Perfeck Husband

Perfeck Husband
perubahan sikap


__ADS_3

waktu menunjukkan pukul 7 malam.mila yang sudah siap dari tadi menunggu seseorang yang datang.dan pikirannya papa nya mau menjodohkan nya lagi dengan pria lain.


"papa mau jodohin mila sama orang lain lagi?".tanya mila penasaran.


"iyah papa mau jodohin kamu sama orang lain lagi.biar kamu ga pergi pergi lagi sama si Niko brengsek itu!".ucap papa ny mila dengan kesal.


"kok bawa bawa Niko sih".ucap mila tak kalah kesal.


"lagian kamu sih.udah papa suruh kamu buat putusin hubungan kamu dengan dia.dia itu bukan anak yang baik baik".ucap papa nya mila menasehati putri nya itu.


"tapi mila nyaman kok sama nya".ucap mila.


"nyaman apaan.tunggu sebentar lagi siapa yang datang.dan kamu pasti akan lebih nyaman dari si Niko itu".ucap papa nya mila seperti memberikan tantngan kepada mila.


tak berapa lama suara bell rumah berbunyi.papa mila menyuruh nya buat membuka pintu.


"udah bukain sana pintu nya".ucap papa nya mila mendorong tubuh mila


"bik Yen kan bisa pah".ucap mila memanggil pelayan di rumah nya.

__ADS_1


"Bik Yen lagi sibuk.kamu aja yang bukain sana".ucap papa nya mila.


mila pun berjalan mendekati pintu dan Clek!.


lihat siapa yang datang.ternyata yang datang adalah dimas.dimas sudah berpakaian rapih dan membawa sebuket bunga mawar dan tidak lupa dengan coklat.


mila hanya melongok tidak percaya bahwa yang datang itu adalah dimas.ia memcoba untuk menghitung sudah berapa bulan sekarang sejak dimas meninggalkan negri ini


oh iya,ini sudah bulan ke tiga.kok gue **** banget yah.gue hanpir aja lupa sama nya.batin mila.


"assalamualaikum Mila".ucap Dimas membuat mila tersadar dari lamunannya.


"waalaikum salam Di..dimas".ucap mila terbata menyebut nama seseorang di depannya tersebut.


"aduh maaf.aku lupa.silahkan masuk".ucap mila dengan malu malu.


mereka berjalan mendekati ruang tamu yang terdapat papa nya sendiri sedang membaca koran.


"eh ada nak Dimas.apa kabar".ucap papa nya mila.Dimas kemudian mendekati dan mencium punggung tangan calon mertua nya tersebut.

__ADS_1


"alhamdulillah baik om".ucap Dimas sambil senyum.ia sempat melirik mila.dan mata mereka bertemu membuat mila memalingkan mata nya.papa nya yang melihat hanya senyum senyum.


"ehem..ehemm"ucap papanya mila berdehem membuat Dimas kembali fokus kepada om nya."kalian bicara lah dulu,papa ada kerjaan di atas.nanti papa akan balik ke sini lagi".ucap papa nya mila sengaja biar ada waktu mereka berbicara secara langsung.


"pah..".lirih mila.tetapi papa nya seolah tidak mendengar ucapan putri nya tersebut.


papa nyesel banget sih.pake acara tinggal tinggal segala lagi.batin mila.


wajah mila yang tampak kesal membuat Dimas ingin tertawa karna menurutnya itu menggemas kan sekali.


"mila apa kabar".ucap Dimas memecah keheningan.


"al..alhamdulillah baik".ucap mila sambil terbata lagi.


"kamu ga usah terbata gitu ngomongnya".ucap dimas mencoba menggoda mila.


"aku ga terbata kok!".ucap mila dengan suara setenagah berteriak dan menjawab dengan cepat.


"hahaha.kamu makin lama makin berubah yah mil.dan itu membuat ku senang".ucap dimas senyum karna melihat perubahan sikap mila terhadapnya.mila hanya menundukkan kepala nya dan muka nya sudah berubah menjadi merah karna malu.

__ADS_1


bersambung...


hii readerss jangan lupa like nya yah...


__ADS_2