Perfeck Husband

Perfeck Husband
SPESIAL ( AZAM DAN SILVI )


__ADS_3

sedangkan Azam sendiri tengah memperjuangkan cintanya untuk Silvi gadis yang bersuara lembut tersebut.Azam sudah berusaha semaksimal mungkin untuk bisa mendekati wanita yang selama ini ia nantikan.tetapa sayangnya,Silvi menjaga jarak dari Azam karena ia takut Azam akan macam macam dengannya.


hari demi haripun Azam tak pernah patah semangat.ia terus berjuang dan berjuang sampai akhirnya Silvi dapat menerimanya walau hanya sebatas teman itupun sudah cukup bagi Azam sendiri.


Hari ini Azam mengajak Silvi untuk makan malam bersamanya dan Silvi menerima tawaran dari Azam karena ia juga ingin mengatakan sesuatu kepada Azam.Pikiran Azam menjadi sangat senang karena ia pikir Cintanya akan terbalas pada saat makan malam nanti.tapi siapa yang tau akan apa yang terjadi pada mereka berdua.


Azam sudah siap sedari tadi.ia bolak balik berkaca melihat penampilannya sudah oke atau belum,sudah memakai Parfum hampir 1 botol,dan juga ia memakai minyak rambut hampir setengah habis dari tempatnya.ia pun berjalan turun menuju mobilnya karena waktunya sudah tiba untuknya makan malam dengan Silvi atau disebut dengan Kencan bagi kaum muda.


"Wihhh...rapi bener silemot".ucap Dila yang melihat penampilan Azam dari atas hingga bawah.


"Dila..dila..-".


"Saya saya".jawab langsung Dila.


"😑.Ekhem..Gue ga mau berdebat yah sama Bocil kaya lu.dan Gue mau pergi dulu babay!".ucap Azam.


"Azamm...ngomongnya apa?".ucap Mila dan langkah kaki Azam pun terhenti.


"Ehehe..Bercanda Bun.Adek ku sayang...abang mau pergi dulu kencan.so doakan abangmu ini supaya cintanya terbalaskan okee".ucap Azam kepada Dila.


"Hahahhaa..emang ada cewe yang mau sama lo".Gelak Dila.


"Nyesel gue ngomong baik baik sama lo".Kesal Azam.


"Jadi Bunda bakal punya Mantu Cewe Zam?".ucap Mila senang.

__ADS_1


"Insyaallah Bun.Doain yah Bun supaya Azam ga ditolak.soalnya kalau ditolak nyesek banget dihati".ucap Azam.


"Dihh..lebay lo".ucap Aurel.


"Banyak banget sih yang iri sama gue".ucap Azam.


"Hahaha..udah Zam.mending kamu langsung pergi.kan sayang kalau cewenya nunggu lama".ucap Kakek.


"Nah kakek pengertian nih.Azam pergi dulu Assalamualaikum".ucap Azam.


"Waalaikumsalam".balas semua orang.


"Rel..kamu tau siapa yang diajak Azam makan malam sama?".Tanya Mila yang begitu penasaran.


"Hemm...Bagus deh..mantu Bunda bertambah satu lagi.Kamu kapan sayang?".tanya Mila.


"Hehehe ga tau Bun".ucap Aurel.


*****


Restoran yang berada di Dekat Pantai.


"Ahh...maaf Azam aku terlambat.banyak urusan soalnya".ucap Silvi yang datang menggunakan Dres Shot warna Navy sangat cocok untuk tubuhnya.


Yaampun cantik banget.

__ADS_1


"Ahh..iya ga apa apa.lagian aku baru nyampe kok".ucap Azam."Duduk Gih".ucap Azam.Silvi pun segera duduk berhadapan dengannya.


"Mau ngomong apa Zam".tanya Silvi langsung karena waktunya sangat sedikit untuk bertemu dengan Azam.


"Makan dulu dong".ucap Azam menawarkan makanan.


"Duh Azam.waktunya mepet banget nih".ucap Silvi.


"Em...Silvi aku agak ragu mengatakannya".ucap Azam.


"Gapapa Zam.ngomong aja sekarang".


"Baiklah aku ngomong nih.Silvi kau tau sejak aku bertemu denganmu aku sudah menyukaimu dari situ.tetapi beberapa minggu aku tidak bisa bertemu denganmu karena aku tidak tau kau itu siapa.namun waktu mempertemukan kita lagi di Mall dari situ aku sudah mendapatkan cintaku kembali.Hari demi Hari aku mencoba untuk mendekatimu namun kau menolakku.dan sekarang kau sudah menerimaku menjadi temanmu.tapi aku tidak mau menjadi temanmu.dan sekarang aku mau membicarakan kepadamu WILL YOU BE MY GIRLFRIEND?.Ucap Azam dengan kepercayaannya mengatakan hal tersebut kepada Silvi.


Deg!!..Deg!!...Deg!!...


"Azam sebernanya aku juga tidak ingin menolakmu.aku ingin mengatakan sesuatu kepadamu.Maaf aku tidak bisa membalas cintamu.tapi aku yakin suatu saat nanti kita akan bertemu lagi".Ucap Silvi yang beranjak dari duduknya dan tiba tiba helikopter datang dari atas dan mendarat tepat ditepian pantai.


"Tapi Silvi kau mau kemana!!".teriak Azam karena suara baling baling helikopter sangat besar.


Silvi pun mendekat dan ia mencium pipi kiri Azam."Jangan mencariku,biar aku saja yang akan datang lagi kesini dihadapanmu".ucap Silvi sambil senyum.dan ia berjalan menuju helikopter."I love you Azam!!Tunggu aku!!" teriak Silvi dari atas.


Azam masih berdiri kaku dan memegang pipinya bekas ciuman dari Silvi yang masih hangat.Cintanya memang tak terbalaskan tapi Silvi menyuruhnya untuk menunggu dan Azam akan menunggu karena suatu hari nanti pasti akan ada kepastian dari hubungan mereka.


"Aku akan menunggumu walau 10 tahunpun aku akan setia menunggumu.I Love You To Silvi".Ucap Azam dengan senyum manisnya melihat Helikopter Silvi perlahan lahan menghilang.dan ia pulang menuju Rumah dengan perasaan bahagia.

__ADS_1


__ADS_2