
Seorang wanita yang familiar sekejap berada di hadapanku dan tersenyum ke arahku dengan menggunakan kacamata
"Anu,siapa anda?" Tanyaku kepada wanita itu.
Wanita itu tersenyum kembali lalu membuka kacamatanya lalu menatap lagi ke arahku.
"Maaf Aku belum sempat berkata terima kasih padamu karena menyelamatkanku saat itu,Kakekku ingin bertemu denganmu dan menyuruhku kesini setiap hari hanya untuk bertemu denganmu,ngomong-ngomong namaku Kashima Raika dan senang berkenalan denganmu!." wanita itu menjelaskan.
"Namaku Hikiga Hakuya,senang bertemu denganmu,Aku hanya kebetulan lewat,menolong seseorang itu kewajibanku,tapi Aku membawa anak-anak.Aku takut merepotkanmu." Balasku.
"Tidak masalah,apakah mereka anak-anakmu?" Gadis itu menunjuk ke arah tiga malaikatku.
"Ya itu mereka,kau tahu mereka sangat berarti bagiku,Aku tidak keberatan membunuh siapapun yang mengganggu ketiga Malaikatku itu." Kataku menjelaskan.
"Percayalah,Aku akan melindungi mereka,ayo naik mobilku dan kita kerumahku,Kakekku ingin bertemu denganmu." Kata gadis itu.
"Baiklah,ayo kita pergi." Kataku berdiri dan memanggil Ketiga malaikatku.
Aku lalu memperkenalkan mereka satu persatu kepada Kashima dan mereka senang bertemu dengannya.
Kami berlima pergi menuju mobil wanita ini dan melihat Ryuko,Kyouko dan Neko antusias pada mobil saat itu.
__ADS_1
"Wah apa ini? sangat keren!" Ryuko terkagum sambil menyentuh bodi mobil sport berwarna merah itu.
"Ini pasti kuda! lihat dia punya empat kaki." Neko menunjuk mobil itu.
"Tapi kenapa kakinya berbentuk lingkaran?" Kyouko terheran.
Aku lalu tersenyum melihat mereka berdebat tentang mobil itu di hadapanku bersama Kashima.
"HEI BOCAH! JANGAN MEMEGANG MOBIL INI!" Seseorang bertubuh besar memegang tangan Ryuko hingga membuat mereka bertiga ketakutan.
Aku lalu memegang tangan pria yang memegang tangan Ryuko menatap tajam ke arahnya.
"Hei bocah! apa mereka anakmu? lain kali perhatikan mereka dan jang-
Aku memukul wajah pria dengan 1% kekuatanku hingga beberapa giginya patah lalu terjatuh.
"Aku masih memberimu kemanusiaan,jika kau melakukan ini lagi maka akan kubunuh kau tanpa segan." Kataku sambil menatap tajam kepada pria itu.
Pria itu lalu membungkuk dan kembali kedalam mobil,Aku berusaha menenangkan Ryuko yang sedikit menangis bersama Kyouko dan Neko.
"Aura membunuh apa itu tadi? bodyguardku yang terbaik bahkan bisa dikalahkannya dengan satu tangan,apa dia master bela diri?" batin Kashima
__ADS_1
"Hiks...hiks Hakuya!" Ryuko menangis dipelukanku.
"Yosh yosh,anak baik,tenanglah." Kataku menenangkannya.
"pergilah rasa takut! jangan ganggu saudariku!" Neko memenangkannya.
"Ryuko jangan menangis ya,yosh yosh!" Kyouko mengikuti caraku.
"Anu,Aku benar-benar minta maaf kepada kalian atas kesalahan bodyguardku,Aku akan mendidiknya lebih sering." Kata wanita itu menunduk.
"Tidak masalah,Aku hanya memberinya pelajaran yang akan diingat seluruh hidupnya." Kataku.
"Terima kasih sudah berbaik hati,ayo sekarang kita menuju rumahku." Kata wanita itu.
Kami berlima lalu pergi menuju rumah Kashima Raika dan tak kusangka dia anak orang kaya.
"Selamat datang dirumahku anak-anak yang manis." sambut Kashima kepadaku.
Mereka bertiga lalu terkagum oleh rumah mewah itu dan berdebat kembali tentang apa nama bagian rumah itu.
"Maafkan mereka,ini pertama kali mereka melihat kemewahan." Kataku sedikit tertawa.
__ADS_1
"Tidak masalah,mereka anak-anak yang baik dan manis,ayo kita masuk ke rumahku,kita akan bertemu dengan Kakekku dan makan bersama disana.