Perjalanan Ke Dunia Lain Bersama Ponselku

Perjalanan Ke Dunia Lain Bersama Ponselku
Chapter 10


__ADS_3

 Isi Surat 


Hei Putri Ryuu yang manis


Aku,Pangeran Henry disini menunggumu


Aku sangat mencintaimu


Jika kau bersedia


Mau kah kau ikut pulangbersamaku dan menjadi pengantinku?


Hanya kita berdua


Dan saat itu juga Aku akan membuatmu


jadi milikku


Aku akan segera datang malam ini


Tunggu aku


Pangeranmu,Henry


"Siapa yang mengirim ini Hakuya,Ryuu tidak pernah berhubungan dengan pria manapun selain Hakuya,Ryuu hanya mencintai Hakuya, Ryuu tidak-


Dengan tenang Aku meletakkan jari telunjukku ke bibir manis Ryuu agar dia bisa tenang


"Ssssttttt......Aku mempercayai Ryuu dari pada sepucuk surat ini,tenang saja jika dia datang malam ini,Aku akan menghentikannya"


"Hakuya....He,em"


"Lagipula dia ingin membuat masalah saat masalah kita belum selesai"


"Masalah kita belum selesai Hakuya?begitukah?"


"Aliza,saat Aku masuk keruang bawah tanah itu,Aku hanya menemukan anak-anak yang dipenjara lalu mengantar mereka pulang,saat itu Aku berfikir kenapa tidak ada orang penting yang mewakili eksperimen ini"


"Kau benar Hakuya,jika begitu apa mereka menculik anak-anak dikota lainnya?"


"Hmm dimana pria itu?"


"Dia pulang duluan karena sesuatu,dia sangat ketakutan dan tak lama setelah kalian pergi dia juga pergi"


"Ini sangat aneh,apa mungkin....ohh jadi begitu"


"Apa ada sesuatu,Master?"


"Pria itu orang penting di eksperimen ini"


"Apa?dari mana Hakuya tau?"


Aku lalu melihat Ayane


"Ayane,apa kau tidak sadar saat dia bilang tolong selamatkan putriku?sedangkan yang diculik hanyalah anak laki-laki"


"Kau benar Master,Aku tidak menyadarinya"


"Karena itu dia kabur saat kami pergi,karena dia takut kalau dia adalah pelaku sebenarnya"


"Tapi Hakuya,jika begitu bukankan dia pergi jauh?dia kan sangat cepat"


"Haha karena itu.....


Aku mengeluarkan ponselku dan membuka peta untuk melacak keberadaannya dengan memakai wajahnya saat ku foto diam-diam


"Caranya begini,kita hanya perlu memasukkan fotonya dan Akan terlihat titik merah dipeta untuk menunjukkan kemana dia berada"


"Waahh ponsel Hakuya sangat hebat"


"Sekarang masih jam 16:00,kita tidak punya waktu lagi,jangan sampai dia membuat masalah"


"Jadi apa yang akan kita lakukan Hakuya?"


"Aku yang akan melakukannya sendiri,kalian diam saja dirumah karena kita tidak tau bahaya apa yang menanti"


"Baik Hakuya"


"Pergilah ke meja dihalaman untuk meminum teh,ajak Ryuko dan Kyouko...jangan lupa berikan mereka susu"


"Baiklah Hakuya,akan kami jaga mereka berdua,semoga berhasil Hakuya"


Kulihat dia sedang berlari dengan cepat dan berpindah pindah lokasi,entah apa yang digunakannya,Aku melihat titik merah yang menandakan pria itu sedang berada di lokasi itu...baiklah "TELEPORT"


Aku berpindah ketempat dia pergi


Setelah itu Aku melihat pepohonan dan tempat yang sangat sepi,Aku melihatnya berlari dan berhenti dengan terengah-engah


"Haahh..Haahh...Hahhh...Hahhh,untung saja Aku berhasil kabur,Haha untung saja ada anak-anak itu mengalihkan perhatiannya,Aku bisa menyuruh orang-orang untuk menculik anak-anak lagi hahah"


"Oh ya?apa benar begitu?"


"Hah bagai mana bis-


"Baaaammm.....Baaamm,Aku tau pelakunya adalah kau dan kau tahu,Aku benci orang-orang jahat"


"Apa,apa yang kau lakukan?"


"Tentu saja Aku bertindak adil...Sreeeettt..."


"PORTAL..."


Aku membawanya keistana dan kebetulan ayah sedang disinggasananya"


"Ayah,Aku datang membawa sumber masalahnya"


"Hakuya?sumber masalah?oh jadi kau yah yang menculik anak-anak itu?"


"Haahh?Aku....aku?"


"Pengawal,Aku butuh bantuan kalian "PORTAL" Ada banyak sampah yang sedang tidur di dan,masuklah dan bawa mereka semua"


"Baikk!Tuan Hakuya"


Mereka mulai masuk dan membawa penculik-penculik tadi satu persatu


hingga semuanya terkumpul


"Baiklah,kau puas melihat para penculik ini hah?"


"Aku....aku...dasar kau sialan,beraninya mengganggu rencanaku"


"Masukkan mereka semua kedalam penjara,kita akan menanyai mereka nanti"


"Baik,Yang Mulia"


Ayah lalu melihat kearahku dan tersenyum

__ADS_1


"Hakuya,Aku tahu kalau Aku bisa mengandalkanmu,terima kasih banyak Hakuya"


"Jangan sungkan untuk meminta pertolonganku Ayah,Aku siap jika Aku mampu melakukannya"


"Haha kau memang cocok untuk menjadi tunangan Ryuu"


"Oh ya Ayah,Apa kau kenal seseorang bernama pangeran Henry?"


"HAAHH?.....Tunggu,Apa maksudmu Hakuya?Pangeran Henry itu pangeran yang sangat serakah,jika dia ingin sesuatu maka dia harus bisa mendapatkannya,walaupun dengan cara yang kejam,jangan sampai Ryuu jatuh ketangannya"


"Tenanglah Ayah,Aku akan melindungi Ryuu,dia juga sudah mengirim surat dan Akan datang malam ini,Aku punya sebuah rencana Ayah"


"Benarkah Hakuya?Jika begitu lindungi Ryuu ya,Aku mohon padamu Hakuya"


"Ayah seharusnya tidak bilang "Aku mohon padamu" tapi "Aku serahkan padamu" "


"Jika begitu Aku serahkan padamu calon menantuku"


"Tentu saja Ayah"


Setelah itu Aku pamit pulang dan waktu sudah menunjukkan jam 17:00 dan hampir menunjukkan jam malam


"Aku kembali"


"Selamat datang kembali Tuan Hakuya"


"Asuka,dimana semuanya"


"Mereka ada dikamar masing-masing tuan"


"Heeh begitu yah,dimana Ryuko dan Kyouko?"


"Mereka dikamar Putri Ryuu,sedangkan Nona Aliza,Alizia dan Ayane sedang istirahat dikamar mereka"


"Baiklah,jika terjadi sesuatu panggil Aku,Oh ya segera siapa makan malam"


"Baik Tuan,sesuai perintah"


Lalu Aku naik keatas dan pergi kepintu kamar Ryuu


"Tok....Tok...Ryuu?Ryuu didalam?"


"Sebentarrrr......"


"Kreekkk...Hakuya sudah pulang"


"Hakuyaaaaa.......Plukk"


"Haha...Yos...Yos kalian berdua bersemangat yah"


"Hakuya,kami merindukanmu"


"Hakuya juga"


"Hakuya bagaimana dengan pria itu?"


"Oh semuanya sudah beres,tapi soal masalah pangeran itu,Aku tidak akan menyerahkanmu padanya"


"Hakuyaa....."


"Sekarang sudah jam 17:15,ingin lihat matahari terbenam?"


"Yaaa...Ryuu mau"


"Ryuko jugaa"


"Baiklah,Ayoo...."


Kemudian kami berempat turun kebawah dan melihat matahari terbenam,matahari didunia ini sangat indah dari pada yang di bumi


"Semuanya,pegang tanganku...saling memegang"


"Kita mau kemana Hakuya"


"PORTAL,Kita akan ke atap Mansion,disini lebih jelas terlihat"


"Waah Hakuya benar,Hakuya lihat-lihat mataharinya"


"Ryuko menyukainya kan,Kyouko juga?"


"Heem,Kyouko sangat menyukainya"


"Ini sangat indah Hakuya"


"Benarkan?Ayo kita lihat pemandangan disini"


"Hakuya itu mereka bertiga"


"Heeh mereka bertiga barusan dari kamar yah,Heii kalian bertigaaaaa...!!"


"Ehh,Ha...Hakuya?Apa yang kalian lakukan diatas sana?"


"Kami semua sedang melihat matahari terbenam,mau ikut?"


"WOOOSSHHH....Tentu Aku ikut master"


"Wah kau bersemangat sekali langsung melompat begitu daru bawah Ayane"


"Tentu Master,Heii kalian berdua ayo naik keatas sini"


"AKU DAN ADIKKU TIDAK BISA KESANA"


"TEKEPORT,sekarang bagaimana?"


"Heeh mataharinya sangat indah,dan ini tinggi sekali"


"Kakak lihat itu mataharinya,indah sekali"


"Wah kau benar,Apalagi bersama semuanya disini"


"Kita nikmati saja bersama Hakuya"


Lalu kami melihat matahari terbenam hingga tidak terlihat lagi


"Hakuya ada Asuka dibawah,mungkin dia ingin memberi tahu sesuatu"


"Mungkin Ryuu benar,Asukaaaaa...!!!"


"Ehh Tuan Hakuya?sedang apa anda diatas?"


"Kami sedang melihat matahari"


"Begitukah?Tuan makanan sudah siap,silakan turun kebawah dan ke ruang makan tuan"


"Baik kami akan segera turun"


Aku bertanya kepada Ryuko dan Kyouko yag sejak dari tadi di pangkuanku untuk melihat matahari terbenam

__ADS_1


"Ryuko,Kyouko apa kalian sudah lapar?"


"Iyaa Ryuko sudah lapar Hakuya"


"Kyouko juga"


"Baiklah ayo kita segera turun"


"Master,ada yang datang dengan kereta kuda"


"Hmm,Ayane cepatlah bawa Ryuko dan Kyouko kedalam"


"Baik Master,Ayo Ryuko,Kyouko...Wooosssshhh"


"Semuanya saling berpegangan,sudah?"


"Kami siap Hakuya"


"Oke.....Teleport"


Kami sampai kebawah dan menunggu siapa yang datang dengan kereta kuda itu


"Siapa yang datang?Kau tau Hakuya?"


"Dia adalah pangeran Henry,dia ingin membawa pergi Ryuu dari sini,kalian segeralah masuk kedalam,Aku akan menyambutnya"


"Baik Hakuya,Ayo Alizia,Ryuu"


"Baiklah Kakak"


"Ayo kita masuk"


Mereka semua sudah masuk dan Aku menunggu pangeran Henry itu melewati pagarku dan melihat seperti apa dia orangnya


"Semuanya,beri jalan kepada Yang Mulia pangeran Henry"


Tak kusangka keinginannya untuk membawa Ryuu sangat besar sehingga membawa sejumlah prajurit,seperti mengajak perang,lalu Aku melihat seorang pria denga postur badan sama denganku,sepertinya dialah orangnya,dia berjalan kehadapanku dan membawa dua pengawal disisi kiri dan kanan


"Oh ya,ada seorang rakyat jelata disini,apa ini yang dijadikan menantu oleh Yang Mulia kerajaan Hestia?Ryuu seharusnya bersamaku,minggirlah kau rakyat jelata karena Aku sangat baik memberikanmu kesempatan untuk menyingkir"


"Ya ampun,sudah masuk kerumah orang lain tanpa permisi,begitukah kau ingin membawa Ryuu pergi dari sini?"


"Heii jaga omonganmu didepan pangeran Henry"


"Oh kalian berdua ingin menhentikanku dengan tombak kalian?jika begitu lawan dulu gadis kecil ini,Ayane!"


"Wooosshhh....Slasshhh,Kau yang harus menjaga omonganmu terhadap Masterku"


"Apa?sekali serangan mereka langsung mati?"


"Tuan,kami belum mati,kami dilumpuhkan olehnya,dia orang berbahaya Tuan"


"Cihh,semua prajuritku...serang rumah ini dan bawa Ryuu kepadaku.....,Hei kenapa kalian tidak bergerak?,lakukan perintahku"


"Tuan,kami tidak dapat bergerak,kami tidak tau apa yang terjadi dengan kami"


"Cih...dasar tidak berguna,Heii sialan apa yang kau lakukan kepada prajuritku Hah?dasar kau dibiarkan malah semakin menjadi,Slaaashhhh"


"Krenngg....Kalahkan Aku dulu baru kau melawan Masterku"


"Apaa?apaan gadis kecil ini,dia kecil tapi tenaganya besar sekali"


"Hei pangeran,kau sudah salah karena menjadikan kami musuhmu,pedangmu ini tidak bisa melukaiku sama sekali"


"Diam kau....slassshhh,CRAAACCK!!....Apa...Apa yang terjadi?pedangku,pedangku bisa retak dan pecah begini?"


"Silakan kau pergi pangeran Henry,kedatanganmu tidak dibutuhkan disini"


"Cihh awas kau...Aku akan datang kembali untuk membawa pujaan hatiku,Ayo semuanya kita Kembali"


"BAIKK YANG MULIA"


Dengan begitu kuharap masalah ini selesai dengan cepat,Ryuu memang cantik dan masih sangat muda,apa sebegitunya orang lain ingin merebutnya dariku?


"Master,kenapa prajurit mereka bisa bergerak?sihir apa yang kau gunakan?"


"Oh itu sama sekali bukan Aku,tapi Alizia"


"Alizia?....."


Ayane menoleh kebelakang dan melihat Alizia yang sedari tadi berada dibelakang mereka


"Bagus Alizia,sihirmu memang hebat"


"Terima kasih Hakuya"


"Baiklah semuanya,bagaimana jika kita masuk dan makan malam"


"Aku juga sangat lapar Hakuya"


"Dasar kakak tukang makan"


"Ryuu juga Hakuya"


"Ehh Ryuu disini?"


"Yaa,Ryuu senang kalian semua melindungi Ryuu"


"Ryuu,kita semua sudah seperti keluarga sekarang,kita makan bersama,bercanda bersama,dan tinggal bersama...jadi tidak butuh alasan bagi kami semua untuk melindungimu"


"Aliza benar Ryuu,selama kita bersama,tidak ada yang bisa mengalahkan kita"


"Hakuya......"


"Aku,Master dan semuanya berada dipihakmu,Aku tidak akan membiarkan siapapun membawamu pergi dariku"


"Ayane........"


"Ryuu sudah seperti adikku sendiri,Aku tidak akan membiarkan mereka membawamu"


"Alizia.....semuanya,Terima kasih banyak"


"Baiklah,Ayo kita semua makan,Aku sudah sangat kelaparan"


Lalu kami semua pergi keruang makan dan menghabiskan waktu bersama,terlalu banyak masalah hari ini,setelah makan kami semua kembali ke atap dan melihat pemandangan langit yang penuh bintang bersama


"Hakuya,Ryuko ingin menangkap bintang"


"Baik baik,jika ada bintang jatuh kita akan menangkapnya"


"Hakuya,Kyouko juga ingin"


"Hahah baiklah-baiklah kalian berdua,kita akan menangkap bintangnya jika sudah jatuh yah"


"Yaaaaaayyyy,Kyouko sayang Hakuya"


"Ryuko juga sayang Hakuya"

__ADS_1


"Hakuya juga menyayangi kalian berdua,penyemangat kecilku~


__ADS_2