Perjalanan Ke Dunia Lain Bersama Ponselku

Perjalanan Ke Dunia Lain Bersama Ponselku
Chapter 38


__ADS_3

Aku lalu menarik kerangka beserta gaun kebawah tanah dan menjadikan kerangka itu undead.


Lalu mayat ratu yang hanya kerangka tadi memiliki tubuh seperti manusia,hanya saja dalam bentuk undead dan siap di suci kan menjadi manusia lagi menggunakan sihir.


"Haah ini akan sangat mudah sekali."


"Apa kau bisa melakukannya Master?" Ayane bertanya."


sambil menoleh ke arah Ayane, "Tenang saja,ini tidak sulit" lalu melihat ke arah tubuh undead Ratu yang terbaring dan bersiap untuk menyucikannya.


"Baiklah Aku mulai" sambil menarik nafasku dan bersiap membaca mantra.


"sihir cahaya,api cahaya surga yang hebat...


bakarlah mayat ini dan sucikanlah dia dengan apimu,murnikan dia dengan kekuatanmu dan jadikan dia orang yang berguna."


*menarik nafas. "PURIFY!!"


Seketika cahaya muncul dan melahap tubuh undead milik Ratu lalu membersihkannya dan mengubahnya menjadi bentuk manusia dalam sekejap.


"Berhasil! itu berhasil."


"Sekarang apalagi yang harus dilakukan Master?"

__ADS_1


*berdiri dan mengeluarkan sesuatu "kita akan menangkap jiwanya dan memasukannya ke dalam kantung abu mayat ini" sambil mengarahkan kantung itu ke arah Ayane lalu pergi mencari jiwa milik ratu.


"Master!disana." Ayane menunjuk ke arah cahaya berwarna kuning cerah di salah satu sel penjara yang tiba-tiba muncul.


"Tangkap dia dan masukkan dalam kantung kecil ini Ayane,lakukan dengan cepat,jika tidak dia akan hilang lagi." kataku kepada Ayane sambil melihat ke arah jiwa milik ratu yang bercahaya itu.


"dimengerti Master!" Ayane lalu merampas kantung dari tanganku dan berlari secepat kilat ke arah jiwa itu lalu menangkapnya dan kembali lagi ke tempat semula."


*sambil memberikan. "Aku sudah menangkapnya,ini sangat mudah."


"Bagus,dengan begini Ratu bisa dihidupkan kembali,kita sangat hebat hahaha."


"Apalagi yang kau tunggu Master,ayo kita lakukan!"


Aku lalu menuangkan kantung yang berisi jiwanya ke dalam mulutnya dan menunggu hingga beberapa saat.


*seseorang membuka mata "di...dimana Aku?"


Melihat Ratu yang hidup kembali dan sedang berbaring membuatku mengingat Ibuku.


"tidak perlu cemas Ratu,anda sekarang sedang berada di penjara bawah tanah,anda hidup kembali." kataku dengan senyum ke arah Ratu.


*sambil melihat ke kiri dan kanan "hidup kembali?bagaimana bisa?"

__ADS_1


"itu karena kekuatan Master saya yang menyelamatkan Anda,tidak perlu dijelaskan,yang penting Anda kembali hidup" kata Ayane sambil berjalan ke arahku dan Ratu.


"**kau benar gadis kecil,terima kasih sudah menyelamatkan Aku kalian berdua."


"tidak masalah,ini janjiku kepada putri Anda."


"putriku?kalian kenal dengan putriku?"


"kami sangat mengenalnya,Aku akan mempertemukannya dengan anda setelah ini**." *kataku sambil menarik tangan Ratu dan membantunya berdiri.


Aku,Ayane serta Ratu keluar dari ruang bawa tanah dan melihat para undead ku sudah membereskan semua prajurit ini*.


"Haah,mereka dua ratus orang kalah hanya dengan undeadku yang sedikit" Aku lalu menarik dua ratus orang prajurit itu serta darah mereka dan menjadikan mereka undead milikku.


"Apa mayat hidup itu milikmu?mereka sangat kuat" Ratu bertanya ke arahku sambil menunjuk diriku dengan senyum.


"Ya anda benar,Aku memiliki sekitar jutaan orang undead yang sekuat diriku."


"**Kau hebat sekali pria muda,sangat baik dan lemah lembut kepada seorang perempuan."


"Aku akan membunuh siapa saja yang melukai seorang perempuan**."


Dari telingaku yang tiba-tiba mendengar suara kawanan kuda berlarian ke arah istana ini.

__ADS_1


"Master,ada yang datang!"


__ADS_2