Perfeck Husband

Perfeck Husband
Demi kesehatan papa


__ADS_3

Prov Azra.


"Cihh...seenaknya menjodohkan orang sembarangan".


sangking kesalnya Azra sekarang sdah berada di bar untuk menenangkan sedikit pikirannya.


tring tring..Ponsel Azra berdering,ia pun langsung mengangkatnya.


"Iyah..siapa..?nada nada sedikit mabuk tapi masih ada kesadaran.


"Azra!!sekarang lo ke rumah sakit jantung Papa Drop lagi!".ucap Aurel dan langsung menutup telponnya.


"Papa..AHH BODOH!!BODOH!!BODOH!!".ucap Azra memukul mukul kepalanya setelah itu ia pun langsung menuju rumah sakit pribadi mereka.


Brak!!Azra membuka pintu ruangan tersebut sangat kuat.semua orang terkejut bukan main kerena dobrakan pintu tersebut.


Azra dengan air matanya mendekat ke tempat tidur Dimas yang sudah siuman sedari tadi."Pa..maafin Azra.ini semua salah Azra...Maafkan Azra..".lirih Azra yang memegang sebelah tangan Dimas dan menggenggamnya dengan erat.


"Udah..Azra ga usah nangis,ini bukan salah Azra,Ini jantung papa yang udah lemah udah ga kuat lagi".ucap Dimas mengelus elus kepala Azra.


"Ga!!Papa harus bertahan sampai Papa melihat Azra menikah!!".ucap Azra.


semua orang mendengarnya ada yang terkejut dan bahagia.sebenarnya kondisi Dimas tidak terlalu parah,dia sengaja melebih lebihkannya karena ia tahu hanya ini satu satunya cara agar Azra mau menerima keputusan mereka.


"Azra..beneran menerima perjodohannya?".


"Ia Azra akan menerima perjodohannya...Tapi Papa harus sehat dulu".ucap Azra sesekali sesegukan.

__ADS_1


"Azra..maafin Bunda udah maksain Azra tadi".ucap Mila dan memeluk Azra dari belakang.


"Bunda salah kok.kalian melakukan ini untuk kebaikanku.jadi akupun harus menerimanya".ucap Azra dengan senyum palsunya.


Sebenarnya hati Azra juga tidak mau menerima perjodohan ini.Tapi ini karna ia sangat khawatir dengan kondisi papanya maka mau tidak mau ia harus menerima perjodohan ini.


"Alhamdulillah..Azra makasih sayang".ucap Vina sembari memeluk Azra karna senang.


"Sama sama Ma..".ucap Azra membalas pelukan Vina dan dengan senyum palsunya itu lagi.


He..berpura pura menerimanya rupanya.Aku tau ini pasti berat buatmu,Kau akan membenciku seumur hidupmu.Tetapi aku tidak akan memberiarkan itu terjadi.Lama kelamaan kau akan jatuh cinta denganku.Tunggulah saat itu tiba.batin Randy.


"Kalau gitu kami pamit dulu Mil.Dan Dimas kau harus secepatnya sembuh dan juga menjaga tubuhmu".ucap Vina dan kemudian mereka pun pergi tetapi tidak dengan Randy,dia tinggal disini dan menemani mereka semua.


sekarang Azra duduk disamping Aurel dan dengan mata sembabnya."Em...lo minum yah?".tanya Aurel yang mencium bau alkohol dari tubuh Azra.


"Mama..Papa besar kenapa!?".ucap Raisa yang langsung lari terbitit birit mendengar semua keluarganya berada dirumah sakit.


"Ahh..sayang sini dulu.Papa besar tidak apa apa kok".Ucap Azra dan Raisa pun duduk dipangkuan Azra.


"Mama..Papa Besar tidak apa apakan?".ucap Raisa.


"Papa besar tidak apa apa.Raisa sinilah temani Papa Besar".ucap Dimas.Raisa pun duduk disamping Dimas.


"Azra mandi sono.liat lo berantakan banget".ucap Aurel.


"Ia mandi gih".ucap lagi Mila.

__ADS_1


"Iya iya ish.".Ucap Azra ingin lergi dari ruangan itu.


"Tunggu!,Gue ikut".ucap Randy.ia pun menyusul Azra dan mengemudikan mobilnya.


"Ke Apartemen gue".Ucap Azra judes.


"Lah..gue mana tau tempatnya dimana".ucap Randy yang masih fokus mengemudi.


"Di Xxxxx.belok kanan".ucap Azra.


dan Randy pun langsung tancap Gas menuju lokasih tersebut.


sesampai Disana Azra langsung naik kelantai 3 dan segera mandi membersihkan tubuhnya.sedangkan Randy lagi asyik melihat lihat pajangan foto foto Azra.


"Imut banget..ternyata Azra sudah punya Anak".Ucap Randy yang melihat pajangan besar berisi Foto Azra dan Raisa sedang berpelukan memakai aksesoris,baju dan sepatu yang couple.


"Anak Angkat".ucap Azra yang dari atas sudah selesai mandi dan sempat mendengar pembicaraan Randy.


"kenapa begitu mirip?".tanya lagi Randy.


"Gatau".timpah Azra.


"Astaga..dijawab dengan baik dong".


setelah itu mereka berduapun kembali lagi ke rumah sakit.


bersambung..

__ADS_1


__ADS_2