
"KAU...APA YANG INGIN KAU LAKUKAN PADAKU..." dengan ketakutan pria itu bertanya kepadaku
"Heeh,menurutmu apa yang harusku lakukan padamu?" mendekatkan wajah seramku ke arahnya sambil tersenyum sinis
"KAU...KENAPA KAU TIDAK MEMBUNUHKU?" pria itu bertanya sambil menunjuk-nunjuk ke arah ku yang sedang berdiri di hadapannya
"Heeh-
BRAAAKKK...
Aku mengangkat kerah baju pria itu dan melotot ke arah matanya dengan senyum sinisku
"Aku bertanya padamu,dimana Ratu?"
"A...A...AKU TIDAK TAHU,MOHON LEPASKAN AKU!JIKA TIDAK RAJA AKAN MEMBURUMU!"
"Heeh,apa dengan melepaskanmu Raja tidak akan memburuku?"
BRAAAKKKK...
Aku melempar pria itu ke lantai lalu mengambil ponselku dan menunjukkan sesuatu ke arahnya
SREEETTT...
"Kau lihat ini..." kataku setelah menarik rambutnya dan menunjukan sebuah video yang kurekam saat Alarick memakan bawahannya
"HAA...HAAA...HAAAAAA...KUMOHON LEPASKAN AKU!!AKU AKAN MEMBERI TAHU DIMANA SANG RATU!"
"Heeh,katakan!"
"RAA...RA...RATU BERADA DI PENJARA BAWAH TANAH,JALAN MASUKNYA BERADA DI BAWAH SINGGASANA RAJA" kata pria itu tergesa-gesa
Aku lalu melepaskan rambutnya dan membelakangi pria itu
"Hmm...begitu yah,kau tidak membohongiku kan?"
"H...HAHA...TI...TIDAK AKU TIDAK BERBOHONG,SEKARANG APA KAU AKAN MELEPASKANKU?"
"Oh tentu saja Aku akan melepaskanmu"
"HAAAHH,TERIMA KASIH ATAS KEBIJAKSANAAN ANDA TUAN(Dasar binatang,setelah keluar dari sini akan ku suruh prajurit untuk memburumu,tunggu saja)"
"Tapi...
"Ta...tapi apa Tuan?"
Sedikit melihat kebelakang. "tapi bohong"SLASSSHHH...
__ADS_1
AAAARRRRGGGHHHHH...
"Orang sepertimu sama sekali tidak layak untuk hidup,senang bermain-main denganmu" lalu Aku memasukan pedangku kembali dan menarik jasad pria itu kebawah tanah dengan tangan para prajurit undeadku dan akan menjadikan jasad itu undead juga
Lalu Aku keluar dari ruangan itu dan menuju ke arah ruang tamu
"Ayane,Alarick,kita ke istana sekarang!"
"Baik Master,kami bertiga pamit"
Ayane dan Alarick keluar dari rumah itu dan menunggu di depan rumah si nenek
"Aku permisi pamit"
"Hati-hati di jalan anak muda"
"Hati-hati Tuan!"
"He,em!kami berangkat!" ucapku sembari kembalikan badan dan menuju ke arah istana bersama Ayane dan Alarick yang masuk ke dalam pedangku
*Di gerbang masuk istana kerajaan Uranus*
"Berhenti di sana!"
Dua orang penjaga datang menghentikanku dengan kedua pedang yang mereka silangkan
"Katakan ada urusan apa kau kemari?" berkata salah satu penjaga kepadaku
Kedua penjaga itu melihatku seperti sedang meremehkan diriku
"Hahahaha...pria lembek ini ingin bertemu Yang Mulia"
"Hahaha...Aku juga tidak menyangka,pedang yang dibawanya pasti hanya hiasan hahaha..."
Aku hanya diam dan membiarkan mereka menghinaku
"Hei,gadis yang kau bawa cantik juga"
"Ya,bagaimana jika kau serahkan kepada kami maka kau boleh masuk" kata dua orang penjaga pria mesum itu sambil melihat Ayane
"Heeh,apa yang ingin kalian lakukan padanya?" kataku bertanya dengan senyum sinisku
"Hahaha bocah ini,tentu saja untuk menikmatinya!"
"Dasar bocah!minggir sana jika tidak Aku akan menebasmu menjadi dua bagian!"
Mereka lalu berdiri di hadapan Ayane dengan wajah mesum mereka itu,Aku menghargai keberanian kalian...
__ADS_1
"Heeh,maaf sekali tapi dia milikku!"
"Diam saja kau dasar bocah,hahaha hei gadis kecil,menurutlah pada kami!"
"Ayo ikut dan puaskan kami hahaha!" mereka berdua tertawa dengan tangan yang ingin menyentuh Ayane
BRAAAAKKKK...
Tanah pun bergetar dan keluar sesuatu dari dalam tanah,sesuatu yang mengikat tangan dan kaki mereka dan merentangkannya
"ADA APA INI?APA YANG TERJADI?KENAPA ADA AKAR TIBA-TIBA MUNCUL?"
"AKU JUGA TIDAK TAHU,TAPI TANGAN DAN KAKI KITA DI IKAT OLEHNYA!TIDAK BISA LEPAS"
PAK...PAK suara tepukan tanganku sambil berjalan kehadapan mereka
"Heeh,Aku sangat menghargai keberanian kalian,tapi tugas kalian adalah menjaga gerbang dan bukan melecehkan seorang gadis"
"HEII BOCAH!!APA YANG KAU LAKUKAN CEPAT LEPASKAN KAMI!"
"YA AYO BEBASKAN KAMI!JIKA TIDAK-
"Raja akan memburuku hah?tapi maaf sekali,Raja kalian tidak akan memburuku hanya karena dua penjaga lemahnya mati"
"DASAR KAUU!!"
"SIALAN KAU BOCAH!!"
"Ayane,kau tahu apa yang harus kau lakukan kan?" kataku sambil menatap Ayane
Ayane lalu menarik katananya "Tentu Master...slassshhhh..."
"ARRRRGGGGHHHHH...BAGIAN BAWAHKU AARRRRGHHH SAKIT SEKALI!!"
"HEI GADIS!JIKA KAU TIDAK MENU-
SLASSSHHHH...
"ARRRRRRGGGGHHHHH...SAKIT SEKALI!!"
"Hei kalian berdua...jika kalian bereinkarnasi,jangan mencoba mencari musuh yah" kataku dengan senyum manis ku di hadapan mereka yang perlahan mati kehabisan darah,lalu melakukan hal yang sama kepada pria di rumah si nenek tadi
Aku dan Ayane lalu masuk melalui gerbang dan melihat halaman istana yang indah juga di penuhi taman bunga dan kupu-kupu
Terdengar suara dari pintu masuk istana yang terbuka lebar
"Yang Mulia,ada yang datang"
__ADS_1
"Siapa?..."
"Aku!...