Perjalanan Ke Dunia Lain Bersama Ponselku

Perjalanan Ke Dunia Lain Bersama Ponselku
Chapter 24


__ADS_3

Ibuku pahlawan bagiku


Ibu selalu bertengkar dengan Ayahku dan itu membuatku benci dengan Ayahku yang selalu bersikap kasar ke Ibuku hingga Aku meminta Ibu untuk meninggalkan Ayahku,pergi ketempat yang jauh ke Akiba hingga Ayah tidak bisa mencariku.


Tepat empat tahun yang lalu Ibuku menghilang secara misterius hingga Aku mencarinya dan tidak menemukannya


Aku memutuskan untuk hidup mandiri dan bekerja di salah satu kantor di Akiba.


Tapi apakah ini suatu kebetulan atau apa?Aku bingung karena seorang wanita mirip sekali dengan ibuku hanya saja ibuku lebih muda,cantik dan sosok pahlawan bagiku,namun Aku tetap bingung apa ini benar-benar Ibuku?


"Ayah...Ibu...Tap...tap...tap"


Gadis itu kemudian berlari ke ada orang tuanya dan memeluk mereka,Aku berjalan kearah Ayane yang sedang berdiri dengan seorang wanita cantik yang mirip ibuku,namun masih sangat muda dengan wajah yang terkejut dan heran


"Ma...Master?ada apa?kenapa wajahmu begitu terkejut?"


Ayane bertanya padaku dan wanita itu juga melihatku dengan ekspresi yang saka denganku,wajahnya sangat mirip denganku


"I...Ibu...?"


Dia memandangiku dan sedikit terkejut saat Aku memanggilnya begitu dan Aku semakin yakin kalau ini adalah Ibuku


"Hakuya?itu...itu benar-benar Hakuya?"


"Eh apa kalian saling kenal?Aku tidak me-..."


"Ibuuu.....Hiks...pluk....


"Hakuya....."


Aku memeluk wanita itu yang sebenarnya adalah Ibuku dan wanita itu tersenyum sambil mengeluarkan air mata dan membalas pelukanku,batinku berkata terima kasih pada Dewa yang telah mempertemukan Aku dan Ibuku,Aku mengeluarkan air mata tanpa suara hingga Ayane hanya menatap diam kami berdua


"Syukurlah Ibu baik..baik saja,Ibu masih saja kuat seperti dulu"


Aku berkata begitu sambil mengusap air mata dan tersenyum melihat Ibuku yang begitu muda dan jauh lebih pendek dariku


"Ya ampun...sudah berapa tahun ternyata putraku sungguh dewasa menjadi pria tampan"


"Ya ampun Ibu terlalu memuji,oh ya bagaimana jika Ibu tinggal bersamaku dirumahku?"


"Dirumahmu?apa Ibu tidak merepotkan?"


"Tentu tidak,Aku sangat ingin Ibu tinggal bersamaku seperti dulu,Aku tidak ingin kehilangan Ibu lagi...pluk"


Dengan kegiranganku dan memeluk Ibuku dan Ibuku mengelus kepalaku dalam pelukannya,Aku menikmatinya hingga Aku melupakan Ayane


"Baiklah baiklah,jika putraku sungguh berkata begitu maka Aku aka menurutinya"


Aku melepaskan pelukannya dan melihat Ayane yang sedari tadi melihatku bersama keluarga gadis yang sudah ku selamatkan tadi


"Oh ya Ayane,ini adalah Ibuku dan mulai sekarang Ibuku akan tinggal bersama kita,Ibu ini Ayane salah satu tunanganku"


"Senang berkenalan denganmu calon menantu,wah Hakuya nakal sekali yah dan tadi bilang salah satu yah?berarti masih ada berapa lagi?"


"Heheh makanya ikut denganku,Akan kukenalkan semuanya Ibu"


"Senang berkenalan denganmu Ibu mertua,Aku harap Ibu menerimaku dengan tulus"


"Tentu saja Aku menerimamu,kau sangat imut dan manis,sangat cocok untuk menjadi menantuku"


"Ibu terlalu berlebihan,terima kasih sudah menerimaku"


Percakapan antara Ayane dan Ibu,lalu kami memutuskan pamit kepada keluarga gadis itu dan pulang dengan portal


"Semuanya kami pulang!!...."


Aku menghubungkan portal ke ruangan makan dan semuanya sudah menunggu disana


"Hakuya sudah pulang,siapa dia Hakuya?"


"Untuk itu Aku ingin memperkenalkan kepada kalian semua,wanita ini adalah Ibuku"


Semuanya terdiam sejenak dan menatap Ibu dengan wajah yang sangat penasaran dan terkejut dengan kenyataan


"EEEEEEHHHHHHHH????....."


Lalu Aku menjelaskan awal pertemuan ku dengan Ibuku sambil duduk dimeja makan


"Ibu,Ibu sudah kenal dengan Ayane dan disini adalah Ryuu,Aliza,Alizia,Neptune dan Angela,mereka semua adalah tunangaku"


"Salam Kenal Ibu Mertua.....!!"


Respon mereka serentak saat Aku memperkenalkan mereka semua


"Senang berkenalan dengan kalian,terima kasih karena telah menjaga Hakuya dan siapa dua gadis imut itu Hakuya"


Ibuku menunjuk kearah Ryuko dan Kyouko yang berada disampingku yang sedang menikmati makanan mereka


"Oh mereka berdua adalah Ryuko dan Kyouko Ibu,mereka berdua sudah seperti anakku sendiri"


"Heeh gadis naga yah?dan roh rubah api?mereka berdua sangat manis Hakuya,hei Ryuko dan Kyouko"


Ibu memanggil Ryuko dan Kyoujo yng sedang makan dimeja mereka langsung menoleh ke arah Ibu dengan santai


"Ryuko,Kyouko ini adalah Ibu Hakuya,mulai sekarang kalian harus memanggilnya nenek mula sekarang"


"Baik Hakuya,nenek..."


"Nenek...sangat cantik"


"Ya ampun,terima kasih banyak kalian berdua sungguh anak yang baik"


Ryuko dan Kyouko tersenyum karena pujian itu lalu mulai menikmati makanan mereka lagi


"Jadi Ibu?bagaimana bisa Ibu begitu muda sekali?"


Ryuu bertanya kepada Ibuku yang duduk ditengah berhadapan dengan Ibuku dan Aliza sert yang lain juga penasaran


"Itu benar Ibu,bagaimana bisa Ibu begitu muda?dan bagaimana Ibu bisa disini?"


Ibu menunduk dan mulai menceritakan bagaimana bisa dia berada disini dan kami hanya mendengarkan kalau Ibu bisa berada disini karena ia telah mati karena telah dibunuh oleh Ayah di lorong gelap di Akiba


mendengar itu Aku jadi ingin membunuh Ayahku sendiri,namun karena Dewa berbaik hati mengizinkan Ibu tinggal didunia lain yaitu dunia yang ditempati sekarang dengan suatu kelebihan yaitu kekuatan fisik yang kuat serta kembali muda lagi dan tidak bisa menua

__ADS_1


"Begitulah semuanya,jangan sungkan untuk memanggilku Ibu yah"


"Baaiiiiiikkkk!!"


"Ibu...Ibu..."


Ryuu memanggil Ibu yang sudah menyelesaikan makanannya dan mulai menatap ke arah Ryuu yang sedang memanggilnya dengan senyum yang manis


"Ada apa Ryuu?"


Ibu menjawab lembut sambil menatap kearah semua tunangan ku


"Ibu,bisakah Ibu menceritakan masa lalu Hakuya?bagaimana dia saat kecil,Ryuu ingin tahu"


"Aliza juga ingin mengetahuinya Ibu"


"Alizia juga ingin Ibu"


"Angela juga mau"


"Ayane ingin tahu apa yang Master lakukan saat masih kecil"


"Neptune juga Ibu,ingin tahu apa yang Hakuya lakukan saat masih kecil"


"Hei kalian jangan-


"Baiklah...."


Ibu menyetujui dengan senang hati untuk menceritakan cerita tentang masa kecilku


"Baiklah putri-putriku sekalian,Ibu akan menceritakan masa kecil pria yang kalian sukai"


Mereka menjadi heboh dan tidak sabar saat menyetujuinya dan Aku hanya bisa malu dengan pipi memerah saat mendengar Ibu menceritakan masa kecilku dan itu berakhir dengan canda tawa hingga jam tidur dan semuanya ke kamarku karena Ibu duluan pergi kesana untuk menidurkan Ryuko dan Kyouko


"Ibu,apa Ibu sudah mengantuk?"


Kataku sambil berjalan menuju kamarku bersama tunangan ku dan melihat kalau Ryuko dan Kyouko sudah tertidur


"Ibu,apa Ibu ingin Ryuu melakukan sesuatu?"


"Atau ada yg bisa kami lakukan untuk Ibu?"


Aliza bertanya dengan senyum yang lebar dan kurasa mereka semua menyayangi Ibuku


"Oh tenang saja,Ibu baik-baik saja,kalian semua pergilah beristirahat yah,besok kalian harus bangun pagi sekali"


"Baiikkk Ibuu!....,selamat malam Hakuya,selamat malam Ibu..."


Mereka berenam mengiyakan secara bersamaan dan kembali kekamar mereka masing-masing,hanya meninggalkan Aku bertiga dengan Ibu dan kedua gadis kecil kesayanganku


"Ibu...Ibu...!"


"Ada apa Hakuya?"


Aku melihat Ibu yang sedang tersenyum kearahku lalu menjawab pertanyaanku


"Baiklah Ibu akan mengabulkannya,kemarilah Hakuya,tidurlah dipangkuan Ibu"


"Hei Ibu..."


"Ada apa Putraku?"


"Apa Ibu tidak ingin menikah lagi?"


Ibu lalu menatap kearah mataku dan Aku hanya menatapnya kembali


"Ibu tidak ingin hal yang sama terjadi lagi,Ibu sudah bahagia bertemu dengan putra Ibu kembali dan bersama tunangannya"


Aku tenang dengan jawaban Ibuku dan sangat senang jika dia mengkhawatirkan diriku


"Heeh...Ibu sangat hebat,Aku ingin makn masakan Ibu saat sarapan"


"Baiklah,Ibu akan memasakkannya untukmu,Ibu juga mengantuk Hakuya"


"Baiklah,selamat tidur Ibu"


"Selamat tidur putra kecilku"


Aku tak menyangka bisa bertemu Ibuku lagi didunia ini,rasa sayangku dengan Ibu masih sama dan sensasi pangkuan tadi benar-benar miliknya,Aku tak sabar untuk makan masakan Ibu besok pagi


"Hakuya...Hakuya...bangun sayang,ini sudah pagi..."


"Ehm...Hoaaahhhmmn...Ibu?selamat pagi"


Aku sudah lama tidak dibangunkan oleh Ibu seperti ini,Aku bangun jam enam pagi bersama Ibu


"Baiklah bagaimana jika kita mulai kedapur?"


"Baik Ibu,Aku ingin membantu"


"Oke cuci wajahmu dulu oke"


Kami berdua turun kebawah untuk menyiapkan sarapan untuk semuanya,Aku ingin mereka tahu betapa enak masakan Ibu tanpa membangunkan Ryuko,Kyouko serta Ryuu dan yang lain termasuk pelayan


"Ibu,kita akan memasak apa hari ini?"


"Kita akan membuat makanan Jepang,Hakuya pasti merindukannya bukan?"


"Heeh Ibu memang yang terhebat,kalau begitu Aku akan menyiapkan bahannya"


Aku mengacak lemari untuk mencari bahan-bahan untuk membuat onigiri lalu memotong sayuran dan memotong daging untuk dimasak oleh Ibu


"Hakuya,jangan lupa rumput lautnya"


"Siapp Ibu!"


Aku sudah menyiapkan semuanya,setelah daging dan sayuran selesai dimasak,Ibu tak butuh waktu lama untuk mengepalkan semua nasinya dan memasukkan daging sebagai isinya,Aroma harum tercium dari daging sapi yang dimasak oleh Ibu


"Baiklah onigiri sudah selesai"


"Selanjutnya kita akan masak apa lagi Ibu?"


"Kita akan membuat Okonomiyaki"

__ADS_1


Dan Ibuku menyelesaikan semuanya dengan sangat cepat berkat kemampuannya,kami sudah berhasil membuat onigiri,okonomiyaki,kari dan takoyaki,juga tidak lupa dengan jus jeruk untuk menemani makanan,hingga tidak terasa sudah jam 07:30,waktu biasanya para pelayan membangunkan kami


"Tuan Hakuya?kenapa anda yang menyiapkan makanan bersama nyonya?itu tugas para pelayan"


Asuka dan para pelayan lainnya masuk ingin menyiapkan makanan untuk kami


"Oh tidak apa-apa,Aku ingin kalian semua mencoba masakan Ibuku,kami berdua membuat banyak dan cukup untuk kita semua,duduk lah ini perintah"


Semua pelayan tampak senang dengan itu,mereka semua duduk ke meja makan pelayan biasanya yang sudah ada keempat jenis makanan yang dimasak tadi


"Tuan Hakuya dan Nyonya,kalian berdua memasak semua ini?untuk kami?"


"Tidak masalah bagiku,Aku senang jika kau tidak memikirkannya,nikmati saja makanannya"


Jawab Ibuku dengan nada lembut lalu dan tersenyum


"Terima kasih banyak Nyoyaa!!..."


Semua pelayan lalu mengucapkan terima kasih kepada Ibuku secara bersamaan dan menunggu Gero untuk makan bersama


"Hakuya Hakuyaa...."


"Hakuyaaaaa"


Dua gadis kecil berlari kearah ku dan Aku menjatuhkan lutut kananku untuk menyambut mereka


"Heii kalian berdua,bagaimana tidur kalian?"


"Ryuko tidur dengan nyaman,nenek membacakan cerita untuk kami"


"Kyouko dan Ryuko menikmati ceritanya,nenek mau kan membacakan cerita untuk kami lagi?"


"Tentu saja,oh ya nenek dan Hakuya memasak makanan ini,ayo duduk dan makan bersama nenek"


"Baaaiiiiikkk!!..."


Mereka kemudian berlari kearah Ibu dan duduk disamping kiri dan kanan


"Tuan Hakuya,Nona Ryuu dan lainnya sudah tiba"


"Oh baguslah,ayo kita makan bersama"


Gero datang bersama Ryuu dan yang lainnya ke ruang makan untuk makan bersama,Aku ingin tahu ekspresi mereka setelah makan masakan Ibuku


"Selamat pagi Hakuya,bangun lebih pagi yah?"


"Ryuu,selamat pagi...Ibu dan Aku memasak semua ini untuk kita semua"


"Semua ini?wah Ibu sangat hebat dan Aku tidak pernah melihat masakan seperti ini Hakuya,masakan apa itu?"


Aliza menunjuk kearah makanan yang berada dimeja tempat Ibu dan dua gadis kecil sedang bercanda


"Kalian akan tahu,Ayo kita duduk dan menikmati makanannya"


Kami semua duduk bersama dan tidak sabar untuk menyantap makanan itu,sangat membuatku lapar


"Selamat Makaaannn!!!"


"Aaa....nyam...hmmm...enak sekali Ibu,apa nama makanan ini?"


Ryuu memakan okonomiyaki lalu memegang pipinya dan menikmati makanannya


"Ibu senang jika Ryuu berkata begitu,Ryuu ingin belajar dari Ibu"


"Heeh...baiklah jika begitu,akan Ibu ajarkan lain kali"


"Ibu,apa nama makanan ini?"


Angela bertanya kepada Ibu dengan wajah penasaran apa nama makanan yang berbentuk segitiga dengan tumpukan nasi itu


"Ini namanya onigiri,makanlah Angela


rasanya sangat enak"


"Hmm...nyam...Haahh...enak sekali Ibu"


"Benarkan?lanjutkan makannya"


Angela tampak cukup menikmatinya dan memakan dengan senyum lebar yang manis miliknya itu


"Ibu,Okonomiyaki ini enak sekali


Ibu sangat pintar memasak"


"Terima kasih pujiannya Ayane,Ibu senang jika Ayane berkata begitu"


Ayane juga tampak lumayan menikmati makanannya,syukurlah mereka menyukainya


Aliza dan Alizia juga sangat menikmati takoyaki,kurasa mereka menyukainya


"Apakah takoyakinya sangat enak Aliza,Alizia?"


"Heem...ini enak sekali Ibu,Aliza menyukainya"


"Alizia juga menyukainya Ibu,Alizia tidak pernah memakan makanan seenak ini"


"Sekarang pernah kan?Ibu senang kalian menyukainya,nikmati makanan kalian"


"Baaaiiikkkk!!"...


Neptune memakan kari yang dibuat oleh Ibuku,wajahnya yang manis sama seperti Ryuu saat memakan kari itu


"Ibu kari ini enak sekali,maukah Ibu mengajari Neptune cara membuatnya?"


Neptune bertanya dengan senyum kepada Ibu dengan senyum yang manis


"Tentu saja Neptune,Ara...Ibu ada Idel!!"


"Ide apa Ibu?"


Kataku penasaran dengan ide apa yang Ibu maksud,kami semua menatap heran ke Ibuku kecuali Ryuko dan Kyouko yang sedang menikmati makanan mereka


"Lomba Makanan!!!...."

__ADS_1


__ADS_2