
Pagi harinya...
"Sial! gara gara tadi malam aku sampai lupa bangun!".ucap Mila yang menginggat kejadian tadi malam.
hemm saat tidur pun dia tampan sekali.
Mila menatap Dimas yang masih tidur dipelukannya sambil berguman guman didalam hatinya.dia mengelus lembut wajah Dimas dan rambutnya.
terima kasih sudah ada disamping ku.aku mencintai mu.
Cup! Mila mencium bibir Dimas dengan lembut dan membisikkan sesuatu ditelinga Dimas."I love you".bisik Mila
"i love you too my wife".ucap Dimas membuat Mila mendorong tubuh Dimas karna terkejut.Mila memalingkan wajahnya.
"Ma..maas kamu udah bangun?".ucap Mila.
"Dari tadi".ucap Dimas santai.
"Kok kamu gitu sih".ucap Mila yang malu tiba tiba menjadi kesal.
"hahaha Kok malah ngambek,tapi makasih lo ciumannya tadi".ucap Dimas membuat wajah Mila kembali memerah.
"Yee kamu bisa ajaa".ucap Mila.
"Sinii dong sayang,peluk lagi".ucap Dimas kemudian Mila langsung memeluk erat tubuh Dimas dan kembali tertidur.
Jam 10.30.diruang tamu
__ADS_1
"Kok Mila belum keluar dari kamarnya yah".ucap Oma Vina yang tidak melihat batang hidung Mila.
"Mungkin kakak ipar capek Oma".ucap Rosie.
"Kalau gitu biar mama bangunkan saja mereka".ucap Mama Sarah.
"Ga usah.yang dikatakan Rosie itu benar mungkin mereka berdua kecapean akibat pesta pernikahan mereka".ucap Oma Vina dan kembali menonton Tv bersama Rosie dan Mama sarah.sedangkan Papa Sufian sudah berangkat kekantor.
Dikamar Mila dan Dimas.
"Astaga sudah jam 11!".ucap Mila yang melihat jam di ponselnya."Mas bangun! sudah jam 11 nih".ucap Mila yang mengguncang guncang tubuh Dimas tetapi tidak ada reaksi.
Mila pun bangun dari tidurnya dan memakai selimut untuk menutupi tubuh polosnya tersebut.
"AAAHHHH".teriak Mila membuat Dimas langsung terbangun dan melihat Mila dengan tatapan Khawatir.
"Sakit banget Mas".Ucap Mila yang sedang menahan sakit diarea bawahnya.
"Itu wajar kok Mil.saat melakukan yang pertama".ucap Dimas dan kemudian mengangkat tubuh Mila yang dilapisi oleh selimut dan membawanya kekamar mandi dan meletakkannya di bathup.
"Kamu mandi dulu,biar Mas buatin sarapan untuk kamu dan kita makannya dikamar saja".ucap Dimas kemudian berjalan keluar dan meninggalkan Mila.
Mila pun segera mandi dan berendam didalam bathup sambil menenangkan dirinya sejenak.setelah mandi mila kemudian berjalan kekasur dan duduk bersandar diranjang.
Clek!pintu terbuka dan terlihat Dimas dari balik pintu sambil membawa nampan berisi makanan untuk mereka berdua.Dimas kemudian duduk disamping mila dan menyuapkan nasi tersebut kedalam mulut Mila.
"Mas aku bisa kok".ucap Mila ingin mengambil sendok ditangan Dimas tapi terhalang.
__ADS_1
"Biar mas nyuapin kamu".ucap Dimas dan akhirnya menyuapi Mila.setelah mereka makan Mila dan Dimas sedang asyik dengan ponsel mereka masing masing.
"Eh mas.kamu ga ada jadwal penerbangan?".ucap Mila.
"Ga.jadwal ku tinggal 2 minggu lagi".ucap Dimas kemudian beralih dari ponsel dan memainkan rambut Mila.
"Bosan Mas dikamar mulu".ucap Mila dengan tampang bosannya.
"tapi kamu lagi ga bisa jalan".ucap Dimas.
"Jadi kita seharian nih dikamar?".ucap Mila.dan Dimas menganggukkan kepalanya.
"Hmm..Mil rencananya kamu mau punya anak berapa?".ucap Dimas dan Mila membulatkan matanya.
"hemm..mau nya sih anak kembar mas".ucap Mila yang sudah membayangkan bagaimana nanti jika anaknya memang kembar.
"Cuma 2 nih?".ucap Kemudian Dimas.
"kalau bisa 3 mas".ucap Mila senang.
"kalau yang kembar mau nya cewek dua duanya atau sepasang?".tanya lagi Dimas.
"Maunya sih cewek.tapikan kita gatau kalau memang anak kembar yang kita dapat nantinya".ucap mila sambil senyum.
"Kalau gitu kita harus bikin sesering mungkin".ucap Dimas dan membuat mata mila membolang.menurutnya sudah cukup tadi malam dan bagaimana jika mereka terus melakukan setiap hari?bisa bisa Mila sudah K.O.hahaaha
bersambung...
__ADS_1