Perjalanan Ke Dunia Lain Bersama Ponselku

Perjalanan Ke Dunia Lain Bersama Ponselku
Chapter 07


__ADS_3

Chapter 7


~Hari Spesial Ryuu dan Rumah Baru


"Apa....Apa yang terjadi?,Hakuya apa yang terjadi?Kenapa ada begitu ramai orang-orang?"


"Hakuya,Ryuu kalian sudah pulang"


"Ayah ada apa disini?kenapa ada banyak orang?"


"Putriku?apakah kau sudah lupa?,Ayo kemari"


"Ehh?Ayah?"


Yang Mulia Raja maksudku Ayah membawa Ryuu meja yang ada banyak minuman dan


"PERHATIAN SEMUANYA,YANG MULIA KERAJAAN FIESTA KOTA VERDANT INGIN MENYAMPAIKAN SESUATU....."


Berkata seorang butler/kepala pelayan yang membuat semua orang teralih kepadanya


dan Yang Mulia maksudku Ayah mulai berkata


"Semuanya yang hadir dipesta malam ini,hari ini,Putriku Ryuu Von Fiesta telah memasuki usia 13 tahun,untuk itu kita semua berkumpul disini untuk merayakannya,Baiklah semuanya.....BERSULANGG!


"BERSULANGGG"


"Ayahh....ayah ingat ulang tahun Ryuu?Ryuu sendiri sudah lupa tapi ayah mengingatnya"


"Ryuu,ayah akan selalu ingat sejarah Ryuu dilahirkan didunia ini...dan selamat ulang tahun,Putriku"


"Terima kasih Ayah,Ryuu sayang Ayah"


"Haha Ayah juga menyayangimu Ryuu"


"Ryuu selamat ulang tahun,ini hadiah dari Ibu dan Ayah,bukalah"


"Wahh,Terima kasih Ibu,Ayah"


Ryuu kemudian membukanya dan didalamnya adalah Tiara dengan hiasan berlian biru tua dan merah muda di puncaknya dan sangat berkilau


Ryuu melepaskan Tiara lamanya dan memakai Tiara barunya itu


"Ayah,Ibu...Tiara ini sangat,indah....Akan Ryuu jaga seumur hidup Ryuu Ayah,Ibu"


"Hahah,Ayah senang Ryuu menyukainya"


"TAP...TAP...Hakuya,Lihat ini?apa cocok denganku?"


Ryuu kemudian berlari kearahku


"Ryuu,itu sangat indah di kepalamu,sangat cocok untukmu Ryuu"


"Terima kasih Hakuya,Ryuu senang sekali"


"Ryuu,ini hadiah dari kami bertiga,karena kau sahabat kami"


"Ryuu sahabat terbaik Ryuko,Ryuko menyayangi Ryuu"


"Aliza,Alizia,Ryuko terima kasih banyak"


Ryuu membukanya dan isinya sebuah liontin dengan hijau dengan gambar mereka berempat yang dilukis oleh mereka denga baik


"Wah,ini sangat cantik dan ada wajahkj,Aku menyukainya"


"Sini aku bantu pasangkan"


"Terima kasih Hakuya,ini sangat indah...terima kasih banyak"


"Sama-sama,dan-


Mereka bertiga mengeluarkan sesuatu dari dalam baju mereka dan itu adalah liontin yang sama dengan yang mereka berikan kepada Ryuu


"Dan sekarang kita sama-sama memilikinya,ini menandakan persahabatan kita"


"Wahh sekarang benar-benar cocok,kita berempat memakainya"


Tiba-tiba ada yang datang


"Tuan Putri Ryuu,selamat ulang tahun,Aku Pangeran Ariel yang tampan ini akan memberikanmu hadi-


"Kutolak...."


"Apa?ke...kenapa?"


"Karena Aku masih membencimu pangeran Ariel,Ayo semuanya,kita pergi mengambil minumannya"


Ryuu lalu mengajak kami dan meninggalkan Pangeran itu dan dia melihatku dengan mata penuh dendam,seperti "Kenapa kau merebut apa yang kumiliki,akan kubunuh kau Hakuya" begitulah yang mungkin dikatakannya


"Tuan Putri Ryuu...Huhu...."


katanya dengan wajah sedih sambil melihat Ryuu pergi dari hadapannya


"Ryuu?apa tidak apa-apa?dia sedih loh"


"Tenang saja,Aku milik Hakuya bukan miliknya"


"Teman-teman,apa cuman perasaanku saja atau kita sedang dilihat banyak orang?"


"Itu....kurasa Alizia benar,itu..."


"Mereka semua melihat Hakuya"


"Kurasa kau benar,mereka melirik pedang Olympusku"


"Dasar kau pusat perhatian Hakuya" Kata Aliza dengan tersenyum


"Haha maafkan Aku"


"SEMUANYA,UNTUK MEMERIAHKAN PESTANYA AYO KITA MULAI DANSANYA"


Lalu musik pun berbunyi lalu orang-orang mulai berdansa,juga Ryuko mulai berdansa bersama Rugo adik Ryuu,tak kusangka dia bisa berdansa...


Aku menjulurkan tanganku ke Ryuu


"Maukah kau berdansa denganku?"


"Dengan senang hati,Hakuya"


Aku mulai berdansa bersama Ryuu dan orang-orang mulai melihat kami denga senyum dan suara mereka kedengaran sampai ke telingaku


"Wahh Tuan Putri sedang berdansa dengan siapa?"


"Waah pria yang bersamanya beruntung sekali"


"Dia adakah tunangan Tuan Putri Ryuu kan?tidak kusangka dia sangat tampan"


"Apa alasan Raja merestui mereka yah?"


"Entahlah,tetapi dansa mereka sangat anggun"


Begitulah beragam komentar dari mereka


"Gerakan Hakuya semakin bagus,Ryuu senang"


"Itu karena Ryuu yang mengajariku"


"Hakuya sangat hebat"


"Ryuu juga"


"Ngomong-ngomong hadiah dariku ada dikamarmu,bukannya aku masuk dan meletakkannya diam-diam di kamarmu yah,Aku tidak pernah melakukannya"


"Ryuu percaya,Hakuya bukanlah pria yang suka masuk kekamar seorang gadis kan"


"Ti...tidak,pria macam apa yang masuk kekamar seorang gadis"


"Haha,Hakuya tampan sekali dengan ekspresi itu"


"Ryuu menjahiliku ya,tapi Ryuu juga sangat cantik"


Waktu sudah menunjukkan pukul 00:00 Atau tengah malam,semua orang sudah pergi dan kami memutuskan untuk pulang


"Hakuya,sebelum pulang Ryuu ingin melihat hadiah dari Hakuya"


"Lihatlah,semoga Ryuu menyukainya"


Ryuu menaiki tangga untuk ke kamarnya


"KREKKK....Heh lampunya mati?,KLIK..Hmm...Haahh"

__ADS_1


Sementara Ditempat Hakuya


"Hakuya?Apa hadiahmu untuk Ryuu?"


"Kau ingin tau Aliza?"


"Iya,apa yang kau berikan?"


"TAP....TAP....Semuanyaaa....lihat ini manis sekali"


"Heehh?...ini?"


"Kakak boneka itu mirip..."


Ryuu membawa semua bonekanya dan tangannya sangat penuh dengan keenam boneka itu


"Ini manis sekali Ryuu,sangat imut dan yang ini mirip Aku dan Alizia" Kata Aliza sambil mengambil boneka yang mirip seperti dirinya dan Alizia


"Kakak benar"


"Lihat yang ini mirip Aku,Hakuya dan Ryuko"


"Mana yang mirip Ryuko,mana?Ryuko mau lihat"


"Ini Ryuko,imut kan?"


"Ryuko....Ryuko sangat imutt"


"Hakuya,terima kasih,ini ulang tahun terbaik ku"


"Aku senang Ryuu menyukainya"


"He,em,Ryuu suka sekali"


"Hakuya?yang mirip ninja ini siapa?"


"Oh dia akan ikut pulang bersama kita"


"Haaah?"


"Hakuya?mau pulang sekarang?"


"Oh Ayah,Ibu?"


Ayah dan Ibu datang dan bertanya


"Ya kami akan pulang malam ini Ayah,Ibu"


"Ayah,Ibu Terima kasih untuk pesta ulang tahun yang hebat ini,Ryuu sayang kalian"


"Kami juga menyayangimu Ryuu,Hakuya...tolong jaga Ryuu"


"Baiklah Ibu,Ayah,Akan ku lindungi Ryuu sebisaku,"PORTAL" "


"Yang Mulia Raja dan Ratu,Saya Aliza dan Adik saya mohon pamit,semoga kita bertemu lagi"


"Berhati-hatilah Aliza,Alizia,tetap bersama Ryuu yah"


"Baaaiiiikkk"


"Ibu,ayah Ryuu pergi yahh"


"Hati-hati Putriku,semoga harimu menyenangkan"


"He,em,ada Hakuya yang menemani Ryuu,Ayah Ibu,baiklah sampai jumpa"


Kata Ryuu sembari melambaikan tangannya ke Ayah dan Ibu


"Ayah,ibu....Hakuya juga pergi"


"Jaga dirimu dan Ryuu Hakuya"


"Serahkan saja padaku,sampai jumpa Ayah,Ibu"


Setelah semuanya masuk kami tiba dirumah Ayane


"Ayane........"


"WOOOSSSHHH,Aku disini Master"


"Ehh itu gadis yang mirip bonekakan?"


Aku menceritakan tentang pertemuanku dan Ayane,untuk kedua kalinya


"Oh jadi begitu yah,Baiklah jika begitu,Aku Aliza dan ini Adikku Alizia,Salam kenal yah"


"Salam kenal"


"Aah...Aku Ayane,Senang berkenalan dengan kalian"


"Aku Ryuu,semoga kita bisa berteman baik yah"


"He,em....Salam kenal Ryuu,semuanya mulai sekarang mohon bantuannya"


"Yosh karena sekarang kita sudah saling kenal dan hari mulai larut,Ayo kita pulang "PORTAL" "


"Wah,Kau hebat Master"


"Ini bukanlah apa-apa,ayo masuk semuanya"


Mereka masuk satu persatu dan aku masuk terakhir


"Wahh,ini tempat tinggal kalian Master?"


"Ya semoga kau nyaman disini,tapi kurasa kita akan membeli rumah yang besar,agar kita tidak perlu menyewa lagi,kebetulan besok hari terakhirku disini,bagaimana kita besok mencari rumah baru?"


"Kau benar Hakuya,Aku setuju"


"Aku setuju denganmu kak"


"Ryuko ingin bersama Hakuya"


"Ryuu tidak keberatan asal bersama Hakuya"


"Aku akan selalu mengikutiku kemana kau pergi Master"


"Baiklah sudah diputuskan,karena malam sudah larut Ayo kekamar masing-masing,Ah iya Aliza,bagaimana kalau kau membantu menyewa kamar untuk semalam?"


"Baiklah Aku akan kebawah sebentar"


"Aku akan istirahat bersama Ryuko,selamat malam"


"Selamat Malam"


Setelah itu aku melepas baju jubah biruku dan memakai baju kaos lama dari dunia lamaku


"Hakuya,Hakuya....Ryuko ingin dongeng sebelum tidur"


"Baiklah,Akan Hakuya bacakan"


Ryuko naik ke ranjang dan mulai masuk dalam selimut untuk membaca dongengku


"Baiklah,Ehem...Pada suatu hari,hiduplah seorang anak bernama Pinokio....


 Sementara dikamar Aliza dan yang lainnya 


"Woahh,Master membuat boneka ini?ini mirip dengan kita"


"Ini hadiah ulang tahun terbaik yang pernahku dapatkan dari orang yang kucintai"


"Ehh?Ryuu mencintai Master?"


"Ryuu tunangan Hakuya Ayane"


"Aliza?apa itu benar?"


"Apa yg dikatakan kakak benar Ayane"


"Heeh,ya jika begitu selamat ulang tahun,maaf Aku tidak bisa memberikan apa-apa"


"Terima kasih Ayane,Aku senang sekali diulang tahunku hari ini"


"Kau sangat senang hingga tidak bisa tidur yah?"


"Hmm sepertinya begitu"


"Ayane,tubuhmu kan pendek,kenapa kau bisa begitu cepat?"


"Itu karena teknik seorang Shinobi agar bisa kabur dan menyerang musuh lebih cepat,dan Aku bisa mendengar Master jika dia memanggil namaku dan Aku langsung Tahu dia ada dimana melalui arah suaranya"

__ADS_1


"Waahh....Ayane hebat sekali,berarti instingnya kuat sekali kan kakak"


"Ya itu benar,kau hebat Ayane"


"Itu bukan apa-apa teman-teman"


"Yosh,baiklah bagaimana jika kita semua tidur?"


"Ide yang bagus Ryuu,Aku matikan lampunya"


"Terima kasih Aliza,semuanya selamat malam"


"Selamat Malam"


Malam pun berlalu ketika aku selesai mendongeng dan mengelus kepala Ryuko yang sedang tidur,Ryuko sangat manis saat tertidur dan menyebut namaku "Hakuya" "Hakuya" begitu katanya,baiklah...kurasa aku akan istirahat juga,Selamat Malam


~Pagi Harinya~


"TOK...TOK Hakuya?Kau sudah bangun?"


"Emm....Hoaaaaaammm....Siapa?"


Aku terbangun ketika ada seseorang yang tidak lain adalah Aliza membangunkanku


"Hakuya ayo,katanya ingin mencari rumah"


"Baik-baik,Aku akan segera bersiap"


"Baiklah,kami menunggu dibawah"


"Ryuko,bangun....kita akan segera pergi"


"Hoamm.....Hakuya selamat pagi"


"Ryuko mengantuk yah?Baiklah tidur saha tidak apa-apa,Hakuya akan menggendong Ryuko nanti"


"Hoamm....Baiklah...Hakuya"


Aku mengenakan baju jubah biruku seperti biasanya dan menggendong Ryuko dadaku seperti anak dan ayah pada umumnya


"TAP...TAP...Semuanya,maaf lama"


"Ah itu Hakuya"


"Apa kalian sudah selesai sarapan?"


"Oh kami sudah selesai,kau tidak sarapan Hakuya?"


"Terima kasih,Aku tidak lapar,Aku akan makan nanti"


"Wah dengan menggendong Ryuko seperti itu Ryuu melihat Hakuya seperti ayah dan anak"


"Ehh benarkah?sepertinya memang begitu"


"Oh Hakuya,ingin pergi sekarang?"


Paman Pedro kemudian datang menemui kami


"Ya paman,kami akan berangkat sekarang,sampaikan salam kami kepada Miss karina paman"


"Baiklah akan kusampaikan,Hati-hati yah kalian"


"Baiklah,kami akan berkunjung kapan-kapan,terima kasih atas bantuanku selama ini,kami permisi"


Dengan begitu kami mencari rumah yang pas untuk kami


"Master,Aku pernah mendengar tentang rumah yang mewah yang dijual oleh pemiliknya karena dirumah itu ada mahluk mengerikan yang selalu menakutinya"


"Hah?seriusan?bagaimana?kalian semua tertarik?"


"Hmm Ryuu takut Hakuya,tapi tidak masalah jika Hakuya ingin membelinya,tapi bisa kan kita membereskan dulu mahluknya baru kita tinggal didalamnya"


"Itu sepertinya ide yang bagus,berapa harga rumah itu Ayane"


"Dari yang kulihat,dia pernah bilang akan menjual rumah itu seharga 1 platinum,tapi karena tidak laku dia menurunkannya seharga 50 emas,karena itu banyak yang menawar untuk membeli tapi tidak cocok untuk mereka tinggali" Jelas Ayane


"Hmm begitukah?baiklah ayo kita kerumah pemilik rumah itu,ayo kita pergi,kau tau tempatnya Ayane"


"Aku tau Master,ikuti saja aku"


Setelah berjalan cukup jauh akhirnya kami menemukan rumahnya yaitu disekitar tepi sungai ada sebuah rumah biasa yang tertutup


"Permisi,apa ada orang?,Permisi?"


"Ah ada tamu?maaf aku sedang memancing ikan di belakang,masuklah dulu Tuan"


"Tidak usah pak,langsung saja...saya ingin membeli rumah milik bapak"


"Kau ingin membeli Mansion ku anak muda?"


"Mansion?bukan rumah biasa ya?"


"Oh itu Mansionku nak,jika kau ingin membelinya aku akan menuliskan suratny,tapi berhati-hati lah nak,kemungkinan kau akan diganggu mahluk itu"


"Jangan khawatir pak,tenang saja"


"Kau cukup berani anak muda,oh apa yang kau gendong itu anakmu?"


"Oh dia bukan anakku,tapi sesuatu yang penting bagiku"


"Haha kau sangat menarik anak muda,baiklah aku akan mengambil suratnya,kau banyak harus menandatanganinya,sebentar"


Tidak lama kemudian,Pemilik mansion itu keluar dengan sebuah kertas resmi ditangannya


"Ini nak,dan ini penanya...tanda tanganilah"


Dengan cepat aku menandatanganinya dan memberikan pena itu kepadanya


"Baiklah nak,dengan itu mansionnya menjadi milikmu,mansion itu tidak jauh dari istana kerajaan,jika kau melihat seorang pelayan disekitar rumah kosong,dia adalah pelayanku dulu,aku menyuruhnya untuk membersihkan Mansion itu pada siang hari karena tidak ada masalah pada siang hari,dan juga ada seorang kepala pelayan yang mengecek keadaan rumah itu,kau bisa percayakan padanya"


"Baiklah pak,harganya 50 emas kan?"


"Ya anak muda itu benar"


"Baiklah pak tunggu sebentar"


Aku mengambil sesuatu dari dalam jubahku dan memberikannya ke Bapak itu


"Ini pak,dalam kantung ini sudah berada 50 emas,hitunglah dulu"


"Tidak usah nak,aku percaya padamu,terima kasih sudah berbisnis denganku"


"Terima kasih kembali pak,Saya permisi dulu"


"Berhati-hatilah nak"


Kemudian aku menuju kearah teman-temanku dan bilang kalau Mansion itu tidak jauh diistana,kami langsung masuk keportal yang terhubung ke gerbang istana dan ada dua penjaga gerbang,sekalian saja kutanya kepada mereka


"Anu,Maaf...Apa kalian tau tempat mansion yang dijual karena ada gangguan?"


"Ah Tuan Hakuya dan Tuan putri beserta teman-temannya,selamat datang" Kata salah satu dari dua penjaga


"Kalau tidak salah rumah yang dijual karena pemiliknya diganggu oleh suatu mahluk yah?,itu berada di sana tuan"


Penjaga lainnya menunjuk kearah Mansion yang berada tidak jauh digerbang istana


"Haah,begitu yah...terima kasih banyak,Aku akan segera kesana"


"Nikmatin Hari kalian, Tuan Hakuya,Tuan Putri dan Kalian"


"Terima kasih banyak,Ayo kita pergi"


Kami pun berjalan ke sebuah Mansion dan sampai didepan pagarnya,tak kusangka bagian depan halaman Mansion itu sangat indah,ada pohon yang rindang dan cocok untuk bersantai,juga dengan meja piknik dibawah pohon itu,halaman yang luas serta bunga-bunga cantik yang dihinggapi kupu-kupu,sungguh aku menyukainya


"Wahh Hakuya,ini indah sekali...Ryuu menyukainya"


"Wah kau tidak salah pilih Hakuya"


"Hakuya hebat sekali"


"Ini sangat cantik Master"


"Hoamm....Dimana ki..ta"


"Oh Ryuko sudah bangun,mulai sekarang ini rumah baru kita" Kataku sambil menggendong Ryuko dan menunjukkan Mansion yang indah itu


"Hakuya,ini indah sekali,Ryuko ingin bermain bersama Hakuya disini"


"Haha baik,baik....sekarang dimana pelayan itu,bapak tadi bilang kalau dia berada disini"

__ADS_1


"Tuan mencari saya?Apakah Tuan pemilik mansion yang baru?"


__ADS_2