Perfeck Husband

Perfeck Husband
SPESIAL ( AUREL DAN DION )


__ADS_3

Kampus sudah berakhir.Aurel masih menghadapi kelas tambahan.tetapi akhir akhir ini sikapnya berubah terhadap Dion,ia mulai patuh terhadap Dion,dan tidak membangkang apa yang akan Dion katakan.


"Dududu..dududu...Yeyy seneng banget hari ini ga tau kenapa".ucap Aurel yang berlompat lompat kecil menuju ruangan Dion.


"Pakk!boleh masuk".teriak Aurel dari luar.


"Yaa masuk lah".ucap Dion dari dalam.Aurel pun segera masuk kedalam ruangan Dion.


"Hari ini mau belajar apa lagi pak?".tanya Aurel.


"Hemm..semangat kali kamu hari ini".ucap Dion melihat Aurel.


"Kayak nya memang iya,tapi gue ga tau kenapa".ucap Aurel.


"Aku-Kamu ngomongnya Aurel".ucap Dion.


"Iya pak,Aku-Kamu".ucap Aurel yang menurut.


"Ayo kita mulai".ucap Dion.mereka pun belajar bersama diruangan Dion sedangkan siswa yang lainnya sudah pulang.


2 jam kemudian.setelah pembelajaran usai,Aurel langsung pulang menuju Rumah.tiba tiba ditengah perjalanan ada seseorang yang memberhentikan mobil Aurel ia pun langsung mengerem mendadak.


"Haii cantik...turun dulu dong".Goda orang itu mengetuk kaca jendela mobil Aurel.


"Cihh..perampok ternyata,cuma 1 orang?kecil *****".ucap Aurel langsung turun dari mobil nya dan menghajar orang itu habis habisan.


"Gilaa!!belum mulai gue udah babak belur!!Gengg!!".teriak orang itu yang sudah babak belur dibuat Aurel.

__ADS_1


tiba tiba 4 orang laki laki datang setelah orang itu meneriaki mereka."Hehh..cemen lo manggil kawan kawan lo".ucap Aurel.


"Eyy cantik..mau main".ucap laki laki ingin memegang dagu Aurel tetapi dengan cepat Aurel langsung mematahkan tangannya.


"Wahh gila ni cewe,langsung serbu aja lah".ucap seirang laki laki.mereka ber 3 langsung mengepung Aurel.


"Beraninya cuma ngepung?banci lo".ucap Aurel.


"Banyak bacot lu anjing!".ucap laki laki itu.ia pun langsung menendang tangan Aurel dan kena.


"Segitu doang?!cih maju lo semua anjing!".ucap Aurel.ia pun menendang telor laki laki ke 2 dan terjatuh sambil menjerit kesakitan.


"Wahh gila!!udah 3 orang kawan kita babak belur bro".ucap orang ke 3.


"Heh lo ga akan gue kasih ampun".ucap orang ke 4.


Mobil Dion tiba tiba lewat kearah Aurel yang sedang berkelahi.ia pun langsung berhenti dan ia melihat ada seseorang yang memegang balok dan ingin menghantap kepala Aurel dari Belakang.


Bhugg!!dengan cepat Dion langsung menangkis balok orang tersebut dan membuat lengannya berdarah


"Pak Dion!!ngapain kesini".Kaget Aurel.


"Nolongin kamu lah".ucap Dion yang menahan lukanya.


"Nolong apanya!!liat lu luka".ucap Aurel.


beberapa menit kemudian 5 orang yang yang menghajar Aurel tadi sudah babak belur penuh darah tergeletak di jalanan.

__ADS_1


"Huh..huh..Banci banget tu preman sok sokan mau lawan gue".ucap Aurel yang sudah kecapean.


"Kamu menghajar mereka dengan tangan kosong?".ucap Dion.


"Iya,emang kenapa?".ucap Aurel.


"Tidak apa apa..Auw..".tiba tiba Nyeri dari tangan Dion terasa dan Darahnya pun terus mengalir.


"Yaampun..tangan bapak",ucap Aurel.ia pun menarik Dion kedalam mobilnya dan segera mengambil obat P3K didalamnya.


"Makanya Pak,kalau mau bantu pastikan bapak udah aman dulu".ucap Aurel yang melap luka Dion dengan tisyu.


"Kalau ga saya hadang,kepala kamu udah pecah tu".sentil Dion dikening Aurel.


"Hehehe mana aku tau kalau mereka mainnya dari belakang".ucap Aurel.


"Tapi kamu ga apa apa kan?ada yang luka?".ucap Dion khawatir.


"Cuma tangan doang Pak tergores.tapi ga sakit kok".ucap Aurel menunjukkan tangannya yang ditunjang orang itu.


"ga sakit apanya!ini udah sampe biru gitu".ucap Dion kemudian ia menarik tangan Aurel yang mengasihnya dengan antiseptik serta memijitnya supaya tidak bengkak.


Deg..deg..deg..Pak Dion perhatian banget jarang jarang dia kaya gini.jantung tolong pelanin berdetaknya jangan sampe keluar nih.


Aurel terus menatapi Dion yang tengah memijit lukanya dengan lembut."Kenapa?saya ganteng kan?".ucap Dion yang menyadari kalau Aurel terus menatapinya sampai lupa berkedip.


"eh..ih..narsis".ucap Aurel memalingkan wajahnya karna malu.

__ADS_1


"Hahahaa".Gelak Dion melihat wajah Aurel yang malu.


__ADS_2