Perjalanan Ke Dunia Lain Bersama Ponselku

Perjalanan Ke Dunia Lain Bersama Ponselku
Chapter 29


__ADS_3

Aku reflek mengeluarkan pedangku dan membelakangi Alarick untuk bersiap melawan ribuan undead yang bisa dibilang berjalan di atas udara


"Alarick,dimana kelemahan para undead ini?"


"Kelemahan mereka ada di mana?"


"Tuan,kelemahan mereka berada di kaki mereka Tuan,tebas saja kaki mereka da mereka akan kembali ke dalam neraka,Aku juga bisa membunuh mereka dengan nafas apiku,walaupun mereka dari neraka tetapi mereka tidak tahan api"


"Heeh kau begitu hebat Alarick,kalau begitu Aku takkan segan lagi....wooosshhh....slasshh....slaasssshhhh"


Aku terbang dengan cepat kearah ribuan undead yang mengelilingi Aku dan Alarick lalu menebas mereka semua,kulihat tujuh kesatria neraka hanya mengamati


"Alarick...mereka lumayan banyak,lindungi Aku"


"Baik Tuan...."


Alarick mulai mendekatiku dan memberi nafas api seperti naga untuk mengurangi para undead itu,sementara Aku merapal mantra jenis cahaya"


"Mantra elemen cahaya tingkat dewa!...Bawalah Aku ke tempat indahmu dan berilah cahaya pada kegelapan disekelilingku,tundukkan mereka dengan cahayamu!...CAHAYA SURGAAAA!!!!.... "


Cahaya yang terang seperti matahari namun dingin seperti es bercampur angin muncul di sekelilingku dan Alarick lalu menyebar dan membakar semua undead hingga arwah mereka kembali ke neraka


"Tuan...itu tadi tingkat Dewa,apa itu tidak menguras tenagamu?mantra tingkat Dewa sangat menguras energi"


"Tentu saja tidak Alarick karena Aku memiliki energi tanpa batas,namun matra elemen Cahaya tingkat Dewa tadi berhasil ditahan oleh ketujuh kesatria neraka"


Jenis sihir yang bisa ku rapal adalah semua elemen,yaitu elemen Api,Angin,Tanah,Tumbuhan,Air,Cahaya,


Kegelapan,Besi juga Sihir tetap yang tidak membutuhkan rapalan seperti sihir Portal,adapun tingkat kedua dari 8 elemen itu adalah Petir,Topan,Gempa,Akar,Es,Surga,Hampa dan Metal,tingkat kedua dari elemen ini sangat kuat dan hanya bisa ku gunakan saat-saat sekarang ini,namun Aku masih harus belajar banyak sihir keren dari sini


"Alarick...mereka mulai mendekar,bersiap!"


"Baik Tuan..."


Ketujuh kesatria neraka mulai maju satu persatu dan mengelilingiku dan Alarick,namun Aku memiliki rencana


"Tuan,sihir tidak akan berpengaruh kepada mereka,namun ada satu sihir yang hanya berpengaruh pada mereka,tetapi persentase banyak sekitar 17% Tuan"


"Baik,katakan padaku apa itu!"


 Di Mansion 


"Hei,apa Hakuya baik-baik saja?hanya ke pulau bintang untuk menghubungkan portal kesini kenapa lama sekali?Ryuu mulai khawatir"

__ADS_1


Ibu,keenam gadis dan anak-anak duduk dibawah pohon dihalaman depan mansion untuk bersantai sembari menunggu Hakuya


"Tenanglah Ryuu...Hakuya pasti pulang dengan selamat,kita harus percayakan inu padanya"


Aliza menepuk pundak Ryuu untuk menenangkannya,Neptune bersama Alizia yang sedang menghafal mantra untuk dirapal,Angela melihat Ayane yang sedang berlatih dengan katananya dan Ibu Hakuya sedang bercerita kepada kedua gadis kecil kesayangannya Hakuya


"Tenang saja...putraku bukanlah orang lemah,kalian berenam adalah putriku sekaligus tunangan Hakuya,percayakan padanya"


Ibu Hakuya melihat kearah Ryuu dan Aliza yang sedang duduk dibawah pohon yang tak jauh darinya


"Baik Ibu"


"Baiklah Ibu,Aliza mengerti"


"Baguslah jika begitu"


Dengan tersenyum sambil menenangkan mereka berdua,tiba-tiba Asuka datang bersama beberapa pelayan lainnya membawa buah dan makanan untuk dimakan


"Nyonya dan Nona-nona,makanan dan cemilan sudah sampai"


"Oh terima kasih Asuka,kau dan kalian semua...duduklah disini bersama kami,ayo kita makan bersama"


Asuka terkejut dengan Ibu Hakuya yang sangat baik kepadanya dan beberapa pelayan


"Hehe...tidak masalah,SEMUANYAA...AYO BERKUMPUL DAN MAKAN!"


"Yeeyy,Ryuko sudah lapar"


"Kyouko ingin makan"


Semuanya berkumpul lalu mulai menghabiskan makanan yang banyak itu dengan santai hingga berbagi cerita dengan beberapa pelayan


 Di Pulau Bintang 


"Alarick,Aku sudah selesai"


Aku berkata pada Alarick yang sedang mengalihkan perhatian tujuh kesatria neraka sementara Aku mengharapkan sihir yang dikatakan Alarick satu-satunya yang bisa mengalahkan tujuh


"Roarr....roarrr...Tuan?kau sudah menghafal nya?"


"Ya,ini tingkat Dewa dan rapalannya sangat panjang sekali,tapi Aku sudah menghafal nya"


"Baiklah,mulai merapal sekarang Tuan!!.."

__ADS_1


Aku lalu menutup mataku,menarik nafasku dalam-dalam,bersiap untuk memulai rapalan dan mulai!


"Huuuuummmm......Sihie elemen surga...Cahaya yang indah melebihi surga datanglah padaku!Aku tak segan memberimu jiwa dan ragaku demi menghias dirimu dan datanglah kepadaku dan musnahkan orang-orang jahat ini,suci kan diri mereka dan bawa mereka kembali ketempat asal mereka,jangan biarkan mereka dikeluarkan!.....Api Penyucian!..... "


Seketika cahaya yang besar muncul dan menyinari para kesatria hingga terdengar teriakan menyeramkan mereka yang sedang kesakitan lalu jatuh kedaratan pulau bintang dan menghilang,hanya menyisakan inti mereka


"Alarick...pluk...hahahaa....kita berhasil!!!...."


Aku terbang ke arah Alarick dan memeluknya dengan semangat karena kami telah berhasil melakukannya


"Haah,selamat Tuan kau berhasil Aku senang"


"Haha apa yang kau katakan,kita melakukannya bersama...eh apa itu?"


Aku melihat sesuatu yg mirip dengan inti monster dan turun untuk melihatnya,ternyata ini adalah inti monster milik tujuh kesatria yang jatuh


"Hmm...apa inti dari kesatria neraka juga bisa kuserap Alarick?"


Aku turun dan mengambil ketujuh inti dari kesatria neraka dan menunjukkan pada Alarick yang perlahan turun ke daratan pulau dengan perlahan


"Ini bisa diserap Tuanku,armor dari kesatria neraka sangat keras dan bisa menyembunyikan kekuatanmu"


"Heeh,baiklah...."


Aku lalu menyerap inti dari tujuh kesatria neraka dan menyalurkan ke tubuhku,terasa seperti ada sesuatu yang menutupiku lalu suhu tubuhku mulai terasa normal lagi


"Alarick,tubuhku seperti tertutup sesuatu"


"Benarkah Tuan?Hmm...."


Alarick kemudian mendekat ke arah ku dan memukul pelan tubuhku,berbunyi sesuatu seperti besi yang sedang dipukul


"Dugg...dugg..duggg....Tuan sepertinya kau berhasil,ini adalah zirah dari kesatria neraka"


"Heeh,dengan begini kita bisa lebih mudah menaklukan rintangan selanjutnya"


"Rintangan selanjutnya adalah king of undead,raja mayat hidup yang haus kematian"


"Baiklah Alarick....swossshhhh....."


Aku mulai terbang bersama Alarick dan mulai memasuki area tempat king of undead berada


"Ayo kita taklukan king of undead Alarick"

__ADS_1


"Sesuai perintahmu Tuan"


__ADS_2