
Sebuah lingkaran terbuka dan Aku mulai menjelajah waktu untuk melihat diriku saat pertama kali kesini.
"Hah,tanpa sadar Aku sudah hampir 10 bulan disini." Kataku.
Lalu Aku melihat diriku sendiri menggunakan pakaian pekerjaku berjalan melewati hutan persis beberapa waktu sebelum bertemu dengan Aliza dan Alizia.
"Hai diriku dimasa lalu!" Kataku ke lambat kan tanganku ke arah diriku.
Lalu diriku yang lalu melihatku yang sekarang sedikit terkejut dan mengucapkan beberapa kata.
"Si...siapa kau? kenapa kau terlihat seperti diriku?" Tanya diriku yang lama.
"Aku adalah Hakuya dari masa depan,kau adalah diriku versi masalalu." Kataku menjelaskan.
"Ba...bagaimana kau?" Tanya diriku yang dimasa lalu.
"Tenanglah,sebaiknya kau cepat berjalan karena ada yang sedang menunggumu didepan sana." Kataku lalu lenyap.
"Aneh,dia adalah diriku dimasa depan?bagaimana bisa sekeren itu.Oh ya dia bilang ada seseorang menungguku didepan sana,Aku harus bergegas."
Aku mengikuti diriku yang dimasa lalu melalui pohon-pohon dan melihatnya bertarung melawan beberapa orang yang ingin mencuri barang guild dari Aliza dan Alizia.
Setelah itu Aku kembali ke kamarku dan melihat bahwa hari sudah malam dan sekarang pukul 18:00 di ponselku.
"Heeh,dalam dua bulan kota ini menjadi sebuah kota megah,perdamaian yang diinginkan seluruh penduduk." Kataku menatap penduduk dari atas balkon.
"Hakuya!"
"Hakuya,kami pulang,Ryuko merindukanmu!"
"Papa!"
Ketiga malaikat ku sudah pulang dan menambah semangatku,melihat mereka disini membuat hatiku sangat tenang.
"Heeh kalian bertiga sudah pulang?bagaimana sekolah kalian?" Tanyaku sambil berjalan ke arah mereka.
"Baik-baik saja papa,sekolah itu menyenangkan." Neko tersenyum manis.
"Papa senang jika Neko menyukainya." balasku sambil mengelus kepalanya.
"Disana ada banyak teman,sangat hebat."
"Itu benar,juga ada permainan disana." Mereka berdua bersemangat.
"Kalian bertiga sepertinya bersemangat sekali,ayo kita ke ruang makan." Kataku mengajak.
Mereka bertiga serentak menyetujui dan turun ke ruangan makan,semua disana sudah duduk di kursinya masing-masing.
"Hei semuanya,kalian sudah disini." Kataku sambil berjalan bersama anak-anak.
"Kami sudah menunggumu Hakuya,makanan sudah selesai." Ryuu berkata.
"Kau sangat lama! kami sudah sangat lapar." Angela nada kesal.
__ADS_1
"Maaf maaf,Aku terlambat." Kataku tersenyum.
"Tak apa,kita belum mulai." Ibuku membalas.
Lalu Aku duduk di kursi dengan anak-anak disamping kanan dan kiri serta Ryuko di pangkuanku.
"Ran,bagaimana keadaan tentara dan barak?" Tanyaku sambil menelan.
"Baik-baik saja saudaraku,sudah kulatih mereka supaya mengorbankan nyawa demi kota Theresa ini." Ran menjelaskan.
"Aku tidak salah memilik jenderal,bagaimana dengan para Ogre?" Tanyaku lagi.
"Mereka ahli menggunakan katana,mereka bisa menjadi pembunuh,jadi Aku meminta Ayane untuk melatih mereka karena dia adalah master ninja." Ran menjelaskan lagi.
"Heeh,apa sulit Ayane?" Tanyaku.
"Tidak sulit Master,mereka sangat hebat bahkan bakat mereka bisa dilatih dalam satu hari." Ayane dengan senyum.
"Aku akan membantumu besok." Shiina berkata.
"Baiklah,terima kasih bantuanmu."
Semuanya lancar saat ini,besok Aku akan kembali ke bumi untuk membeli keperluan untuk kota ini.
"Semuanya,Aku akan pergi besok pagi dan pulang sore,Aku akan membawa anak-anak.
Izinkan mereka absen untuk besok ya Hinna." Kataku.
"Baiklah tidak masalah." Hinna tersenyum.
"Berhati-hatilah Hakuya." Ibuku tersenyum.
"Tenang saja Ibuku sayang,Hakuya bisa menjaga diri sendiri." Kataku membalas.
"Tapi Hakuya ingin kemana?" Tanya Ryuu.
"Hanya membawa malaikat kecilku untuk jalan-jalan,sekaligus mencari barang bagus." Kataku membalas.
"Kalau begitu,Aku menitip sebuah liontin yang bisa meletakkan gambar didalamnya,Aku ingin foto kita semua disana." Neptune berkata.
"Tidak masalah,apa ada yang ingin menitip lagi? jangan sungkan." Kataku tersenyum.
Semuanya berkata tidak,hanya Neptune yang ingin,jadi Aku mudah untuk mengingat besok nya.
"Baiklah jika tidak ada lagi,Aku akan mencari liontinnya besok." Kataku kepada Neptune
"Baik!" Neptune merespon dan lanjut menghabiskan makanannya.
Aku lalu menghabiskan makananku sambil melihat tiga malaikatku,dengan nikmatnya makanan membuatku sangat tenang.
"Aku melihat kalau kota Theresa kita sudah semakin ramai." Aliza berkata.
"Itu benar,bahkan tentara pelindung kota ini juga terdapat berbagai ras,kota ini benar-benar surganya kedamaian." Alizia tersenyum.
__ADS_1
"Kota ini akan kita bangun menjadi lebih megah lagi sehingga bangsawan tertarik mengunjungi kita." Kataku membalas.
"Tapi kita butuh kapal,dermaga tidak bisa disebut dermaga tanpa adanya kapal,bagaimana sekarang?" Aliza berkata.
"Kalian lupa? Kotaku adalah tempat yang penuh dengan air,disana ada banyak teknisi pembuat kapal,mereka bisa membuat kapal dalam waktu seminggu." Neptune menjelaskan.
"Hahaha itu tidak terpikirkan olehku." Kataku lalu kami segera melanjutkan mengobrol lagi.
Setelah itu,Aku berserta malaikatku kembali kekamar dan membacakan mereka sebuah cerita,sedangkan Ibuku sedang di pulau bintang bersama yang lain.
"Papa hebat dalam bercerita." Neko tersenyum.
"Haha,Papa akan kalah dibandingkan nenekmu." Kataku sambil mengelus kepala Neko.
"Hakuya,bacakan satu cerita lagi sebelum kami tidur." Ryuko berkata.
"Baiklah,biarkan Kyouko memilih untuk malam ini." Kataku.
"Em,Kyouko ingin cerita tentang Perjalanan Ke Dunia Lain Bersama Ponselku! itu berarti ada ponsel seperti milik Hakuya!" Kyouko bersemangat.
"Baiklah-baik,bersiap-siap diposisi tempat tidur kalian dan kita akan memulai ceritanya." Kataku kepada mereka yang bersiap mendengar ceritaku.
Aku bercerita hingga mereka semua tertidur dan mengelus mereka hingga mereka menyebut namaku dalam mimpi mereka.
"Selamat malam,malaikat kecilku!" Kataku memasang selimutku dan tidur sambil memeluk mereka.
Hingga pagi harinya,kami berempat pamit ke semua orang yang ada di kota untuk jalan-jalan selama sehari.
"Anak-anak,kita akan ke suatu tempat,ayo kita pergi." Kataku membuka mesin perpindahan 3000 dunia dan masuk ke bumi tepatnya di rumahku.
"Woaah,apa ini?" Ryuko bertanya.
"Ini adalah planet bumi." Kataku menjawab.
"Kenapa disini sangat indah sekali?" Kyouko bertanya.
"Senang jika kalian menyukainya,ayo kita keluar."
Aku kemudian mengajak malaikat kecilku untuk keluar dan berjalan-jalan di sekitar taman dekat rumahku.
"Woah,dimana ini?sangat indah sekali." Kyouko kagum.
"Papa,tempat ini indah sekali." Neko tersenyum.
Aku lalu tersenyum dan mengelus kepala mereka berdua,lalu duduk disalah satu bangku taman melihat mereka bertiga berkejar-kejaran.
Aku telah memasang mantra ilusi sebelumnya jadi semua orang di bumi hanya melihat mereka bertiga sebagai anak-anak biasa.
"Jangan jauh-jauh!" Kataku kepada mereka yang berlarian didepanku.
Hingga beberapa saat,muncul seorang gadis yang wajahnya sedikit familiar di hadapanku ini.
"Halo pahlawan,kita bertemu lagi!"
__ADS_1
[2000/2000]