla pergi kekamar mandi.tinggal Dila sendiri yang berada di meja mereka.tiba tiba sekelompok laki laki datang dan mendekati Dila.


"Woii! mana uang lu".ucap lekaki tersebut sambil mengompas Dila.


"Akuu..gaa punya..uang".ucap Dila yang sudah ketakutan.


"Barikan gak!".bentak lekaki tersebut sambil memukul meja.sontak semua orang disana langsung kaget dan di meja Dila sudah ada orang beramai ramai.Azam tidak menyadari bahwa adik nya dalam bahaya.Azam dengan santainya memakai handsetnya dan mendengarkan lagi lagu.


Sementara Azra dan Aurel."Ehh za,Ada pembagian sembako".ucap Aurel yang melihat kerumunan orang tersebut.


"Kita liat yuk.siapa yang mereka palak".ucap Aurel.dan kemudian mereka mendekat kearah kerumunan orang tersebut.


"Mana uang mu,atau kau mau nyawa mu ini hilang?".bisik lelaki tersebut ditelinga Dila.dan dila dengan cepat memberikan semua uangnya kepada lelaki tersebut.


"Anak pintar".ucap Lelaki tersebut.Azra yang kaget melihatnya ternyata Dila yang sedang mereka palak.


"Kurang Ajar!".emosi Azra dan langsung menendang lelaki tersebut dari belakang.

__ADS_1


"Astaga itukan Dila".ucap Aurel yang juga mengenali Dila.


Lelaki tersebut langsung jatuh dan tersungkur."Sial!! siap yang berani menendangku!".ucapnya dengan marah.


"Aku kenapa?!".ucap Azra yang tak kalah emosian.


"Seorang gadis kecil ternyata".ucap lelaki tersebut sambil menyeringai.dan tiba tiba 2 orang dari belakang langsung memegang kedua tangan Azra agar tidak Bisa melawan.


Brug! orang tersebut memukul wajah Azra dengan keras hingga ada darah yang tampak di ujung bibir Azra.


dengan cepat Aurel langsung menendang telor kedua orang itu dati belakang dan Azra berhasil melepaskan dirinya.


Dila hanya menatap kedua cewe tersebut sambil bertanya tanya dibenaknya.sepertinya aku pernah melihatnya,tapi dimana yah?.batin Dila.


Azra dengan cepat langsung memukul wajah lelaki tersebut sampai berdarah sama yang ia lakukan tadi kepada Azra.


"Sekarang kembalikan uangnya,dan segera pergi dari sini".Bisik Azra sambil menarik kerah baju lelaki tersebut dan menatapnya dengan tatapan membunuh.


"In...inii...".ucap lelaki tersebut dan memberikan uangnya kepada Dila setelah itu mereka pergi dati tempat tersebut.

__ADS_1


bersambung..


__ADS_2