Perfeck Husband

Perfeck Husband
firasat buruk


__ADS_3

malam harinya.Azra sudah berada di Rumah utama keluarga Tjama.yang sangat ia rindukan adalah sosok bidadari kecilnya yang selalu menghiasi hari hariny dengan penuh keceriaan.


"Za,kenapa ga barengan sama Randy?". tanya Mila.


"Randy belum pulang Mah,mungkin aja lembur".


"Iya sih,kalau gitu kamu main aja sama Raisa mama mau masakin makanan untuk kita makan".


"Rel?Gimana hubungan lo sama Dion?".ucap azra.


"Hubungan apaan,".


"Hahaha,Lo zam ga ada niatan gitu mau nikah muda?".


"Ga niat,Tapi gue mau cari seseorang dulu".


"Ehh,Za gimana firsh night lo?".ucap Aurel menggoda Azra.


Bluss*."Hilih,lo mau balas gue yak?".

__ADS_1


"wkwkwk selo baelah,Tapi menurut gue Randy itu memang pasangan yang cocok banget dah buat lo".


"Bun,Pah Azra mau balik dulu,takut Randy udah pulang dan dia belum makan".ucap Azra lalu mau pergi pulang.


"Dihh dia marah hamjin".menatap sinis Azra.


"Bunda hati hati,dan jaga papa baik baik".ucap Raisa.


"Makasih sayang.Assalamualaikum".ucap Azra dan pergi dari sana.


Didalam perjalanan tiba tiba Hati Azra berdetak sangat kencang seperti pertanda buruk.dia terus berdoa sepanjang perjalanan dan memegang dadanya agar berhenti berdetak.


tiba tiba Azra hampir saja menambrak seseorang dan langsung ia mengerem mendadak membuat kepalanya terbentur disetir mobil."Apa gue bilang,pasti ada saja yang akan terjadi".


Azra pun turun melihat siapa yang ia tabrak,betapa terkejutnya Azra mendapati suaminya yang tengah mabuk mabukan dan hampir saja ia tabrak.sontak Azra langsung membangunkan Randy yang tertidur atau pingsan.


"Ran,Randy!! bangun!! Randy!!".Azra meneriaki sambil memukul pipi Randy supaya sadar.


"Cherry? apa kau itu?sudah lama sekali".ucap Randy yang mengigau.

__ADS_1


"Jika kau bukan suamiku,aku pasti sudah menambrakmu hingga tewas!".gumam Azra sambil mengangkat tubuh Randy kedalam


mobil."******,berat banget".


Akhirnya dengan kerja keras dan kesabaran Azra ia berhasil memasukkan tubuh kekar Randy kedalam mobil,dan langsung ia menuju rumah.saat mendengar nama Cherry tersebut hati Azra bergetar dengan cepat,tapi ia tidak tau apakah ia cemburu atau apa yang penting Azra sudah merencanakan bahwa ia akan menyatukan Randy dengan Cherry.


"Kenapa kau mabuk mabukan!,aku tidak peduli denganmu,aku hanya kasihan saja jadi jangan anggap ini sebagai rasa perhatianku!".cicitan Azra setelah ia membaringkan tubuh Randy diranjang.


Azra melepaskan sepatu,Kaos kaki,dan Jas serta dari Randy.kemudian ia menarik selimut dan menyelimuti Randy.


Aku tau hari ini sangat berat bagimu,maaf karena sikapku terlalu kasar kepadamu.tapi mudah mudahan aku bisa merubahnya setelah kau mendapatkan kembali cintamu.aku yakin itu.


tanpa sadar Azra mencium kening Randy dan mengelus kepalanya.tampak wajah senyum Randy saat tertidur.


"Hilih hanjim giliran gue cium senyum senyum lo,Astaga!! gue menciumny!!Azra apa yang kau pikirkan!".ucap Azra mengutuki kebodohannya baru pertama kali ini ia berani mencium seorang laki laki yang ia tidak kenal padahal sudah berstatus suami istri.


Azra pun menuju sofa untuk tidur ia terus melihat Randy dari sofa sampai akhirnya ia tertidur dengan pulas.


bersambung...

__ADS_1


jangan lupa,Like,Komen and Vote


__ADS_2