
setelah itu Azra mendekati Dila."Kau tidak apa apa?".ucap Azra dengan lembut kepada Dila.akhirnya ia bisa bertemu langsung dengan Adik kecilnya tersebut.
tiba tiba ada pesarasaan kehangatan yang timbul dihati Dila."Iyaa..aku tidak apa apa..tetapi terima kasih kak".ucap Dila dengan gugup dan menunjukkan senyum manisnya.
Masih saja imutnya..
tanpa kata kata Azra dan Aurel ingin pergii dari resto ini.Azam yang sudah memesan makanan tiba tiba langsung kaget melihat meja yang ia pesan tadi sangat ramai.ia langsung kari terbirit birit melihat kondisi adiknya tersebut.
"Dila..kenapa..inii?".ucap Azam dengan nafas ngos ngosan.
"tadi ada orang yang malak Dila.dan langsung ada 2 kakak cewe yang lindungi Dila".ucap Dila dan Ayla baru selesai keluar dari kamar mandi.
"Siapa orangnya?".tanya Azam yang penasaran.
"orang nya sudah pergi.mungkin dia tidak jauh dari sini.ayok kita kejar".ucap Dila dan mereka bertiga langsung pergi menyusul Azra dan Aurel.
"Nah kak itu kakak nya".ucap Dila sambil menunjuk Azra dari belakang.tiba tiba jantung Azam berdetak dengan kencang perasaannya tidak menentu.ia langsung mendekat kearah Azra.dan memegang bahunya.
Sontak Azra langsung kaget dan melihat siapa orang yang sedang memegang bahunya tersebut."Siapa..!".ucap Azra yang melihat orang tersebut.
__ADS_1
" Az..Azraa..😢😢".tiba tiba saja Azam langsung menangis dan memeluk Azra dengan Erat.
"Ehh dia kenapa?".ucap Dila yang melihat dari jauh Azam tengah memeluk cewe tersebut.
"Ayo mendekat".ucap Ayla dan mereka mendekat.
"Azaamm".ucap Azra dengan bibir kecilnya menyebut nama Adik yang sangat ia sayangi.
dan refleks Azra juga membalas pelukan Azam.
"Sudah ku katakan.jadi laki laki harus kuat ngga boleh lemah".ucap Azra sambil meneteskan air matanya dan memarahi adiknya tersebut.Aurel yang melihatnya ikut terharu.
"Akuu kuat..aku tidak lemah".ucap Azam dan setelah itu ia melepaskan pelukannya.
"Ohh..kakk..Azra".ucap Dila.dan langsung Azra dan Azam menoleh kearah Dila."Iya benar kak Azra".Sambung Dila lagi yang melihat keduanya sangat mirip.dan Dila langsung lari memeluk Azra dengan erat.
"Ahhh ternyata kau sudah besar.Apa azam masih saja menangis?".tanya Azra kepada Dila yang masih berada dipelukannya.
"iaa dia sangat lemah.dan dia tidak sekuat kakak".ucap Dila membuat Azam menatapnya dengan sinis.
__ADS_1
"Dari manatau mu kalau aku kuat?".tanya Azra yang menahan tawanya melihat ekspresi Azam.
"Bunda yang cerita".ucap Dila.dan langsung Azra terdiam saat mendengar nama Bundanya tersebut.
"Bunda yaahh".guman Azra.
"Hey! masih ingat dengan ku?".ucap Ayla mendekat kearah Azra.dan Azra langsung memeluknya sama seperti waktu ia kecil dulu saat Ayla datang Azra langsung memeluknya.
"Aku tidak akan pernah lupa sama kakak".ucap Azra.dan Ayla mengelus kepala Azra lembut.
"Ohh..Dia siapa?".ucap Azam yang melihat Aurel dari tadi hanya diam dan mendengarkan mereka.
"Dia Aurel.dan dia akan menjadi kakak kalian".ucap Azra dan Aurel langsung membolangkan matanya."Dia yang selalu menemani hari hari ku".sambungnya lagi.dan dila langsung memeluk Aurel.
"Makasih kak.karna sudah menemani kak Azra waktu dia kesepian".ucap Dila.
"Hehehe tidak masalah".ucap Aurel dengan menunjukkan senyum manisnya.
"Za,kita pulang yuk".ajak Azam dan Azra hanya menganggukkan kepalanya.kemudian ia memegang erat tangan Azra seperti ia tidak akan melepaskan kakaknya untuk yang kedua kalinya.
__ADS_1
dan mereka langsung pulang.Azam,Azra dan Ayla berada dimobil Azam.dan Aurel bersama Dila berada dimobil Azra.mereka sudah seperti kakak dan adik kandung.
bersambung...