Perjalanan Ke Dunia Lain Bersama Ponselku

Perjalanan Ke Dunia Lain Bersama Ponselku
S2 CH:10 Chapter 51


__ADS_3

"Ya,kau pulang lalu membangunkan semua orang." Aliza menggosok matanya.


"Ada apa Hakuya?" tanya Ibuku.


"Ya,Ryuu penasaran." Ryuu sambil tersenyum


"Aku sedang bermimpi tentang dirimu,Hakuya mengacaukannya." Neptune mengeluh.


Lalu Aku menceritakan apa yang terjadi dan mereka dengan cepat mencerna pemikiran ku dengan setengah kaget.


"Baiklah,Kastil itu besar dan nyaman,pasti menyenangkan." Kata Ryuu.


"Benar Ryuu,Aku ingin kita semua membantu pembangunan kota disana." kataku sambil mengelus kepala Ryuu.


"Baiklah,jika memasak saja tidak akan jadi masalah." Angela menambahkan.


"Aku dan Shiina akan membantu memotong kayu." Ayane sambil mengangkat tangannya.


"Itu bagus,kalian bertiga memang sangat dibutuhkan." Kataku sambil mengelus kepala mereka.


"Baiklah,Aku setuju,kita akan pindah malam ini juga,segera kemasi barang kalian dan kita akan langsung berangkat,diKastil lebih luas dibanding disini." jelasku.


Sembari menunggu,Aku mengobrol bersama Alarick dan Orion yang bercerita bahwa mereka sahabat lama semenjak di surga dan merasa bosan hingga turun ke dunia manusia dan tak dapat kembali lagi.


Sebelum pulang ke mansion sebelumnya,Aku sudah memindahkan pintu masuk ke pulau bintang di jalan bawah tanah kastil,Aku tidak sengaja menemukannya dan memeriksanya sebentar.


"Semuanya sudah siap Hakuya." Ryuu sambil membawa kopernya.


"Kalian semua sudah siap,ayo kita berangkat." Kataku sambil membuka portal.


Kami semua lalu masuk ke dalamnya dan menembus ke Kastil baru kami.


"Wahh,Kastil ini sangat megah,juga besar dan lebih pantas disebut istana." Ryuu terpukau.


"Ryuu benar,ini sangat indah sekali." Aliza tersenyum lebar.


"Pemandangan di atas sana mungkin lebih Indah." Neptune menambahkan.


"Aku senang kalian menyukainya,kamar kita semua berada di atas,disana sangat luas,kalian bisa mengadakan pesta piama,rapikan barang kalian dan cepalah tidur." jelasku.

__ADS_1


Mereka semua naik ke atas dan mulai merapikan barang,para pelayan tinggal dikamar pelayan yang juga sangat luas.


"Tuan,Aku dan Orion ingin mengobrol di balkon,banyak yang ingin kami obrolkan. Alarick berkata.


"Tentu saja,sekaligus lihat sesekitar,jika melihat gerak-gerik mencurigakan,tangkap dan interogasi mereka,jangan lepaskan." Kataku memerintah.


"Sesuai perintahmu Tuan." Alarick dan Orion serentak lalu pergi menuju balkon.


Aku kemudian pergi ke kamarku dan melihat Rin tidur bersama Ryuko dan Kyouko,mereka tampak seperti anak-anak yang manis.


"Aku akan mengganti pakaianku ke pakaian biasa yang kubeli dari toko,setidaknya jangan menggunakan pakaian asliku." kataku.


Aku kemudian membuka ponselku dan mencoba mesin perpindahan 3000 dunia dan mencoba ke planet asalku.


"Nah,ini dia,menuju ke bumi!" kataku sambil menekan kata "memulai perjalanan" di ponselku.


Dan benar saja,Aku berhasil kembali ke bumi,tepatnya di jepang,lalu menggunakan portal untuk pergi kerumahku.


"Rumah lamaku,apa tidak ada yg curiga Aku sudah meninggal disini?" batinku


Lalu Aku masuk ke rumahku dan membuka situs web pasar gelap yang menjual senjata api berupa sebuah pistol dan sniper,juga beberapa buah peluru pistol dan sniper,juga rompi anti peluru yang lebih kuat dari sebuah zirah,tentunya sebuah seragam pasukan khusus corak hitam putih.


Karena Aku hanya memesan sedikit,barang itu tidak lama sampai,hingga barang tersebut sampai di jam dua pagi.


"Semuanya telah selesai,Aku akan memesan sekarung semen dan pulang kembali ke Orion dengan semua barang yang kubawa." batinku.


Aku kembali ke Orion dan menyimpan seluruh peralatan ke pedangku dan menduplikat sekarung semen tadi menjadi lebih banyak lalu kembali beristirahat.


Pagi Harinya


"YANG MULIA!YANG MULIA!YANG MULIA HAKUYA!" suara ratusan orang bergema di telingaku hingga membuatku bangun,saat Aki terbangun,saat Aku terbangun,Ryuko dan Kyouko tak ada disisiku.


Aku memakai bajuku dan turun ke bawah lalu melihat bahwa semuanya sedang memasak di bawah,para penduduk yang sedang makan tak akan kelaparan lagi mulai sekarang.


"Semuanya,maaf Aku terlambat." kataku sambil memegang kepalaku.


"Kau lama sekali Hakuya,mereka semua bersemangat menunggumu." Rin berkata sambil menunjuk ke arah para penduduk yang sedari tadi di gerbang Kastil.


"Mereka kelihatan bersemangat,kalian semua sudah berkenalan dengan Rin?" Tanyaku.

__ADS_1


"Benar,Rin sangat menarik,dia juga Raja Iblis yg baik,tidak kusangka ada Raja Iblis yang sebaik ini." Kata Ryuu dan para tunanganku mengangguk.


"Baiklah,dimana Ran?" tanyaku lagi.


"Dia sedang menunggumu di gerbang." Rin menjawab.


Aku lalu keluar gerbang dan melihat ratusan orang disini,tak kusangka Aku memiliki ratusan penduduk.


"Bagaimana tidurmu Ran?." tanyaku.


"Sangat baik,dan apa yang harus kita lakukan sekarang?" Tanyanya balik.


"Aku memiliki solusi,tenang saja."


Aku melihat mereka semua bersorak kepadaku dan memanggil namaku,Aku menarik nafasku dalam-dalam.


"Semuanya,sebelum kita mulai,Aku ingin sebagian dari kalian menjadi tentara Kota Theresa,yang berminat untuk menjaga kedamaian kota ini akan kugaji 10 koin perak per orang,jika ada yang bekerja lebih rajin maka akan ada bonus 5 perak untuknya,bagaimana?"


"Yang Mulia Hakuya serius?itu sangat menguntungkan bagi kita."


"Jika gajinya segitu,tentu saja Aku mau,itu lebih dari cukup untuk istri dan anak-anakku."


"Latihan tentara sangat berat,lebih baik Aku membantu membangun saja,Aku sudah mahir dalam membangun."


Pendapat-pendapat mulai keluar dan banyak dari yang mengangkat tangan untuk menjadi tentara dan banyak pula yang ingin membangun rumah di kota.


"Baiklah,bagi yang ingin menjadi tentara,berbarislah dengan rapi di samping." kataku.


Mereka segera menuruti perintahku,yang ingin menjadi tentara cukup banyak namun ini masih kurang.


"Ran,ini sudah lumayan banyak,tapi masih kurang,kau tau dimana kita bisa mendapat banyak orang lagi?" tanyaku.


"Hmm,ras setengah hewan sangat mahir dalam bertarung,namun mereka sangat Anti terhadap manusia,mereka sering ditindas oleh manusia,tidak sedikit dari mereka yang menderita dan mati." jelas Ran


"Tidak masalah,lagipula Aku ingin menjadikan kota ini menjadi kota surganya ras setengah hewan,malam ini antarkan Aku kesana,kita akan menyelamatkan mereka." Balasku.


"Baiklah,Aku juga ingin melihat kedamaian." Kata Ran.


"Semuanya,para tentara aka diajari cara membela dan mempertahankan diri dari serangan lawan dan bertarung oleh seseorang di sampingku,bagi yang membangun rumah warga ikut denganku,para wanita dan anak-anak antarkan minuman dan makanan kepada orang-orang yang bekerja,bagi dua kelompok,Ayane dan Shiina ikut denganku!" perintahku.

__ADS_1


"Siap!" mereka menuruti.


Aku lalu membawa ratusan semen untuk membangun rumah warga dan mengajarkan kepada mereka cara menggunakannya,Apara warna juga sangat bersemangat dipimpin olehku,dengan orang sebanyak ini,membangun tembok sekeliling kota dan membangun rumah warga menjadi sangat cepat.


__ADS_2