
Aku telah bertunangan dengan kelima gadis yang kucintai,tapi hari ini kita kedatangan satu gadis imut lagi,tapi sifatnya sangatlah...
Pagi ini jam 07:30 kita kedatangan tamu
"Tuan Hakuya,Yang Mulia kerajaan Alasta ingin bertemu dengan Anda"
"Oh panggil semuanya,siap-siap untuk menyambutnya"
"Baik Tuan Hakuya"
Hari ini Aku diberikan seorang gadis yaitu putri ketiga kerajaan Alasta oleh Yang Mulia karena telah menolong putri pertamanya yaitu putri Rinna dari penculikan,kami semua sedang berkumpul didepan pintu untuk menyambut kedatangan Yang Mulia
"Selamat datang di kota Verdant Yang Mulia Alasta"
"Hakuya,terima kasih penyambutannya dan senang bertemu denganmu"
"Anda kesini sendirian Yang Mulia?"
"Oh Tuan putri Ryuu dan nona-nona,senang melihat kalian,Aku datang bersama putri ketiga ku yang Aku janjikan"
Lalu dari belakang Yang Mulia muncul seorang gadis berambut panjang kecoklatan yang umur dan tingginya tidak berbeda jauh dari Ryuu dan Neptune
"Ya ampun kenapa Ayah mengajakku kesini,Aku sudah bilang tidak ingin bertunangan!"
"Hakuya adalah Pria yang baik,dia menyelamatkan kakakmu,bersikaplah yang baik putriku"
"Selamat datang Tuan Putri,namaku Hakuya dan ini adalah Ryuu,Aliza,Alizia,Ayane dan Neptune,mereka semua adalah tunanganku"
"Senang berkenalan denganmu" jawab mereka berlima bersama
"Sa...salam kenal...Aku Putri ketiga kerajaan Alasta,Angela Von Alasta"
"Senang berkenalan denganmu putri,semoga nyaman berada disini,kami menerimamu"
"Ya ya terserah kau dan jangan dekat-dekat denganku"
Katanya dengan wajah yang sedang marah sambil memalingkan wajah,Aku hanya bisa tersenyum paksa tapi tidak ada masalah untuk itu
"Baiklah mulai sekarang kau tinggal disini putriku"
"A...apaa?Aku tinggal disini?Aku tidak mau seatap dengan pria,Aku tidak mau karena pria sangat menjijikan"
"Bagaimana jika kau tinggal disini selama satu hari?jika kau tidak nyaman kau bisa tinggal di istana dan kita menunggu saja kapan kau siap tinggal disini"
"Haaahhm...baiklah-baiklah hanya sehari kan"
"Hakuya,Aku ingin pergi ke kerajaan Hestia dulu,Aku mohon lindungilah putriku"
"Serahkan padaku Yang Mulia"
"Baiklah Hakuya sampai nanti"
Yang Mulia Alasta lalu pergi menuju ke kereta kudanya dan pergi kearah kerajaan Hestia
"Ayo ku antar berkeliling Angela,Ayo....."
"Paassss......jangan sentuh Aku dasar kau pria menjijikan dan sejak kapan Aku mengizinkanmu memanggil namaku?,Aku tidak ingin diantar berkeliling olehmu,Aku ingin secepatnya pulang jadi pergilah dari hadapanku"
Saat Aku menjulurkan tanganku untuk mengajaknya,tanganku ditepis olehnya dan melontarkan kata-kata yang sangat menyakitkan,tapi Aku tidak apa
Aku bisa mengerti situasinya
"Anu....Angela,kau tidak boleh seperti itu pada Haku-..."
"Tidak apa-apa Ryuu,Baiklah Tuan putri,bagaimana jika kalian berlima mengantarnya berkeliling dan sekalian menjaga Anak-anak,Aku akan pergi kehutan sebentar"
"Baiklah jika begitu,Hakuya hati-hati yah"
"Cepat kembali,kami semua menunggumu"
"Kakak ahli dalam merawat anak-anak,serahkan saja padanya"
"Tidak usah khawatir Master,kami akan melindungi satu sama lain,kami akan baik-baik saja"
"Hati-hati Hakuya,Neptune menunggumu,cepat kembali"
"Baiklah baik Kalian berlima,semoga kau nyaman disini Tuan Putri,Alarick ayo pergi"
"Baik Tuan....."
Alarick keluar dari pedangku lalu kami berdua pergi dengan portal untuk menuju kehutan dan mencari sesuatu
"Tuan,Kau tidak apa-apa dikatakan seperti iti olehnya?"
"Tidak apa-apa jangan khawatir,Aku baik-baik saja,bagaimana pun Yang Mulia sudah memercayakannya padaku,Aku akan melindunginya"
__ADS_1
"Hal yang ingin kudengar darimu Tuanku,Apa yang kita cari disini Tuan?ini adalah hutan dimana kau bertemu dengan Byakko sipenjaga arah mata angin kan?"
"Heeh kau melihatnya?dia sangat ramah padaku,Aku ingin mengunjunginya sesekali"
Tiba-tiba keluar sesuatu dari dalam hutan saat kami sedang menjelajahinya,monster itu tidak kalah berbahaya dari Hydra
"Itu scorpion,Alarick hati-hati karena racun darinya bisa melumpuhkan saraf otak"
"Tuan jangan lupa dengan kemampuanku,Roaaarrr........"
Aku lupa dengan kemampuan Alarick yang bisa memakan apapun,syukurlah Aku tidak bisa khawatir
"Lihat Tuan,Aku hebat kan"
"Hehe,Ya begitulah"
"Hoekkk.....Ini kulit yang sangat keras tuan,ini sangat langka sekali,Apa kau ingin menyimpannya atau dijual saja Tuan?"
"Hmm Aku membuat cincin tunangan ini agar bisa menyimpan benda apapun dan kapasitasnya tidak terbatas,Aku akan menyimpannya,caranya cukup arahkan cincinnya ke arah kulit maka kulit-kulit itu akan langsung masuk ke cincin"
"Waah Tuan kau hebat sekali,Apa itu bisa menyimpan makanan?"
"Ya ampun,kau ini kita baru selesai sarapan"
"Master ada yang menuju kesini"
Ada yang datang dan berlari dengan cepat ke arah kami dan sepertinya Aku tahu siapa dia
"Tap...tap...tap...Hakuya?Aku merasakan Scorpion keluar dari persembunyiannya,jadi Aku kesini untuk membunuhnya,Ehh?serigala dewa,Heaven wolf"
"Oh Byakko,senang bertemu denganmu"
DiMansion
"Angela,Apa ada yang ingin kau makan?"
"Aliza?oh Aku tidak ingin apapun,Aku ingin secepatnya pulang"
"Maaf Angela jika kau tidak nyaman berada disini,ayo kita kekamar kami,kau ingin ikut?"
"Tidak mau Aku ingin pulang,Aku akan ke istana Hestia untuk meminta Ayahku mengantarkanku pulang"
"Ba....baiklah jika begitu,Aku akan mengantarmu,disana juga rumahku"
"Tidak perlu,maaf merepotkan kalian tapi Aku bisa pergi sendiri,selamat tinggal"
"Ya ampun dia sangat sulit diajak bicara"
"Tenanglah Ryuu,berikan dia waktu"
"Tapi Aliza,Ayane pergilah awasi dia,Aku sangat khawatir"
"Baiklah.....woooosshhh"
"Semuanya akan baik-baik saja Ryuu"
"Semuanya akan baik-baik saja jangan khawatir"
"Neptune,Alizia....Heem" Ryuu mengangguk
Dijalan sepi yang menuju ke istana
"Dasar Ayah bodoh,Aku tidak ingin menjadi tunangan pria yang menjijikan itu,paling tidak seorang bangsawan yang tampan,jangan seorang rakyat jelata,Aku membencinya"
Woooosshhhh.....
"Haaah......"menoleh keberbagai arah
Woosssshhhhh.......
"Siapa?tunjukkan dirimu!"
Wooosshhh.....plupp.....Woossssshhhh...
"Euumm..eumm...uumm....."
Hutan
"Haaahh.......
"Ada apa Tuan?kenapa kau begitu terkejut?"
"Tunggu...pe...perasaan apa ini?"
"Ada yang salah Hakuya?"
__ADS_1
"Aku seperti merasakan adanya bahaya,Aku akan pulang sebentar,kita ngobrol lain kali Byako"PORTAL" sampai nanti"
"Sampai nanti teman"
Aku pulang dengan portal yang mengada langsung ke mansionku
"Aku pulang......"
"Hakuyaaaa....tap...tap......tap...tap"
Mereka berlari kearahku seolah telah terjadi sesuatu
"Ryuu,semuanya ada apa?dimana Ayane?dimana Angela?"
"Dia pergi ke istana dan Ayane sedang mengawasinya,harusnya Ayane sudah kembali kesini"
"Tenanglah Ryuu,Ayane...."
"Woooosshhh...Aku disini Master"
"Bagaimana Angela?dimana dia?"
"Maafkan Aku Master,Aku terlalu ceroboh sampa tidak bisa menyusulnya,Aku menyusup ke istana dan tidak menemukannya"
"Gawatt bagaimana ini......."
`Disebuah ruangan bawah tanah"
"Siapa kau?Apa yang kau inginkan?lepaskan Aku,kenapa Aku diikat,lepaskan dasar pria menjijikan"
"Hahahaha tenanglah Putri ketiga kerajaan Alasta Angela Von Alasta,Aku bisa menculikmu lalu minta tebusan seratus platinum pada Ayahmu jika dia tidak memberikannya Aku akan memainkan putrinya"
"Dasar kau menjijikan,Anak kecil seperti dirimu tidak bisa hormat pada orang tua"
"Cih dasar pria menjijikan,Ayahku akan menangkapmu untuk memberimu pelajaran"
"Hahaha,Tuan putri Ayahmu itu ingin kesini?dengan banyak orang disini?dan kesatria birumu tidak akan datang,dia sedang pergi kan hahaha"
"Hakuya?dia....dia....."
"Hahahaha dasar putri tidak tahu diri,kau sudah menyebutnya menjijikan dan menghinanya,mana mungkin dia akan menolongmu hahaha,kau hanya bisa meratapi nasibmu,jika dia datang bagaimana dia akan melawan 17 orang disini kan"
"Be...benar...Aku sudah menghinanya dan mengatakan bahwa dia menjijikan,Aku...Aku...ini...ini pasti balasan untukku...hiks...hiks...Aku layak mendapatkannya....hiks"
"Kenapa kau menangis bocah?!!jika kesatria birumu yang kau hina seperti sampah bahkan sifatmu lebih buruk dari sampah,baiklah bagaimana jika Aku main-main dulu denganmu haha....."
"Ja...ja...jangan...hikss...ja...jangan kumohon...singkirkan tanganmu,jangan nodai aku....hiks singkirkan tanganmu....hikss...siapapun tolong Aku....hiks..."
"Sudahlah jangan menangis begitu,bahagia lah karena kau akan menjadi seorang wanita....."
Slaaaasshhh.......byurrrr.....blashh
Lalu seorang kesatria biru datang dari portal dan langsung menebas tangan seorang penjahat demi menyelamatkan sang putri
"Ha....Hakuya...Hiks....."
"Usaplah Air matamu,kecantikanmu bisa hilang jika kau terus menangis Tuan Putri"
"Hakuya....."
"Ta...tanganku....dasar kau sialan,kalian semua jangan diam sajaa,cepat bunuh diaa,lihat tangan kiriku putus karenanya,cepat"
"Baik!tap...tap...tap...berani juga kau datang kebawah tanah ini,hari ini kematianmu....slasshhhhhh......
"Bringggg.....maju semuanya Aku tidak takut dengan kalian,Tuan putri tunggu sebentar,Aku akan membereskan disini dengan pedangku.....Tap...tap....tap....slaaassshhhh...tap...tap...slashhhh
Aku menebas mereka yang berlari dan melompat untuk menebas mereka satu persatu hingga membuat mereka semua lumpuh dan terluka akibat sayatan kecil dari pedangku yg bisa memberikan efek kelumpuhan
"Baiklah,sekarang sudah selesai Ayo kita pulang Tuan Putri,raihlah tanganku"
Aku lalu memberikan tanganku kepada tuan putri yang terduduk dengan air mata mengalir
"Hmm.........Hakuya...Aku....Aku...."
"Oh maaf Aku lupa,kau tidak ingin disentuh olehku,maaf Aku lupa Haha"
"Haku....ya....Aku...Aku"
Slaaaasssshhhhhh.....bruk......byurrr......
"HAHA SEKARANG KESEMPATANKU MENUSUKMU HAHAHA...,RASAKAN TUSUKAN PEDANGKU SIALAN!"
"Arrrgghhhh...Ughhh.....Ap...apa ini...ini...da...rah...ku?,kepala ku..pusing...ahh..."
"Haahh...Ti..tidak...Ha...Ha...Hakuyaaa...ke....
__ADS_1
kenapa..Hakuya....Hiks...HAKUYAAAAA!......"